• Contact
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Literasi Berita Terpercaya Kaya Makna
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, 19 April, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
Advertisement
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara Berita PKB

Tidak Ingin Jadi Bagian Konflik PKB-PBNU, KH. Ma’ruf Amin: Saya Tidak Bersedia Jadi “Peluru” PBNU untuk Hantam PKB

by Redaksi
8 Agustus 2024
in Berita PKB, Figure, Nusantara, UlamaTalks
0
Wapres KH Ma’ruf Amin : Tidak Semestinya PBNU-PKB Konslet, Karena Tugasnya Beda!

KH Ma;ruf Amin menayakan harapannya agar PBNU-PKB jangan sampai terjadi konslet, sebab masing-masing berada di jalur tugasnya masing-masing. Hal itu disampaikan di atas Kereta Cepat Whoosh Bandung-Jakarta, Kamis (1/8). FOTO | Dok. Media Center PKB Jakarta

0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp
  • “Kalau hanya untuk cari peluru untuk menghantam yang satu, hanya minta (keterangan) dari saya tapi untuk digunakan peluru untuk menghantam yang lain, saya tidak bersedia. Itu kan namanya saya memberi peluru-peluru untuk tambah konfliknya,” kata Wapres saat ditemui di MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo, Yogyakarta, Rabu (7/8/2024).

  • “Kalau keinginan mereka itu untuk saya dimintai sebagai orang yang bagaimana mengislahkan, mendamaikan ya, dengan tulus, dengan ikhlas, saya sangat bersedia,”

 

PKBTalk24 | Jakarta ~ Konflik antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih belum mereda. Pasca PBNU membentuk pansus atau tim lima yang ditujukan untuk mengembalikan PKB ke pangkuan PBNU, PKB meradang.

Lukman Edy, mantan sekjen PKB yang dipanggil PBNU dalam narasi yang disampaikannya, usai dirinya memenuhi panggilan PBNU, justeru dinilai semakin menyudutkan PKB.

PKB Jakarta misalnya, juga ikut melaporkan Lukman Edy, kepada pihak berwajib, Bareskrim Polda Metro Jaya, lantaran menilai telah menyampaikan berita tidak berdasar, melalui media social dan media nasional.  Laporan tersebut diterima oleh Polda Metro Jaya dengan nomor STTLP/B/VII/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 7 Agustus 2024.

RelatedPosts

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

FPKB DPRD DKI Tolak Privatisasi SPAM, Tegaskan Air Hak Dasar Rakyat

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin, yang ditemui wartawan saat sedang kunjungan kerja ke MuseumKu Gerabah Timbul Harjo, Yogyakarta, Rabu (7/8/2024), menyatakan bahwa dirinya tidak akan akan bersedia menerima Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) jika pertemuan itu hanya untuk mencari “peluru” yang akan digunakan PBNU untuk menghantam PKB.

Pernyataan Kiai Ma’ruf Amin tersebut, disampaikan saat menanggapi rencana PBNU yang akan meminta keterangan darinya berkaitan dengan konflik yang terjadi antara PKB dan PBNU.

Lebih lanjut, Ma’ruf Amin menekankan bahwa dirinya akan menolak jika pertemuan dengan PBNU hanya mencari peluru untuk menyerang PKB. Sebab, ia mengaku tidak ingin menjadi bagian dari konflik antara PBNU-PKB.

“Kalau hanya untuk cari peluru untuk menghantam yang satu, hanya minta (keterangan) dari saya tapi untuk digunakan peluru untuk menghantam yang lain, saya tidak bersedia. Itu kan namanya saya memberi peluru-peluru untuk tambah konfliknya,” kata Wapres saat ditemui di MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo, Yogyakarta, Rabu (7/8/2024).

Namun demikian, Wapres menuturkan, dirinya dengan terbuka akan menerima PBNU jika ingin mencari jalan keluar atas permasalahan dengan PKB. Terlebih, kata Ma’ruf Amin, dia merupakan salah satu pendiri PKB dan menjadi Ketua Majelis Syura pertama serta mantan Rais Aam PBNU.

“Kalau keinginan mereka itu untuk saya dimintai sebagai orang yang bagaimana mengislahkan, mendamaikan ya, dengan tulus, dengan ikhlas, saya sangat bersedia,”

“Bersedia tentu karena untuk mendamaikan itu kan perintah, perintah agama, apalagi saya juga terlibat dulu waktu pendiriannya, bahkan ketua Dewan Syura pertama saya. Sebelum Gus Dur,” ucap dia.

