Kamis, 28 Agustus, 2025
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Ekbis Dunia Usaha

Memiliki Visi Jelas Tentang Kesejahteraan Jadi Alasan Formadu Dukung Gus Imin di Pilpres 2024

Bonus demografi harus bisa menjadi nilai tambah atau daya ungkit untuk meningkatkan level kesejahteraan rakyat Indonesia, sehingga bisa keluar dari jebakan middle income trap.

by Redaksi
30 Juli 2023
in Dunia Usaha, Ekbis
0
Memiliki Visi Jelas Tentang Kesejahteraan Jadi Alasan Formadu Dukung Gus Imin di Pilpres 2024

Formadu Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024 - FOTO | Dok. istimewa

0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Menurut ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, Indonesia memiliki waktu sekitar 13 tahun dari sekarang, untuk keluar dari jebakan middle income trap alias bergerak menjadi negara maju dengan memanfaatkan surplus demograsi sebaik mungkin.

PKBTalk24, Jakarta ~ Indonesia mengahadapi situasi menentukan untuk naik kelas menjadi negara maju atau terjebak dan tetap berada dalam barisan negara kelas menengah atau negara berkembang (middle income trap).

Sebagaimana diketahui, kelompok negara berkembang adalah negara-negara dengan pendapatan per kapita masih tergolong menengah ke bawah, yaitu berada di bawah angka Rp57.279.663 sampai Rp177.386.343,75 (USD 3.996 – USD 12.375), dan tidak mampu menaikkan pendapatan per kapitanya alias tetap berada dalam kelompok negara middle income trap, karena beragam alasan.

Menurut ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, Indonesia memiliki waktu sekitar 13 tahun dari sekarang, untuk keluar dari jebakan middle income trap alias bergerak menjadi negara maju dengan memanfaatkan surplus demograsi sebaik mungkin.

Demikian disampaikan oleh Gus Muhaimin, menanggapi soal potensi bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia, yang harus bisa menjadi nilai tambah atau daya ungkit untuk meningkatkan level kesejahteraan rakyat Indonesia, sehingga bisa keluar dari jebakan middle income trap.

RelatedPosts

Panja RUU Haji Setuju Petugas Embarkasi Bisa Nonmuslim, Tapi Wajib Muslim di Arab Saudi

Menag Nasaruddin Umar: 800 Ribu Masjid Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi Umat, Bukan Sekadar Tempat Ibadah!

Tarif Impor AS Turun Jadi 19%, Indonesia Malah Harus Borong Produk AS Rp300 Triliun! : Ekonom Sebut Bukan Kabar Bahagia

Visioning Indonesia menuju Indonesia sejahtera

Ustadz Jaya Sukma, Koordinator Forum Masyarakat Duren Sewit (Formadu) Jakarta Timur mendukung gagasan Gus Muhaimin agar Indonesia bisa keluar dari jebakan pendapatan negara menengah atau berkembang. Sudah saatnya Indonesia menjadi negara besar dan maju.

“Karena itu kami dari Formadu bulat tekad deklarasi mendukung Gus Muhaimin untuk maju sebagai Calon Presiden 2024 agar bisa mewujudkan cita-cita dan visi Indonesia sejahtera,”ujar Ustadz Jaya Sukma, seusai gelaran deklarasi Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024 yang dilaksanakan di bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (30/7/2023).

Agar bisa keluar dari jebabakan negara berkembang – middle income trap – Gus Muhaimin ujar perwakilan dari Formadu, Jaya Sukma menginginkan adanya transformasi ekonomi, di mana Indonesia harus mendorong tumbuhnya entrepreneur atau wiraswasta muda sebanyak mungkin.

Syaratanya mempermudah akses permodalan untuk mendorong inovasi produk-produk baru berkualitas, penciptaan lapangan kerja, dan mendorong pengusaha muda mengembangkan produk dalam negeri dengan fokus pada pemanfaatan bahan baku dari dalam negeri.

Indonesia sebagai negara agraris dan kaya sumber mineral juga harus bisa memanfaatkan potensi seperti, hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan mineralnya, sehingga Indonesia bisa menjadi negara kuat secara ekonomi dengan swasembada pangan, sehingga ketercukupan pangan dalam negeri bisa terjamin.

Di sisi lain, pemerintah perlu menyetop kebiasaan ekspor barang dan komoditi mentahan asal Indonesia. Negara harus hadir membantu rakyatnya mengembangkan keterampilan dan skil mengolah bahan baku menjadi produk berkualitas. Untuk itu, sistem birokrasi dan dan layanan perizinan produksi dan usaha harus dipermudah.

