• Contact
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Literasi Berita Terpercaya Kaya Makna
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, 17 April, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
Advertisement
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Figure

H.Sutikno: Jangan Ada Politisasi Terhadap Eks Warga Kampung Bayam

by Redaksi
15 Januari 2024
in Figure, PolitisiTalks
0
H. Sutikno Usulkan Kenaikan Honor Dasawisma Hingga Tiga Kali Lipat di RKPD DKI Jakarta 2024

H. Sutikno Anggota Komisi E DPRD dari FPKB - FOTO | Dok. Media Center DPW PKB

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Kasihan kepada warga, karena hal ini menyangkut mata pencaharian keseharian mereka. Bukan semata-mata mereka mau ditempatkan dan tinggal di mana?”ujar H. Sutikno.

 

PKBTalk24 | Jakarta ~  H. Sutikno, Anggota Komisi E FPKB DPRD Jakarta ikut bicara terkait  kontroversi warga eks kampung bayam, yang hingga saat ini masih belum bisa menghuni Rumah Kampung Susun Bayam (KSB), seperti pernah dijanjikan sebelumnya.

Atas fakta yang terjadi hingga saat ini, H. Sutikno meminta agar jangan sampai ada unsur politisasi. Artinya, jika memang sebelumnya kebijakan Pemprov DKI Jakarta di masa Gubernur Anies Baswedan, memang ada klausal komitmen kepada warga eks Kampung Bayam untuk tinggal di Rumah Kampung Susun Bayam (KSB), maka tidak ada alasan untuk tidak direalisasikan.

“Kami sudah pernah menggelar dengar pendapat, yang diinisiasi oleh Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, di mana kami dari FPKB dan FPKS juga hadir, untuk menfasilitasi dan mencari Solusi antara warga dan Jakpro, serta Pemrov DKI Jakarta dan Dinas terkait, tetapi hanya Jakpro dan perwakilan warga yang hadir,”ujar H. Sutikno.

RelatedPosts

Wafa Patria Umma: Bukan Cuma Kuota, Saatnya Perempuan Naik Level Jadi ‘Decision Maker’ di Politik Jakarta

Khataman Al-Qur’an di Malam Nuzulul Qur’an, Hasbiallah Ilyas: Perempuan Adalah Madrasah Pertama Penanam Nilai Al-Qur’an

Respons Dinamika PBNU Pascapleno, PWNU DKI Dorong Muktamar Luar Biasa,

Menyangkut mata pencaharian bukan semata soal tempat tinggal

H. Sutikno pun heran, karena hingga saat ini tak kunjung selesai. “Saya heran, malah sampai ada kasus pelaporan ke polisi terhadap warga eks Kampung Bayam,”ujarnya. Menurut H. Sutikno sebenarnya masalah bisa diselesaikan dengan tuntas jika semua pihak, termasuk Jakpro, Pemprov DKI Jakarta, mau duduk bersama mencari solusi.

“Kasihan kepada warga, karena hal ini menyangkut mata pencaharian keseharian mereka. Bukan semata-mata mereka mau ditempatkan dan tinggal di mana?”ujar H. Sutikno.

Karena berlarutnya masalah ini, H. Sutikno pun tidak menyalahkan jika ada pihak yang menganggap ada unsur politis di balik masalah ini. “Seharusnya Pj Gubernur tinggal meneruskan apa yang menjadi kebijakan Gubernur sebelumnya, jika memang itu adalah bagian dari negosiasi awal ketika Pemprov DKI Jakarta akan membangun Jakarta International Studium (JIS), di mana warga kemudian terdampak dari proyek ini,”ujarnya.

Mereka mengklaim ada hak atas hunian di KSB

Sebagaimana diberitakan di banyak media, mereka warga eks Kampung Bayam yang terdampak proyek JIS, menyatakan mengklaim hak atas hunian di KSB yang mereka dapat dari era Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Itu sebabnya mereka sempat tinggal di selasar lantai dasar rusun tersebut sekalipun sudah diberikan ganti untung dari proyek JIS. “Kami sudah tinggal selama satu tahun dua bulan di KSB ini,” kata Ketua Kelompok Tani Madani Kampung Bayam Muhammad Furkon, seeperti dkutip dari laman berita tempo.co (11/1/1023).

Berdasarkan negosiasi terakhir, sebelum macet dan warga akhirnya memaksa masuk, Jakpro mematok harga sewa unit di kampung susun yang baru diresmikan Oktober 2022 lalu itu sampai sebesar Rp 765 ribu. Biaya itu sesuai Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan.

Itu artinya, berdasarkan pergub, Jakpro memberlakukan warga eks Kampung Bayam itu sebagai warga umum–bukan terprogram yang antara lain mencakup warga korban relokasi atau penggusuran. Bandingkan harga sewa maksimum untuk warga terprogram di Kampung Susun Bayam, menurut pergub, sebesar Rp 394 ribu.

