• Contact
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Literasi Berita Terpercaya Kaya Makna
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, 21 April, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
Advertisement
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara Berita Parlemen

PKB Desak Pramono Maksimalkan RDF Rorotan, Proyek Rp1,28 Triliun Baru Beroperasi 40 Persen

by Redaksi
10 Maret 2026
in Berita Parlemen, Nusantara
0
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, M. Fuadi Luthfi FOTO | Dok. PKBTalk24

0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta mendesak Gubernur Pramono Anung memaksimalkan operasional RDF Plant Rorotan. Proyek pengolahan sampah senilai Rp1,28 triliun itu dinilai baru berjalan sekitar 40 persen dari kapasitas yang direncanakan.

 

PKBTalk24 | Jakarta  ~ Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD DKI Jakarta mendesak Gubernur Jakarta Pramono Anung untuk memaksimalkan operasional fasilitas pengolahan sampah RDF Plant Rorotan yang hingga kini dinilai belum berjalan optimal. Proyek senilai Rp1,28 triliun tersebut disebut baru beroperasi sekitar 40 persen dari kapasitas yang direncanakan sejak awal.

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, M. Fuadi Luthfi, menilai pernyataan gubernur yang menyebut target pengolahan 1.000 ton sampah per hari di fasilitas tersebut sebagai “sudah sangat baik” justru menunjukkan adanya masalah serius dalam pengelolaan proyek.

“Analogi sederhananya, kalau kita membeli mobil seharga Rp1,28 triliun tetapi mobil itu hanya bisa berjalan 40 persen dari kecepatan yang dijanjikan, apakah itu sudah sangat baik? Pernyataan itu bukan kabar baik, melainkan pengakuan bahwa ada yang tidak beres,” kata Fuadi dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

RelatedPosts

Ketua DPW PKB Jakarta Dihadang Golok saat Memasuki Area Muscab DPC PKB Jaksel

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

Menurut Fuadi, fasilitas RDF Rorotan sejak awal dirancang untuk mengolah hingga 2.500 ton sampah per hari. Namun dalam praktiknya, operasional yang baru ditargetkan mencapai 1.000 ton per hari berarti hanya sekitar 40 persen dari kapasitas maksimal.

Tiga Lapis Masalah

Fuadi menilai persoalan di RDF Rorotan bukan sekadar kendala teknis biasa, melainkan mencerminkan tiga lapis masalah dalam pengelolaan proyek.

Pertama, kata dia, kegagalan pada tahap perencanaan teknis. Teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) dirancang untuk mengolah sampah yang telah dipilah dan relatif kering. Namun kondisi di lapangan menunjukkan sampah yang masuk masih bercampur dan basah.

Akibatnya, mesin harus bekerja dua kali: memilah sekaligus mengolah sampah. Hal ini membuat kinerja fasilitas jauh dari optimal.

“Ini konsekuensi dari keputusan membangun teknologi pengolahan di hilir tanpa menyiapkan sistem pemilahan sampah dari hulu,” ujarnya.

Kedua, Fuadi menyoroti lemahnya pengawasan kontrak proyek. Ia menyebut nilai kontrak sebesar Rp1,28 triliun sudah dicairkan sepenuhnya, sementara fasilitas belum beroperasi sesuai spesifikasi yang dijanjikan.

Menurutnya, pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) disebut telah terjadi berulang kali, namun hingga kini tidak ada informasi kepada publik mengenai sanksi kontraktual terhadap pihak pengelola.

Ketiga, kegagalan komunikasi kepada warga sekitar. Masyarakat di kawasan Rorotan sebagai pihak terdampak, kata Fuadi, tidak mendapatkan mekanisme informasi yang terbuka dan proaktif sejak awal pembangunan fasilitas tersebut.

“Tiga kegagalan ini bukan kebetulan. Ini cerminan proyek yang sejak awal tidak dikelola secara serius. Dibangun terburu-buru, dibayar lunas di muka, lalu ketika bermasalah publik diminta bersabar,” katanya.

Hanya Tangani 13 Persen Sampah Jakarta

Fuadi juga meminta publik mencermati data produksi sampah di Jakarta. Saat ini, ibu kota menghasilkan sekitar 7.400 hingga 8.000 ton sampah setiap hari.

Dengan kapasitas operasional sekitar 1.000 ton per hari, RDF Rorotan hanya mampu menangani sekitar 12–13 persen dari total sampah Jakarta.

Angka tersebut jauh dari target awal pembangunan fasilitas yang diharapkan mampu memangkas hingga 30 persen beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu TPST Bantargebang.

Padahal, kondisi Bantargebang sendiri disebut sudah semakin kritis. Tumpukan sampah di lokasi tersebut bahkan disebut telah mencapai ketinggian setara gedung 16 lantai.

