• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home PKBTalk Event

Buka Akademi Kepemimpinan NU, Gus Yahya: Kalau Tidak Ikut Bertarung, Kita Cuma Jadi Korban

Redaksi by Redaksi
24 Juni 2025
in PKBTalk Event
0
Ketum PBNU Gus Yahya

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan pentingnya NU membangun kepemimpinan yang kuat dan visioner. FOTO | Dok. Nu Online

0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“NU dan kepemimpinannya tidak bisa terus menghindar dari pertarungan. Kalau kita tidak mau diajak main, malah bisa jadi musuh. Dan meskipun kita diam, tetap saja kita kena dampaknya,” tegas Gus Yahya.

PKBTalk24 | Surabaya ~ Di tengah dunia yang makin penuh konflik dan ketidakpastian, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan pentingnya NU membangun kepemimpinan yang kuat dan visioner. Pesan itu ia sampaikan saat membuka Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU), Sabtu (21/6/2025), sebuah program strategis hasil rancang bangun PBNU selama lebih dari dua tahun.

Kegiatan AKN NU ini mengusung tema Kursus Dasar: Memahami Misi Peradaban Nahdlatul Ulama dan Memperoleh Ijazah Ruhaniyah. Tujuannya sederhana tapi strategis: mencetak kader-kader NU yang siap menghadapi kerasnya pertarungan dunia.

NU Tidak Bisa Lagi Hanya Jadi Penonton

Menurut Gus Yahya, dunia hari ini sudah seperti arena pertandingan besar, penuh manuver, konflik, dan tarik-menarik kepentingan global. Mau tidak mau, suka tidak suka, NU harus siap menghadapi dinamika ini.

“NU dan kepemimpinannya tidak bisa terus menghindar dari pertarungan. Kalau kita tidak mau diajak main, malah bisa jadi musuh. Dan meskipun kita diam, tetap saja kita kena dampaknya,” tegas Gus Yahya.

Ia mengingatkan, jika NU tidak ikut aktif dalam percaturan global, maka hanya akan menjadi korban dari permainan pihak lain. Dunia internasional tidak menunggu siapa yang siap, semua bergerak cepat.

“Kalau kita tidak ikut bertarung, kita cuma jadi korban permainan orang,” ujarnya blak-blakan.

Belajar Langsung dari Para Pelaku Geopolitik Dunia

AKN NU hadir bukan sekadar program pelatihan biasa. Di sini, para kader NU diajak langsung merasakan dinamika geopolitik lewat interaksi dengan para tokoh dunia yang sudah lama bergelut di arena konflik global.

Salah satu tokoh yang hadir adalah Mohamed Abu Al-Fadl, pemimpin redaksi Al-Ahram, media besar Mesir. Kehadiran narasumber kelas dunia seperti ini, menurut Gus Yahya, penting agar para peserta paham betul seperti apa “medan tempur” geopolitik global itu.

“Supaya kita ngerti, orang-orang yang tarung itu siapa, karakternya seperti apa, dan cara main mereka bagaimana,” jelasnya.

Krisis Global: NU Harus Siap dengan Kader Kuat

Gus Yahya juga mengingatkan bagaimana berbagai konflik dunia seperti perang Rusia-Ukraina, hingga ketegangan Iran-Israel, memberi efek domino yang sampai ke Indonesia. Meski Indonesia tidak ikut dalam konflik itu, dampaknya tetap terasa, mulai dari ekonomi, politik, hingga keamanan.

Karena itulah, PBNU merasa perlu menyiapkan kader yang tidak hanya paham agama, tapi juga cakap membaca arah dunia.

“Kalau kita tidak ikut masuk ke arena, yang ada kita malah digilas. Makanya NU harus punya kader-kader yang paham betul bagaimana pertarungan global ini berlangsung,” pungkas Gus Yahya.

Program AKN NU ini akan berlangsung selama dua hari penuh dengan sesi-sesi intensif. Para peserta tidak hanya mendapat teori, tapi juga langsung berdialog dengan para praktisi internasional agar merasakan langsung aroma pertarungan geopolitik global. (AKH)

Previous Post

Gus Imin: Pesantren Harus Jadi Garda Terdepan, Mengawinkan Tradisi Keilmuan dengan Kecanggihan Teknologi

Next Post

Hasbiallah Ilyas: Citra Positif Pramono-Rano Harus Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Next Post
hasbiallah ILyas - MInta Predator Seksual di Kebiri Kimia

Hasbiallah Ilyas: Citra Positif Pramono-Rano Harus Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Relawan Emak-emak Pendongkelan, Jakarta Timur Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024  - FOTO | Dok. PKBTalk24

Dinilai Bisa Perjuangkan Aspirasi Emak-emak, Relawan EGP Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024

3 tahun ago
H. Sutikno Anggota Komisi E DPRD dari FPKB - FOTO | Dok. Media Center DPW PKB

H. Sutikno, Anggota Komisi E FPKB DPRD Jakarta Kutuk Keras Penganiayaan Mario Dandy Terhadap David Ozora

3 tahun ago

Popular News

  • Priok dan Jakarta Utara: Jangan Biarkan Pelabuhan Terus Tumbuh, Kota Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemnaker Rilis Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Terbaru 2025, Jadi Penentu Kenaikan Upah Minimum 2026 di Tiap Provinsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis Diusulkan Pakai Lauk Serangga, Ustadz Wawan El Ganjuri: Haram Bagi yang Merasa Jijik!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syaikhona Kholil Bangkalan: Guru Para Pahlawan, Cahaya dari Madura yang Kini Jadi Pahlawan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com