• Contact
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Literasi Berita Terpercaya Kaya Makna
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 26 Maret, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
Advertisement
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara Berita Eksekutif

Saiful Mujani: Tanpa Koalisi, Capres-cawapres Kader PDIP Bisa Kalah

Dalam simulasi empat pasangan Capres-Cawapres yang diusulkan, pasangan Prabowo-Muhaimin selalu Unggul!

by Redaksi
10 Februari 2023
in Berita Eksekutif, Berita Parlemen, Berita PKB, Daerah, Figure, IKNNews, Nusantara, PolitisiTalks, WIBTalks, WITATalks, WITTalks
0
Saiful Mujani: Tanpa Koalisi, Capres-cawapres Kader PDIP Bisa Kalah

Pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Muhaimin Iskandar bisa unggul dalam empat simulasi riset Saiful Mujani Desember 2023 - FOTO | Dok. PKBTalk24

0
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Jika yang nomor satunya Puan dan Ganjar jadi wakilnya dan lawannya sama?  Hasilnya Prabowo-Muhaimin mendapatkan suara 35,4 persen, Anies-AHY 31,2 persen, Puan-Ganjar 9,8 persen, Airlangga-Erick 6 persen, dan masih ada 17,7 persen yang belum menjawab.

 

PKBTalk24, Jakarta ~ Tanpa koalisi, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kemungkinan besar bisa kalah dalam pemilihan presiden. Demikian hasil studi yang dilakukan ilmuwan politik, Prof. Saiful Mujani yang disampaikan dalam program ‘Bedah Politik bersama Saiful Mujani’ episode “Peluang Capres PDIP tanpa Koalisi” yang tayang melalui kanal YouTube SMRC TV pada Kamis, 9 Februari 2023.

Saiful menyatakan bahwa satu-satunya partai yang bisa maju dalam pemilihan presiden tanpa koalisi adalah PDIP. Di antara nama yang banyak disebut yang bisa maju sebagai calon presiden atau wakil presiden dari PDIP adalah Puan Maharani sebagai elite PDIP dan Ganjar Pranowo sebagai kader PDIP yang menurut berbagai survei elekstabilitasnya cukup meyakinkan dibanding tokoh-tokoh lain secara nasional untuk pilpres.

Dalam studi ini, dilakukan simulasi dengan asumsi ada empat pasangan dalam pemilihan presiden. Pertama adalah Prabowo Subianto sudah banyak didiskusikan. Ada upaya Gerindra berkoalisi dengan PKB untuk mengusung pasangan Prabowo dengan Muhaimin Iskandar.

RelatedPosts

Silaturahmi Ramadhan PKB Jaktim: Fuadi Luthfi Kobarkan Soliditas Kader, Hasbiallah Ilyas Tekankan Politik sebagai Ibadah

Pramono Anung di Buka Puasa PKB Jakarta: “Saya Pilih Bela Rakyat Terbawah, KJP hingga Layanan Kesehatan Tak Akan Dipotong”

Gelar Buka Puasa Bersama, PKB Jakarta Tegaskan Pembelaan pada Kaum Mustad’afin

Kedua, Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) . Ketiga, Ganjar berpasangan dengan Puan. Keempat, Airlangga Hartarto akan mencari calon, misalnya Erick Thohir sebagai orang yang juga melakukan sosialisasi untuk calon presiden maupun calon wakil presiden.

Prabowo-Muhaimin Unggul atas lawannya

Dalam simulasi empat pasangan di atas, survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Desember 2022 menemukan pasangan Ganjar-Puan berada di urutan ketiga dengan perolehan suara 21,6 persen. Suara pasangan ini berada di bawah Prabowo-Muhaimin 29,7 persen dan Anies-AHY 28,8 persen. Sementara pasangan Airlangga-Erick 4,9 persen dan yang belum menjawab 15 persen.

Saiful menjelaskan bahwa umumnya Ganjar cukup kompetitif jika dipasangkan dengan calon selain Puan. Tapi, ketika dipasangkan dengan Puan, posisi Ganjar di bawah dua nama yang selama ini kompetitif dengan dia, yaitu Prabowo dan Anies.

Selisih antara pasangan Prabowo-Muhaimin dan Anies-AHY dengan Ganjar-Puan itu cukup signifikan. Karena itu, Saiful menyatakan bahwa kalau ini yang terjadi, maka yang masuk ke putaran kedua adalah Anies dan Prabowo. PDIP ditinggalkan bahkan ketika Ganjar ditaruh di nomor satu.

Pendiri SMRC tersebut melanjutkan bahwa kalau PDIP tidak berkoalisi dengan partai lain dan tidak mengajak tokoh lain, PDIP akan tersingkir, walaupun Ganjar diposisikan sebagai calon presiden.

Bagaimana kalau yang nomor satunya Puan dan Ganjar jadi wakilnya dan lawannya sama?  Hasilnya Prabowo-Muhaimin mendapatkan suara 35,4 persen, Anies-AHY 31,2 persen, Puan-Ganjar 9,8 persen, Airlangga-Erick 6 persen, dan masih ada 17,7 persen yang belum menjawab.

Dalam simulasi di mana Puan menjadi calon presiden berpasangan dengan Ganjar sebagai calon wakil presiden, selisih dengan pasangan Prabowo-Muhaimin dan Anies-AHY semakin menjauh. “(Jika formulasinya Puan-Ganjar), yang masuk putaran kedua adalah Prabowo dan Anies,” tegas Saiful.