Biaya dengan patokan warga umum itu dianggap memberatkan wara eks Kampung Bayam sehingga Jakpro dan Pemerintah DKI menawarkan opsi relokasi ke Rusun Nagrak di Cilincing. Jakpro berujar telah memberikan fasilitas setara di Nagrak, yakni unit tipe 36 dengan dua kamar, ruang tamu, kamar mandi, dapur, dan balkon untuk menjemur pakaian.

Adapun, fasilitas umum lainnya adalah lift, masjid, taman bermain anak, lapangan olahraga, tempat parkir sepeda motor, dan juga bus sekolah.

Namun, menurut Furkon, kesulitan akses atau mobilitas di Rusun Nagrak bukanlah alasan mereka tidak mau pindah. “Kalau akses sih bisa terjangkau, cuman mereka harus memikirkan ruang hidup kami. Terus ekonomi kami mau gimana?” kata dia. (***)

 

 

Tags: Anggota Komisi E FPKB DPRD JakartaFraksi Nasdem DPRD DKI JakartaH. Sutiknoproyek JISRumah Kampung Susun Bayam (KSB)warga eks Kampung Bayam

RelatedPosts

Wafa Patria Umma, Wakil Ketua DPW PKB Jakarta

Wafa Patria Umma: Bukan Cuma Kuota, Saatnya Perempuan Naik Level Jadi ‘Decision Maker’ di Politik Jakarta

by Redaksi
11 April 2026
0

Kuota 30 persen perempuan di politik sering cuma formalitas. Lewat Muscab DPC PKB se-Jakarta yang akan digelar 18-19 April 2026,...

Khataman Al-Qur’an di Malam Nuzulul Qur’an, Hasbiallah Ilyas: Perempuan Adalah Madrasah Pertama Penanam Nilai Al-Qur’an

Khataman Al-Qur’an di Malam Nuzulul Qur’an, Hasbiallah Ilyas: Perempuan Adalah Madrasah Pertama Penanam Nilai Al-Qur’an

by Redaksi
8 Maret 2026
0

Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas menghadiri khataman Al-Qur’an dalam peringatan Nuzulul Qur’an bersama Perempuan Bangsa. Ia menekankan pentingnya...

PWNU DKI Jakarta

Respons Dinamika PBNU Pascapleno, PWNU DKI Dorong Muktamar Luar Biasa,

by Redaksi
16 Desember 2025
0

PWNU DKI Jakarta mengusulkan Muktamar Luar Biasa NU untuk menyikapi dinamika PBNU pascapleno, demi menjaga stabilitas dan marwah organisasi. PKBTalk24...

Next Post
Momen Seru, Adu Argumen hingga Saling Serang Gus Muhaimin, Gibran, dan Mahfud MD

Momen Seru, Adu Argumen hingga Saling Serang Gus Muhaimin, Gibran, dan Mahfud MD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

menabung emas sesuai syar'i

Emas Kembali Bersinar! Yuk, Simak Tips Menabung Emas Syariah dari OJK

12 bulan ago
Gus Muhaimin: Sampai Saat Ini PKB-Gerindra Solid! Tapi Bisa Bubar Jika Prabowo Pilih Ganjar di Pilpres 2024

Gus Muhaimin: Sampai Saat Ini PKB-Gerindra Solid! Tapi Bisa Bubar Jika Prabowo Pilih Ganjar di Pilpres 2024

3 tahun ago

Popular News

  • Wafa Patria Umma, Wakil Ketua DPW PKB Jakarta

    Wafa Patria Umma: Bukan Cuma Kuota, Saatnya Perempuan Naik Level Jadi ‘Decision Maker’ di Politik Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FPKB DPRD DKI Tolak Privatisasi SPAM, Tegaskan Air Hak Dasar Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Boarding Pass 2029 di Tangan, PKB Siap Terbangin Cak Imin ke Kursi RI-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Mukernas PKB, Gus Muhaimin Bandingkan Soeharto dan Jokowi: Anaknya Jadi Wapres Aman Saja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respons Dinamika PBNU Pascapleno, PWNU DKI Dorong Muktamar Luar Biasa,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Heri Kustanto, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari FPKB
Berita Parlemen

FPKB DPRD DKI Tolak Privatisasi SPAM, Tegaskan Air Hak Dasar Rakyat

14 April 2026
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar
Berita PKB

Boarding Pass 2029 di Tangan, PKB Siap Terbangin Cak Imin ke Kursi RI-1

12 April 2026
Wafa Patria Umma, Wakil Ketua DPW PKB Jakarta
Figure

Wafa Patria Umma: Bukan Cuma Kuota, Saatnya Perempuan Naik Level Jadi ‘Decision Maker’ di Politik Jakarta

11 April 2026
5 Pansus Dibentuk Sekaligus untuk Kawal Isu Krusial Jakarta
Daerah

DPRD DKI Ngebut! 5 Pansus Dibentuk Sekaligus untuk Kawal Isu Krusial Jakarta

31 Maret 2026
Gus Muhaimin PKB Konsten Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran
Berita Eksekutif

Soroti Kasus Videografer Karo, Muhaimin Iskandar: Nilai Kreativitas Rp 0 Itu Berbahaya!

31 Maret 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In