• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Headline

Indonesia Krisis Guru, Gus Muhaimin Minta Kemendikbudristek Segera Perbaiki Sistem Rekruitmen Guru

Gus Muhaimin meminta Kemendikbudristek untuk segera menyusun solusi jangka menengah dan jangka panjang untuk mengatasi krisis tersebut.

Redaksi by Redaksi
31 Desember 2022
in Eco-Living, Headline, Healthy Living, SalebTalks, UlamaTalks
0
Gus Muhaimin mendorong Pemerintah segera mencari solusi ancaraman krisis Guru 2024 - FOTO | Dok. DPP PKB

Gus Muhaimin mendorong Pemerintah segera mencari solusi ancaraman krisis Guru 2024 - FOTO | Dok. DPP PKB

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Guru itu inti dari pendidikan. Tanpa mereka saya kira sistem pendidikan kita nggak akan jalan. Tentu saya prihatin kita sekarang ini mengalami krisis guru, padahal guru unsur utama dalam pendidikan.

 

PKBTlak24, Jakarta – Tetiba Indonesia terancam mengalami krisis guru. Bukan dalam hal kualitas dan moralitas, tetapi dalam hal jumlah – kuantitas, rasio ketersediaan tenaga guru di tanah air. Penyebabnya, banyaknya guru yang sudah masuk usia pensiun. Data dari Kemendikbud menyebut, hingga 2024, Indonesia akan kekurangan guru hingga 1,3 juta.

Terkait krisis guru nasional ini, Wakil Ketua DPR RI Bidang Kokesra Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, menyampaikan bahwa guru adalah aktor utama dalam dunia pendidikan.

“Guru itu inti dari pendidikan. Tanpa mereka saya kira sistem pendidikan kita nggak akan jalan. Tentu saya prihatin kita sekarang ini mengalami krisis guru, padahal guru unsur utama dalam pendidikan,” kata Gus Muhaimin di Jakarta, Rabu (21/12/2022).

Karena itu, Ketua Umum DPP PKB ini menyayangkan adanya kekurangan tenaga guru ini, yang seharusnya tidak perlu terjadi. Menurutnya, hal ini tidak akan terjadi jika pemerintah tidak hanya menggenjot pembangunan fisik, gedung sekolah saja, tetapi juga memperhatikan ketersediaan tenaga guru, selain masalah fasilitas sekolah yang lengkap dan kurikulum yang bagus.

Sebab menurutnya, guru berkualitas adalah ini dari proses pembelajaran. Tanpa gedung sekolah dan kurikulum pun selama ada guru yang bagus, berkualitas, dan berdedikasi, proses pendidikan akan dapat berlangsung dengan baik.

Gus Muhaimin: Model Rekrutmen Guru di Pesantren bisa menjadi model bagi sekolah umum untuk atasi krisis guru – FOTO | Dok. Pesantren Mahasina Bekasi

“Ya karena kita tahu guru yang bagus bisa mengajar di mana saja, di rumah warga, di balai desa, atau bahkan di bawah pohon, tanpa terpaku pada bangunan sekolah. Mereka juga dapat membuat kurikulum sendiri sesuai kebutuhan setempat. Tapi kalau gurunya kurang, ya susah,” urai Gus Muhaimin.

Kemendikbudristek perlu evaluasi masalah guru

Gus Muhaimin lantas mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengevaluasi permasalahan di sektor pendidikan saat ini, khususnya terkait krisis guru.

Selanjutnya, Gus Muhaimin meminta Kemendikbudristek untuk segera menyusun solusi jangka menengah dan jangka panjang untuk mengatasi krisis tersebut, mengingat penyediaan guru bukan hanya untuk sekolah negeri, tapi juga untuk sekolah swasta.

“Kendali perbaikan tentu saja ada di tangan pemerintah. Misalnya memperbaiki rekrutmen guru PPPK, manajemennya harus diperbaiki lagi. Seleksi guru harus mengedepankan kualitas dan kapasitas mumpuni,” ungkap Gus Muhaimin.

Perlu mencontoh rekruitmen guru di Pesantren

Inisiator Hari Santri Nasional itu menyinggung sistem rekrutmen guru di Pondok Pesantren. Menurutnya pemerintah perlu mencontoh pola rekrutmen guru secara berjenjang di kalangan santri, sehingga kualitas pendidikan di Pesantren tetap terjaga hingga saat ini.

