• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home PKBTalk24

Bahas RPIP DKI 2026–2046, PKB Tekankan Industri Halal, Ekonomi Hijau, dan Keadilan UMKM Jakarta

Redaksi by Redaksi
20 Januari 2026
in PKBTalk24
0
Hengky Wijaya

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24

0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta menilai RPIP harus menjadi peta jalan transformasi ekonomi ibu kota sebagai kota global, dengan fokus industri halal bernilai tambah, ramah lingkungan, dan berpihak pada UMKM.

PKBTalk24.com  | Jakarta ~ Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD DKI Jakarta menegaskan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) DKI Jakarta Tahun 2026–2046 harus menjadi fondasi transformasi ekonomi ibu kota di era baru sebagai Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta di Jakarta, Senin (19/1/2025) di Gedung DPRD DKI Jakarta untuk menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terkait dua  (2) Ranperda yang memiliki daya jangkau strategis bagi masa depan Jakarta,  yaitu Ranperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) serta Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) DKI Jakarta Tahun 2026-2046, FPKB memandang RPIP tidak boleh berhenti sebagai daftar program atau target sektoral semata.

FPKB menilai dokumen perencanaan industri 20 tahun ke depan ini harus mampu menjawab tantangan Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024.

“RPIP Jakarta harus menjadi desain besar transformasi ekonomi, bukan sekadar rencana administratif,” ujar Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, saat membacakan Pandangan Umum FPKB atas dua Ranperda tersebut, Senin (19/1/2025).

Jakarta Tak Boleh Terjebak Industri Murah

Fraksi PKB menekankan, dalam konteks Jakarta yang memiliki keterbatasan ruang, arah pembangunan industri harus bertumpu pada penciptaan nilai tambah tinggi dan kualitas pekerjaan. Industri berbasis inovasi, pengetahuan, dan teknologi dinilai lebih relevan dibanding industri padat lahan dan biaya murah.

Menurut PKB, Jakarta tidak boleh terjebak dalam kompetisi upah rendah atau eksploitasi ruang kota. Sebaliknya, Jakarta harus bergerak menuju kompetisi inovasi, produktivitas, dan kualitas, dengan memperkuat jasa industri modern seperti desain, rekayasa, riset terapan, manufaktur cerdas, serta ekosistem yang memungkinkan UMKM naik kelas dan masuk rantai pasok.

Industri Hijau, Syarat Kota Global

Selain nilai tambah, Fraksi PKB menaruh perhatian besar pada keberlanjutan lingkungan dan ketahanan kota. Pembangunan industri di Jakarta, menurut PKB, harus sejalan dengan upaya perbaikan kualitas udara, pengurangan emisi, efisiensi energi, serta pengendalian limbah dan penataan ruang.

“Dalam perspektif kota global, standar hijau bukan tambahan, tapi prasyarat reputasi,” kata Hengky.

Karena itu, PKB mendorong RPIP memuat skema transisi industri hijau dan ekonomi sirkular yang realistis, termasuk dukungan teknologi dan insentif agar pelaku industri mampu beradaptasi tanpa terbebani.

Keadilan Ekonomi dan UMKM Jadi Fokus

Prinsip ketiga yang ditekankan PKB adalah keadilan ekonomi. RPIP, menurut Fraksi PKB, tidak boleh hanya menguntungkan pelaku industri besar, tetapi harus memberikan ruang tumbuh bagi industri mikro, kecil, dan menengah.

RPIP diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan, memperkuat pemasaran, serta mempermudah kepatuhan regulasi bagi UMKM. Industri yang sehat, menurut PKB, adalah industri yang menciptakan kerja layak, memperkuat ekonomi warga, dan membuka peluang bagi wilayah yang selama ini tertinggal.

Industri Halal Jadi Peluang Strategis Jakarta

Dalam catatan penguatan RPIP, Fraksi PKB secara khusus menyoroti potensi industri halal sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi Jakarta. Hengky Wijaya menilai industri halal memiliki nilai ekonomi besar sekaligus basis sosial yang kuat.

