• Contact
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Literasi Berita Terpercaya Kaya Makna
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 26 Maret, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
Advertisement
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Feature

Langkah Bijak Syuriah PBNU di Tengah Badai Internal

by Redaksi
25 November 2025
in Feature, Opini
0
PBNU Serukah perdamian dunia
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

KH Imam jazuliKonflik internal PBNU memanas setelah Syuriah meminta Gus Yahya mundur dari posisi Ketua Umum Tanfidziyah. Minimnya dukungan PWNU dan para ulama memperkuat langkah tegas Syuriah menjaga marwah organisasi.

Oleh: KH Imam Jazuli, Lc., MA. | *

 

PKBTalk24 | Jakarta ~ Riak besar tengah menggoyang tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dua poros kekuatan tertinggi di organisasi ini—Syuriah sebagai pemegang otoritas legislatif dan yudikatif, serta Tanfidziyah sebagai eksekutif—tampak berhadap-hadapan dalam ketegangan yang mencuri perhatian publik Nahdliyin.

Akar persoalan muncul ketika Syuriah mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Ketua Umum Tanfidziyah, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Lewat rapat resmi, Syuriah meminta sang Ketua Umum untuk mengundurkan diri dengan baik-baik. Sebuah langkah yang sebenarnya menunjukkan etika tinggi organisasi: menyelesaikan persoalan secara internal, tanpa gaduh, tanpa menurunkan marwah PBNU di hadapan umat.

RelatedPosts

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

Bara Tambang di Rumah Besar Nahdlatul Ulama

Keputusannya bersifat mengikat

Dalam struktur NU, Syuriah bukan sekadar badan pertimbangan—melainkan lembaga tertinggi yang memiliki kewenangan mengawasi Tanfidziyah. Keputusannya bersifat mengikat. Karena itu, imbauan mundur bukan muncul tanpa dasar. Syuriah menilai ada dugaan pelanggaran serius, termasuk masuknya ‘agen zionisme’ serta tata kelola keuangan yang dinilai tidak sejalan dengan ketentuan syariat.

Seandainya imbauan itu direspons dengan elegan—dengan klarifikasi tertutup atau permohonan maaf internal—mungkin konflik ini tak akan melebar. Namun realitas berkata lain. Gus Yahya menolak keputusan tersebut, bahkan meragukan legalitas rapat Syuriah. Ia kemudian menggerakkan manuver politik, menghimpun dukungan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Surabaya.

Sayangnya, manuver ini dinilai tidak berjalan mulus. Dari puluhan Ketua PWNU se-Indonesia, hanya 11 yang hadir. Angka yang jauh dari simbol soliditas. Begitu pula pertemuan berikutnya, ketika Gus Yahya mengundang 76 kiai dan tokoh ulama. Yang datang? Hanya lima. Sebuah sinyal kuat bahwa dukungan kultural dari para kiai sepuh tidak sekuat klaim yang beredar.

Minimnya kehadiran dari berbagai elemen—baik struktural maupun kultural—memberi satu pesan: situasi dukungan tidak bulat. Ada jarak yang nyata antara klaim kekuatan dan kenyataan di lapangan.

Melihat kondisi tersebut, Syuriah kemudian mengambil keputusan lebih tegas. Jika imbauan mundur tak digubris, mekanisme organisasi musti dijalankan. Pleno Syuriah pun dinilai perlu dilakukan untuk memberhentikan Ketua Tanfidziyah dan menunjuk Pejabat Sementara (Pjs). Langkah administratif ini juga dapat dilanjutkan dengan pendaftaran struktur baru ke Kementerian Hukum dan HAM agar organisasi tidak mengalami kekosongan kepemimpinan.

Tata kelola organisasi

Dalam konteks tata kelola organisasi besar seperti PBNU, keputusan semacam ini sebenarnya bukan bentuk konfrontasi, tapi upaya menjaga marwah. Syuriah dan Rais Aam telah memberi kesempatan untuk musyawarah. Namun ketika ruang dialog tidak digunakan, organisasi harus melangkah sesuai mekanisme yang sah.

Apalagi, banyak kalangan Nahdliyin muda—termasuk Poros Muda NU—ikut menyatakan dukungan terhadap langkah Rais Aam. Dukungan ini menjadi penegas bahwa keputusan Syuriah bukan semata-mata persoalan personal, melainkan upaya menjaga stabilitas rumah besar Ahlussunnah wal Jamaah.