“Ini bukan soal tidak sabar. Faktanya kita sudah kehabisan ruang di Bantargebang. Kontrak pengelolaan juga habis tahun ini. Sementara fasilitas besar di dalam kota baru berjalan 40 persen. Warga Jakarta berhak tahu, sampah mereka mau diapakan,” tegas Fuadi.

PKB Dorong Pembentukan Pansus

Kondisi ini, lanjut Fuadi, semakin memperkuat urgensi pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPRD DKI Jakarta untuk menyelidiki proyek RDF Rorotan secara menyeluruh.

Pansus tersebut diharapkan dapat mendorong dilakukannya audit forensik untuk menelusuri kesesuaian antara spesifikasi kontrak, realisasi teknis, serta penggunaan anggaran proyek.

Selain itu, DPRD juga dinilai perlu menelusuri alasan pembatalan proyek PLTSa ITF Sunter, yang sebelumnya telah berstatus Proyek Strategis Nasional, namun kemudian digantikan dengan pembangunan RDF Rorotan tanpa penjelasan yang memadai kepada DPRD maupun publik.

Fuadi juga mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka data operasional secara transparan, termasuk realisasi kapasitas harian, volume RDF yang berhasil diproduksi dan disalurkan kepada industri semen, serta status jaminan pelaksanaan proyek senilai Rp64 miliar.

“Gubernur hari ini secara tidak langsung mengakui fasilitas ini belum berjalan sesuai janji kepada rakyat. Karena itu, pansus harus dibentuk, audit forensik perlu dilakukan, dan publik berhak tahu nilai sebenarnya dari Rp1,28 triliun yang sudah dikeluarkan,” pungkasnya. (AK

RelatedPosts

Mescab DPC PKB Jakarta Selatan

Ketua DPW PKB Jakarta Dihadang Golok saat Memasuki Area Muscab DPC PKB Jaksel

by Redaksi
19 April 2026
0

Ketua DPW PKB Jakarta Hasbiallah Ilyas “dihadang” golok saat masuk Muscab PKB Jaksel. Ternyata ini bagian tradisi palang pintu Betawi,...

Ketua DPW PKB Jakarta Hasbialllah Ilyas

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

by Redaksi
18 April 2026
0

“PKB ingin jadi rumah besar politik yang terbuka, inklusif, tapi tetap berakar kuat pada nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan semangat...

badal haji

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

by Redaksi
13 April 2026
0

Polemik “war tiket haji 2026” memicu pro-kontra. Pemerintah fokus tuntaskan antrean hingga 40 tahun dan bersihkan potensi kecurangan dalam tata...

Next Post
Buka Puasa Bersama PKB jakarta 2026

Gelar Buka Puasa Bersama, PKB Jakarta Tegaskan Pembelaan pada Kaum Mustad’afin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Program Magrib Mengaji, Timses RIDO: Membudayakan Tradisi Agama

Program Magrib Mengaji, Timses RIDO: Membudayakan Tradisi Agama

2 tahun ago
PBNU pecat Gus Yahya

PBNU Akhirnya Buka Suara: Aliran Dana Rp100 Miliar & Isu Zionis Jadi Pemicu Pemecatan Gus Yahya

5 bulan ago

Popular News

  • Mescab DPC PKB Jakarta Selatan

    Ketua DPW PKB Jakarta Dihadang Golok saat Memasuki Area Muscab DPC PKB Jaksel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Jaktim Dihadiri Bang Doel, Fuadi Luthfi Sentil Kinerja Pemprov: “Jangan Lambat, Warga Butuh Gerak Cepat!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu-satunya Calon Perempuan di Muscab PKB Jakbar, Puti Hasni: “Kartini Harus Diteruskan, Bukan Cuma Diperingati”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapat Tambahan Kuota Petugas Haji dari Arab Saudi, Menag: Alhamdulillah, Ini Untuk Layanan Terbaik Jemaah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Mescab DPC PKB Jakarta Selatan
Berita PKB

Ketua DPW PKB Jakarta Dihadang Golok saat Memasuki Area Muscab DPC PKB Jaksel

19 April 2026
Ketua DPC PKB Jakarta Timur
PKBTalk Event

Muscab PKB Jaktim Dihadiri Bang Doel, Fuadi Luthfi Sentil Kinerja Pemprov: “Jangan Lambat, Warga Butuh Gerak Cepat!”

18 April 2026
Ketua DPW PKB Jakarta Hasbialllah Ilyas
Berita PKB

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

18 April 2026
badal haji
Berita Eksekutif

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

13 April 2026
Heri Kustanto, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari FPKB
Berita Parlemen

FPKB DPRD DKI Tolak Privatisasi SPAM, Tegaskan Air Hak Dasar Rakyat

14 April 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In