PKB mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran dan program untuk memberdayakan organisasi serta lembaga sosial keagamaan agar mampu membina dan mengembangkan potensi ekonomi berbasis industri halal yang ramah lingkungan.

Data ekonomi Islam global menunjukkan belanja konsumen muslim pada sektor halal dan gaya hidup mencapai sekitar 2,43 triliun dolar AS pada 2023 dan terus tumbuh. Bagi PKB, hal ini menjadi peluang nyata yang harus ditangkap secara terencana.

Penguatan industri halal juga dipandang sejalan dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Pemerintah daerah, menurut PKB, perlu hadir memastikan pelaku usaha mikro dan kecil tidak tertinggal dalam akses sertifikasi halal, standardisasi mutu, dan pasar.

Berbasis Komunitas dan Berwawasan Lingkungan

Fraksi PKB menilai pendekatan berbasis komunitas, khususnya melalui organisasi sosial keagamaan, memiliki modal sosial yang kuat dan efektif dalam pembinaan ekonomi umat. Pengalaman program seperti One Pesantren One Product dinilai membuktikan bahwa pendampingan yang konsisten mampu melahirkan produk unggulan dan memperkuat koperasi komunitas.

Namun, PKB menegaskan bahwa industri halal yang dikembangkan di Jakarta harus berwawasan lingkungan. Pertumbuhan industri tidak boleh menambah beban limbah dan emisi kota. Karena itu, praktik produksi bersih, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta kemasan ramah lingkungan perlu menjadi bagian dari program pemberdayaan.

RPIP Harus Konkret dan Terukur

Selain substansi, Fraksi PKB juga menekankan pentingnya RPIP memiliki instrumen pelaksanaan yang jelas dan terukur. Program-program RPIP harus bisa diturunkan ke rencana kerja perangkat daerah, didukung pelatihan, inkubasi bisnis, akses pembiayaan, sertifikasi, hingga perluasan pasar.

PKB juga mendorong sinkronisasi tata ruang industri, revitalisasi kawasan industri eksisting, serta integrasi Jakarta dalam rantai pasok dan logistik nasional agar pembangunan industri tidak menambah beban kemacetan dan masalah lingkungan.

“RPIP 20 tahun harus dibagi dalam tahapan yang bisa dievaluasi. Indikatornya harus jelas dan terukur, agar dokumen ini benar-benar bisa dikawal sebagai janji pembangunan,” ujar Hengky. (AKH)

Tags: #DPRDDKI#EkonomiHijau#IndustriHalalJakarta#JakartaKotaGlobal#PKBDKI#PKBPeduliUMKM#RPIPDKI#UMKMNaikKelas
Previous Post

Hujan Deras Bongkar Wajah Drainase Jakarta: 16 RT Terendam, Jalan Utama Lumpuh

Next Post

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

Next Post
Hengky Wijaya

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ketua DPC PKB Jaktim, M Fuadi Luthfi, Bersyukur PKB Jaltim pecah telor antarkan Ketua DPw PKB Jakarta ke kursi DPR di Senayan dan 3 Caleg DPRD DKI Jakarta dari PKB ke Kebon Sirih lewat Dapil Jakarta Timur.

Ketua DPC PKB Jaktim: 5 Alasan Mendasar Jakarta Butuh Figur Pemimpin Tokoh Asli Betawi

2 tahun ago
Ketua FPKB DPRD Jakarta Fuadi Luthfi

Pansus Utilitas DPRD DKI, Tak Mau Jakarta Terus Semrawut, Fuadi Luthfi Dorong Penataan Utilitas Terpadu 

1 tahun ago

Popular News

  • Tanggul Laut Raksasa

    Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Priok dan Jakarta Utara: Jangan Biarkan Pelabuhan Terus Tumbuh, Kota Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemnaker Rilis Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Terbaru 2025, Jadi Penentu Kenaikan Upah Minimum 2026 di Tiap Provinsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Survei Litbang Kompas : PKB Masuk Tiga Besar, Unggul atas Golkar dan Demokrat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com