“Coba contoh Pesantren, guru-guru di sana awalnya ya santri biasa, ikut sorogan, ngaji kitab. Tapi seiring proses pendidikan yang panjang, di antara ribuan santri-santri itu kelihatan yang potensial, cerdas, alim. Mereka-mereka itu lalu diamanahi untuk mengajar,” ujar Gus Muhaimin.

Praktik seleksi guru di pesantren menurut Gus Muhaimin, bisa diterapkan di sekolah baik negeri maupun swasta. “Nah ini bisa juga diterapkan di proses seleksi guru nasional. Sarjana pendidikan kita banyak sekali, yang berprestasi juga sangat banyak, tentu bisa diberdayakan tanpa proses seleksi yang rumit,” tukas Gus Muhaimin.

Jumlah guru pensiun hingga 2024

Dikutip dari situs indonesia.go.id yang dikelola Kominfo RI, sampai dengan tahun 2024 Indonesia akan mengalami kekurangan guru dengan jumlah mencapai 1,3 juta guru. Ironis, sebab di sisi lain, hampir sejuta guru masih berstatus sebagai pegawai honorer dengan gaji dan kesejahteraan yang dapat dikatakan minim.

Sejatinya, pemerintah telah berupaya mengatasi hal tersebut, misalnya melalui pengadaan guru ASN PPPK. Kebijakan tersebut merupakan cara pemerintah berupaya menyeimbangkan kondisi kekurangan guru yang ada.

Merujuk pada data Kemendikbud berikut detail data kekurangan guru dari tahun 2020:

  • Tahun 2020: 72.976 guru pensiun, kekurangan guru hingga 1.020.921 orang
  • Tahun 2021: 69.757 guru pensiun, kekurangan guru hingga 1.090.678 orang
  • Tahun 2022: 77.124 guru pensiun, kekurangan guru hingga 1.167.802 orang
  • Tahun 2024: Prediksi kekurangan guru mencapai hingga angka 1.312.759 orang.

Di satu aspek, data tahun 2020 detail jumlah guru non-PNS di Indonesia mencapai 937.228 orang. Dari data jumlah guru tersebut, 728.461 di antaranya atau sebanyak 77% berstatus sebagai guru honorer sekolah (AKH)

Tags: guru di pesantrenguru non-PNSguru PNSgus muhaiminKemendikbudristekkrisis guru di IndonesiaPesantrenpondok pesantrenrekturmen guruseleksi guru nasionaltenaga guru
Previous Post

Pesantren Mahasina, Lembaga Pendidikan Terintegrasi, Siap Cetak Ulama Berkarakter Pemimpin

Next Post

Ini Kreteria Figur Ulama yang Dicari DPW PKB DKI Jakarta untuk Pimpin Jakarta  

Next Post
Gus Muhaimin, panglima Santri dan figur politisi yang ulama - FOTO | Dok. DPP PKB

Ini Kreteria Figur Ulama yang Dicari DPW PKB DKI Jakarta untuk Pimpin Jakarta  

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Wakil Ketua Komisi IV DPRRI Minta Kebijakan Impor Pangan Dievaluasi -  FOTO | Dok. Jatim-times.com

WAKIL Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor Pangan

3 tahun ago
Mantan Ketua Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin menyatakan dukungan terhadap Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur, Luluk dan Lukman ke rumahnya di kawasan Ragunan Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2024). FOTO | Dok. Istimewa

Paslon Cagub Jatim LUMAN, Dapat Dukungan Prof Din Syamsudin, Mantan Ketum PP Muhammadiyah

2 tahun ago

Popular News

  • Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta

    DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras Bongkar Wajah Drainase Jakarta: 16 RT Terendam, Jalan Utama Lumpuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek IPA Buaran III, Siap Layani Suplai Air Bersih untuk 300 Ribu Pelanggan Baru di Jakarta Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

29 April 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026
Hengky Wijaya
PKBTalk24

Bahas RPIP DKI 2026–2046, PKB Tekankan Industri Halal, Ekonomi Hijau, dan Keadilan UMKM Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com