Konflik internal PBNU mencerminkan ujian besar Nahdlatul Ulama di awal abad kedua. Dari polemik kepemimpinan hingga isu konsesi tambang, apakah...
Read moreKenaikan kursi legislatif PKB Jakarta bukan sekadar statistik. Ia merefleksikan tiga hal: Pertama, mobilisasi kultural yang konsisten. Basis NU di...
Read moreFraksi PKB DPRD DKI Jakarta menolak rencana perubahan badan hukum PAM Jaya dari Perumda menjadi Perseroda. Alasanya, begitu logika...
Read moreKonflik internal PBNU memanas setelah Syuriah meminta Gus Yahya mundur dari posisi Ketua Umum Tanfidziyah. Minimnya dukungan PWNU dan para...
Read morePertumbuhan ekonomis pelabuhan adalah berkah — asal dikelola. Kalau kita biarkan pertumbuhan itu terjadi tanpa penataan kota yang setara, beban...
Read moreDengan menghormati kiai dan asatid, santri menunjukkan kesyukuran dan penghargaan atas ilmu dan hikmah yang diberikan, serta kesadaran akan posisi...
Read moreKPK bahkan menemukan indikasi lebih dari 100 agen travel diduga terlibat dalam praktik jual-beli kuota. Travel besar mendapat jatah lebih...
Read moreKita tidak perlu memilih antara keterbukaan atau privasi. Yang kita butuhkan adalah keseimbangan. UU KIP dan UU PDP seharusnya dipahami...
Read moreRAPBD 2026 memberi ruang fiskal yang cukup. Total Rp95,35 triliun dengan belanja Rp88,35 triliun. Namun ruang itu harus diarahkan ke...
Read moreDalam satu dekade terakhir, Nahdliyyin sudah terlalu sering direpotkan menjaga nama baik organisasi. Mulai dari isu konsesi tambang, pemecatan sepihak...
Read moreDapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...
Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.
© 2023 - 2025 pkbtalk24.com