Berkoalisi adalah kebutuhan

Karena itu, lanjut Saiful, bagi PDIP, berkoalisi dengan partai lain adalah sebuah kebutuhan politik yang tak bisa dihindarkan. Pemilih, menurut dia, kenyataannya lebih melihat koalisi antar-partai memiliki nilai yang penting. Koalisi bisa dibangun dengan tokoh siapa pun atau dengan partai mana pun.

“Kalau sama-sama kader dari partai yang sama itu kemungkinan akan ditinggalkan oleh pemilih dan menjadi tidak kompetitif dalam pilpres,” kata Guru Besar Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta tersebut.

Saiful menambahkan bahwa jika PDIP mengusung kader sendiri tanpa berkoalisi, maka kemungkinan besar suara dukungan untuk Capres-cawapres mereka hanya datang dari kader atau pendukung PDIP. Sementara, di dalam pelbagai survei, suara PDIP hanya sekitar 20an persen. Dukungan 20 persen ini, tidak mungkin mengantarkan calon lolos ke putaran kedua.

“Pesan dari pemilih secara umum adalah bahwa PDIP tidak bisa sendiri untuk memenangkan pilpres. Pengalaman selama ini memang demikian, harus dengan cara koalisi,” pungkasnya. (***)

Tags: muhaimin iskandarpasangan capres-cawapres 2024Prabowopuan-ganjar

RelatedPosts

silaturrahmi dan buka puasa bersama dpc pkb jaktim

Silaturahmi Ramadhan PKB Jaktim: Fuadi Luthfi Kobarkan Soliditas Kader, Hasbiallah Ilyas Tekankan Politik sebagai Ibadah

by Redaksi
18 Maret 2026
0

PKB Jakarta Timur gelar buka puasa bersama di akhir Ramadhan. Fuadi Luthfi ajak kader solid menuju Pemilu 2029, sementara Hasbiallah...

Gubernur DKi jakarta promono Anung dan Hasbiallah Ilyas

Pramono Anung di Buka Puasa PKB Jakarta: “Saya Pilih Bela Rakyat Terbawah, KJP hingga Layanan Kesehatan Tak Akan Dipotong”

by Redaksi
17 Maret 2026
0

Di tengah pemotongan dana Rp15 triliun, Gubernur DKI Pramono Anung Wibowo pastikan program pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial tetap aman....

Buka Puasa Bersama PKB jakarta 2026

Gelar Buka Puasa Bersama, PKB Jakarta Tegaskan Pembelaan pada Kaum Mustad’afin

by Redaksi
17 Maret 2026
0

Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam agenda buka puasa bersama yang digelar DPW PKB DKI Jakarta. Namun di balik momen...

Next Post
Bacakan Rekomendasi Muktamar Fiqih Peradaban I, Gus Mus : Khilafah Bertentangan dengan Pokok Tujuan Agama!

Bacakan Rekomendasi Muktamar Fiqih Peradaban I, Gus Mus : Khilafah Bertentangan dengan Pokok Tujuan Agama!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Tri Waluyo anggota komisi C DPRD DKI Jakarta

Bang TW Apresiasi Dikbar Perempuan Bangsa: Kaderisasi adalah Jantung PKB!

9 bulan ago
aplikasi layanan haji terintegrasi

Kemenag Luncurkan Hajj Command Center dan Aplikasi “Satu Haji”: Layanan Haji Kini Lebih Canggih dan Terintegrasi!

11 bulan ago

Popular News

  • silaturrahmi dan buka puasa bersama dpc pkb jaktim

    Silaturahmi Ramadhan PKB Jaktim: Fuadi Luthfi Kobarkan Soliditas Kader, Hasbiallah Ilyas Tekankan Politik sebagai Ibadah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Sekolah Pemimpin Perubahan Wilayah 6, Gus Muhaimin Singgung Ada yang Serius Tawarkan Perubahan Tetapi Kalah dengan Joged-joged

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KH. Imam Jazuli : PKB Satu-satunya Partai Paling Nyata Berjuang untuk Umat Islam dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Libur Nataru, Tommy Kurniawan Apresiasi Langkah Cepat KAI Hadapi Lonjakan Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Debat Cawapres, Ini Visi dan Misi 3 Cawapres di Debat Pertama. Awas Dislepet Cak Imin!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Gubernur DKi jakarta promono Anung dan Hasbiallah Ilyas
Berita Eksekutif

Pramono Anung di Buka Puasa PKB Jakarta: “Saya Pilih Bela Rakyat Terbawah, KJP hingga Layanan Kesehatan Tak Akan Dipotong”

17 Maret 2026
Buka Puasa Bersama PKB jakarta 2026
Berita PKB

Gelar Buka Puasa Bersama, PKB Jakarta Tegaskan Pembelaan pada Kaum Mustad’afin

17 Maret 2026
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki
Berita Parlemen

PKB Desak Pramono Maksimalkan RDF Rorotan, Proyek Rp1,28 Triliun Baru Beroperasi 40 Persen

10 Maret 2026
Peresmian Kantor DPW PKB Jakarta
Berita PKB

Gus Muhaimin Resmikan Kantor Baru PKB DKI, Puji Kinerja Kader Jakarta dan Targetkan Peran Lebih Besar untuk Ibu Kota

8 Maret 2026
Khataman Al-Qur’an di Malam Nuzulul Qur’an, Hasbiallah Ilyas: Perempuan Adalah Madrasah Pertama Penanam Nilai Al-Qur’an
Figure

Khataman Al-Qur’an di Malam Nuzulul Qur’an, Hasbiallah Ilyas: Perempuan Adalah Madrasah Pertama Penanam Nilai Al-Qur’an

8 Maret 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In