Pemerintah harus pandai membaca setiap peluang dan potensi di setiap daerah dan mengembangkannya menjadi pusat-pusat produksi dan industri baik skala mikro, kecil maupun menengah (UMKM) yang berkelanjutan.

Gus Muhaimian dalam berbagai kesempatan menenkankan pentingnya investasi, khususnya pada sumber daya manusia (SDM), dengan mendorong anak-anak muda potensial bisa melanjutkan studi melalui program beasiswa yang massif, sesuai bakat dan potensi yang dimiliki.

Gagasan-gagasan Gus Muhaimin tersebut, akan mudah dilaksanakan jika Gus Muhaimin berhasil menjadi pemimpin melalui Pilpres 2024. “Itu mengapa, kami bertekad mendukung Gus Muhaimin maju, baik sebagai capres maupun cawapres di Pilpres 2024 nanti,”ujar Ustdz Jaya Sukma. (*)

Tags: Abdul Muhaimin Iskandarcalon presiden 2024Formadugus muhaimininovasi produk-produk barumiddle income trapnegara berkembangnegara maju.sumber daya manusia (SDM)swasembada pangan

RelatedPosts

Info Haji 2024: Indonesia dapat 241.000 Kuota, 554 Kloter Jemaah Haji Reguler, Siap Berangkat Mulai 12 Mei 2024

Panja RUU Haji Setuju Petugas Embarkasi Bisa Nonmuslim, Tapi Wajib Muslim di Arab Saudi

by Redaksi
23 Agustus 2025
0

“Ada keinginan Presiden, petugas haji tidak hanya Islam. Misalnya petugas nonmuslim bisa bertugas sampai Jeddah, tapi tidak masuk ke Tanah...

Siap-siap Mudik Lebaran, Ini Jadwal Hari Libur Idul Fitri 1446 H sesuai SKB 3 Menteri

Menag Nasaruddin Umar: 800 Ribu Masjid Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi Umat, Bukan Sekadar Tempat Ibadah!

by Redaksi
16 Juli 2025
0

“Salah satu yang belum tergarap secara potensial sekarang ini adalah masjid. Delapan ratus ribu masjid, belum termasuk musala dan langgar,...

menabung emas sesuai syar'i

Tarif Impor AS Turun Jadi 19%, Indonesia Malah Harus Borong Produk AS Rp300 Triliun! : Ekonom Sebut Bukan Kabar Bahagia

by Redaksi
16 Juli 2025
0

“Diskon tarif sebesar 19% yang diberikan Presiden Trump terhadap barang ekspor Indonesia tidak layak dirayakan sebagai kabar bahagia. Di balik...

Next Post
Pedagang UMKM Pasar Pulo Gadung Pilih Gus Imin di Pilpres 2024

Pedagang UMKM Pasar Pulo Gadung Pilih Gus Imin di Pilpres 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Survei Biaya Hidup BPS 2022: Biaya Hidup di Jakarta Tembus Rp15 Juta, Jauh dari UMP Dikisaran Rp 5 Juta

Survei Biaya Hidup BPS 2022: Biaya Hidup di Jakarta Tembus Rp15 Juta, Jauh dari UMP Dikisaran Rp 5 Juta

2 tahun ago
PKB Raih 10 Kursi, Ini Daftar 106 Caleg Lolos ke DPRD DKI Jakarta, Hasil Rekapitulasi Tingkat Kota/Kabupaten

PKB Raih 10 Kursi, Ini Daftar 106 Caleg Lolos ke DPRD DKI Jakarta, Hasil Rekapitulasi Tingkat Kota/Kabupaten

1 tahun ago

Popular News

  • OTT KPK Wamenaker Noel

    Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasbiallah Ilyas: OTT Wamenaker Noel Jadi Sentilan Keras untuk Kabinet Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Butuh Modal? Ini Tabel Pinjaman KUR Bank DKI 2025 Plafon Rp1-Rp500 Juta, Cek Syarat dan Cara Pengajuannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo
Berita Eksekutif

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

25 Agustus 2025
Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027
Daerah

Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027

25 Agustus 2025
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki
Daerah

PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

25 Agustus 2025
Info Haji 2024: Indonesia dapat 241.000 Kuota, 554 Kloter Jemaah Haji Reguler, Siap Berangkat Mulai 12 Mei 2024
Ekbis

Panja RUU Haji Setuju Petugas Embarkasi Bisa Nonmuslim, Tapi Wajib Muslim di Arab Saudi

23 Agustus 2025
OTT KPK Wamenaker Noel
Berita Eksekutif

Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

22 Agustus 2025

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In