Sebelumnya, Rois Syuriyah PBNU sekaligus anggota Tim Panel PBNU Cholil Nafis mengatakan, Ma’ruf Amin akan dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai salah satu tokoh yang membidani lahirnya PKB. “Insya Allah nanti juga akan kita mendatangi sowan bukan manggil kalau kepada Kiai Ma’ruf Amin karena beliau dari awal yang mendirikan PKB,” ujar Cholil dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Senin (5/8/2024).

Cholil menyebutkan, pihaknya memberikan perlakuan berbeda kepada kader NU muda dengan yang senior seperti Ma’ruf. Bila kader muda dipanggil untuk datang ke kantor PBNU, tim panel PBNU akan mendatangi tokoh-tokoh senior untuk meminta keterangan.

“Kepada yang tua kami akan nanti akan mendatangi, termasuk kepada Kiai Ma’ruf Amin insyaallah kita akan mendatangi selain kepada beliau untuk mendapatkan informasi yang cukup,” kata dia.

Cholil mengatakan, tim panel PBNU akan meminta keterangan Ma’ruf setelah selesai memanggil kader-kader yang berusia muda. Misalnya, pada Senin lalu, PBNU memanggil Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid meskipun panggilan tersebut tidak dipenuhi.

Konflik antara PBNU dan PKB bermula dari Panitia Khusus Hak Angket DPR-RI terkait penyelenggaraan haji 2024.

Pansus tersebut disahkan oleh Wakil Ketua DPR-RI Muhaimin Iskandar dan dibentuk karena menilai Kementerian Agama bermain dalam kebijakan kuota haji khusus. Menanggapi pembentukan pansus tersebut, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menilai ada dendam pribadi dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Yahya menuding pansus tersebut dibentuk untuk mengincar kesalahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang merupakan adiknya sendiri. (***)

RelatedPosts

Ketua DPW PKB Jakarta Hasbialllah Ilyas

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

by Redaksi
18 April 2026
0

“PKB ingin jadi rumah besar politik yang terbuka, inklusif, tapi tetap berakar kuat pada nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan semangat...

badal haji

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

by Redaksi
13 April 2026
0

Polemik “war tiket haji 2026” memicu pro-kontra. Pemerintah fokus tuntaskan antrean hingga 40 tahun dan bersihkan potensi kecurangan dalam tata...

Heri Kustanto, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari FPKB

FPKB DPRD DKI Tolak Privatisasi SPAM, Tegaskan Air Hak Dasar Rakyat

by Redaksi
14 April 2026
0

Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta menolak privatisasi Sistem Penyediaan Air Minum dalam pembahasan Ranperda SPAM. Air ditegaskan sebagai hak dasar...

Next Post
Dianggap Sebar Fitnah, DPC PKB Jaksel Polisikan Lukman Edy ke Polres Jakarta Selatan

Dianggap Sebar Fitnah, DPC PKB Jaksel Polisikan Lukman Edy ke Polres Jakarta Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ini Argumentasi PKB Tolak Uji Materi Sistem Proporsional Terbuka

Ini Argumentasi PKB Tolak Uji Materi Sistem Proporsional Terbuka

3 tahun ago
PKB DKI Jakarta Siap Perjuangkan Ulama untuk Pimpin jakarta Pasca IKN

PKB DKI Jakarta Siap Perjuangkan Ulama untuk Pimpin jakarta Pasca IKN

3 tahun ago

Popular News

  • Heri Kustanto, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari FPKB

    FPKB DPRD DKI Tolak Privatisasi SPAM, Tegaskan Air Hak Dasar Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Jaktim Dihadiri Bang Doel, Fuadi Luthfi Sentil Kinerja Pemprov: “Jangan Lambat, Warga Butuh Gerak Cepat!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wafa Patria Umma: Bukan Cuma Kuota, Saatnya Perempuan Naik Level Jadi ‘Decision Maker’ di Politik Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respons Dinamika PBNU Pascapleno, PWNU DKI Dorong Muktamar Luar Biasa,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Ketua DPW PKB Jakarta Hasbialllah Ilyas
Berita PKB

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

18 April 2026
badal haji
Berita Eksekutif

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

13 April 2026
Heri Kustanto, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari FPKB
Berita Parlemen

FPKB DPRD DKI Tolak Privatisasi SPAM, Tegaskan Air Hak Dasar Rakyat

14 April 2026
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar
Berita PKB

Boarding Pass 2029 di Tangan, PKB Siap Terbangin Cak Imin ke Kursi RI-1

12 April 2026
Wafa Patria Umma, Wakil Ketua DPW PKB Jakarta
Figure

Wafa Patria Umma: Bukan Cuma Kuota, Saatnya Perempuan Naik Level Jadi ‘Decision Maker’ di Politik Jakarta

11 April 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In