Di ujung kisah ini, kita melihat sikap Syuriah yang tetap mengedepankan dua unsur penting: etika dan ketegasan. Etika dalam bentuk ajakan menyelesaikan persoalan secara internal. Ketegasan dalam bentuk penerapan aturan ketika ajakan itu tak direspons.

Di saat banyak organisasi besar memilih mengedepankan panggung opini publik, Syuriah bergerak dengan mekanisme formal organisasi—sebuah langkah yang patut diapresiasi dalam konteks budaya kelembagaan. Wallahu’alam bishawab.

__________

*| Penulis  adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

Tags: #BeritaNU#GusYahya#IslamNusantara#KonflikInternalNU#NahdlatulUlama#Nasional#Organisasi#RaisAam#SyuriahNUpbnu

RelatedPosts

Tanggul Laut Raksasa

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

by Redaksi
27 Januari 2026
0

Krisis ekologis Indonesia menguji klaim PKB sebagai Green Party. Politik hijau ditimbang dari etika Islam, regulasi, dan keberanian dalam pengambilan...

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

by Redaksi
14 Januari 2026
0

Kelakar Presiden Prabowo soal PKB yang “harus diawasi terus” memantik tafsir politik. Cak Imin menepisnya sebagai candaan. Humor elite atau...

Bara Tambang di Rumah Besar Nahdlatul Ulama

Bara Tambang di Rumah Besar Nahdlatul Ulama

by Redaksi
26 Desember 2025
0

Konflik internal PBNU mencerminkan ujian besar Nahdlatul Ulama di awal abad kedua. Dari polemik kepemimpinan hingga isu konsesi tambang, apakah...

Next Post
Ketum PBNU Gus Yahya

Gus Yahya Tegaskan Tidak Mundur: Saya Dapat Mandat Muktamar 5 Tahun, dan Akan Saya Jalani!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gus Muhaimin Targetkan PKB Ulangi Sukses Pemilu 2019, Bisa Raih Kursi Wapres

Gus Muhaimin Raih Dukungan Top Teratas di Uji Kekuatan Elektoral NU dari SMRC

3 tahun ago
Kukuhkan Koalisi, Cak Imin dan Probowo Resmikan Sekber PKB-Gerindra!

Kukuhkan Koalisi, Cak Imin dan Probowo Resmikan Sekber PKB-Gerindra!

3 tahun ago

Popular News

  • silaturrahmi dan buka puasa bersama dpc pkb jaktim

    Silaturahmi Ramadhan PKB Jaktim: Fuadi Luthfi Kobarkan Soliditas Kader, Hasbiallah Ilyas Tekankan Politik sebagai Ibadah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KH. Imam Jazuli : PKB Satu-satunya Partai Paling Nyata Berjuang untuk Umat Islam dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Libur Nataru, Tommy Kurniawan Apresiasi Langkah Cepat KAI Hadapi Lonjakan Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Debat Cawapres, Ini Visi dan Misi 3 Cawapres di Debat Pertama. Awas Dislepet Cak Imin!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Muktamar di Bali, DPC PKB Jakarta Timur Nyatakan Dukung Gus Muhaimin untuk Kembali Pimpin PKB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Gubernur DKi jakarta promono Anung dan Hasbiallah Ilyas
Berita Eksekutif

Pramono Anung di Buka Puasa PKB Jakarta: “Saya Pilih Bela Rakyat Terbawah, KJP hingga Layanan Kesehatan Tak Akan Dipotong”

17 Maret 2026
Buka Puasa Bersama PKB jakarta 2026
Berita PKB

Gelar Buka Puasa Bersama, PKB Jakarta Tegaskan Pembelaan pada Kaum Mustad’afin

17 Maret 2026
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki
Berita Parlemen

PKB Desak Pramono Maksimalkan RDF Rorotan, Proyek Rp1,28 Triliun Baru Beroperasi 40 Persen

10 Maret 2026
Peresmian Kantor DPW PKB Jakarta
Berita PKB

Gus Muhaimin Resmikan Kantor Baru PKB DKI, Puji Kinerja Kader Jakarta dan Targetkan Peran Lebih Besar untuk Ibu Kota

8 Maret 2026
Khataman Al-Qur’an di Malam Nuzulul Qur’an, Hasbiallah Ilyas: Perempuan Adalah Madrasah Pertama Penanam Nilai Al-Qur’an
Figure

Khataman Al-Qur’an di Malam Nuzulul Qur’an, Hasbiallah Ilyas: Perempuan Adalah Madrasah Pertama Penanam Nilai Al-Qur’an

8 Maret 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In