• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Figure

H.Sutikno: Jangan Ada Politisasi Terhadap Eks Warga Kampung Bayam

Redaksi by Redaksi
15 Januari 2024
in Figure, PolitisiTalks
0
H. Sutikno Anggota Komisi E DPRD dari FPKB - FOTO | Dok. Media Center DPW PKB

H. Sutikno Anggota Komisi E DPRD dari FPKB - FOTO | Dok. Media Center DPW PKB

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Kasihan kepada warga, karena hal ini menyangkut mata pencaharian keseharian mereka. Bukan semata-mata mereka mau ditempatkan dan tinggal di mana?”ujar H. Sutikno.

 

PKBTalk24 | Jakarta ~  H. Sutikno, Anggota Komisi E FPKB DPRD Jakarta ikut bicara terkait  kontroversi warga eks kampung bayam, yang hingga saat ini masih belum bisa menghuni Rumah Kampung Susun Bayam (KSB), seperti pernah dijanjikan sebelumnya.

Atas fakta yang terjadi hingga saat ini, H. Sutikno meminta agar jangan sampai ada unsur politisasi. Artinya, jika memang sebelumnya kebijakan Pemprov DKI Jakarta di masa Gubernur Anies Baswedan, memang ada klausal komitmen kepada warga eks Kampung Bayam untuk tinggal di Rumah Kampung Susun Bayam (KSB), maka tidak ada alasan untuk tidak direalisasikan.

“Kami sudah pernah menggelar dengar pendapat, yang diinisiasi oleh Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, di mana kami dari FPKB dan FPKS juga hadir, untuk menfasilitasi dan mencari Solusi antara warga dan Jakpro, serta Pemrov DKI Jakarta dan Dinas terkait, tetapi hanya Jakpro dan perwakilan warga yang hadir,”ujar H. Sutikno.

Menyangkut mata pencaharian bukan semata soal tempat tinggal

H. Sutikno pun heran, karena hingga saat ini tak kunjung selesai. “Saya heran, malah sampai ada kasus pelaporan ke polisi terhadap warga eks Kampung Bayam,”ujarnya. Menurut H. Sutikno sebenarnya masalah bisa diselesaikan dengan tuntas jika semua pihak, termasuk Jakpro, Pemprov DKI Jakarta, mau duduk bersama mencari solusi.

“Kasihan kepada warga, karena hal ini menyangkut mata pencaharian keseharian mereka. Bukan semata-mata mereka mau ditempatkan dan tinggal di mana?”ujar H. Sutikno.

Karena berlarutnya masalah ini, H. Sutikno pun tidak menyalahkan jika ada pihak yang menganggap ada unsur politis di balik masalah ini. “Seharusnya Pj Gubernur tinggal meneruskan apa yang menjadi kebijakan Gubernur sebelumnya, jika memang itu adalah bagian dari negosiasi awal ketika Pemprov DKI Jakarta akan membangun Jakarta International Studium (JIS), di mana warga kemudian terdampak dari proyek ini,”ujarnya.

Mereka mengklaim ada hak atas hunian di KSB

Sebagaimana diberitakan di banyak media, mereka warga eks Kampung Bayam yang terdampak proyek JIS, menyatakan mengklaim hak atas hunian di KSB yang mereka dapat dari era Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Itu sebabnya mereka sempat tinggal di selasar lantai dasar rusun tersebut sekalipun sudah diberikan ganti untung dari proyek JIS. “Kami sudah tinggal selama satu tahun dua bulan di KSB ini,” kata Ketua Kelompok Tani Madani Kampung Bayam Muhammad Furkon, seeperti dkutip dari laman berita tempo.co (11/1/1023).

Berdasarkan negosiasi terakhir, sebelum macet dan warga akhirnya memaksa masuk, Jakpro mematok harga sewa unit di kampung susun yang baru diresmikan Oktober 2022 lalu itu sampai sebesar Rp 765 ribu. Biaya itu sesuai Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan.

Itu artinya, berdasarkan pergub, Jakpro memberlakukan warga eks Kampung Bayam itu sebagai warga umum–bukan terprogram yang antara lain mencakup warga korban relokasi atau penggusuran. Bandingkan harga sewa maksimum untuk warga terprogram di Kampung Susun Bayam, menurut pergub, sebesar Rp 394 ribu.

Biaya dengan patokan warga umum itu dianggap memberatkan wara eks Kampung Bayam sehingga Jakpro dan Pemerintah DKI menawarkan opsi relokasi ke Rusun Nagrak di Cilincing. Jakpro berujar telah memberikan fasilitas setara di Nagrak, yakni unit tipe 36 dengan dua kamar, ruang tamu, kamar mandi, dapur, dan balkon untuk menjemur pakaian.

Adapun, fasilitas umum lainnya adalah lift, masjid, taman bermain anak, lapangan olahraga, tempat parkir sepeda motor, dan juga bus sekolah.

Namun, menurut Furkon, kesulitan akses atau mobilitas di Rusun Nagrak bukanlah alasan mereka tidak mau pindah. “Kalau akses sih bisa terjangkau, cuman mereka harus memikirkan ruang hidup kami. Terus ekonomi kami mau gimana?” kata dia. (***)

 

 

Tags: Anggota Komisi E FPKB DPRD JakartaFraksi Nasdem DPRD DKI JakartaH. Sutiknoproyek JISRumah Kampung Susun Bayam (KSB)warga eks Kampung Bayam
Previous Post

Paslon AMIN Rencanakan Percepatan Transisi Energi yang Berkeadilan

Next Post

Momen Seru, Adu Argumen hingga Saling Serang Gus Muhaimin, Gibran, dan Mahfud MD

Next Post
Aksi Gus Muhaimin, Cawapres nomor urut 01, dalam debat Cawapres putaran ke-2, Minggu (21/1/2024)  dinilai lebih baik dari debat pertama. FOTO | Dok. PKBTalk24

Momen Seru, Adu Argumen hingga Saling Serang Gus Muhaimin, Gibran, dan Mahfud MD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

PKB dan partai koalisi; nasDem, dan PKS,  targetkan peroleh 60 persen dari total suara pemilih di Jatim. FOTO | Dok. detikjatim

Jika AMIN Menang, Cak Imin Janji Lanjutkan Proyek IKN sesuai Amanat Undang-undang!

3 tahun ago
PKB Tuntaskan Uji Kepatutan dan Kelayakan 18.127 Pendaftar Bakal Caleg - FOTO | Dok. media center pkb

Selesai! DPP PKB Tuntaskan Uji Kepatutan dan Kelayakan 18.127 Bakal Caleg

3 tahun ago

Popular News

  • Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta

    DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras Bongkar Wajah Drainase Jakarta: 16 RT Terendam, Jalan Utama Lumpuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek IPA Buaran III, Siap Layani Suplai Air Bersih untuk 300 Ribu Pelanggan Baru di Jakarta Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FGD Pra MLB NU Respon Keresahan Atas Kepempimpinan PBNU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

29 April 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026
Hengky Wijaya
PKBTalk24

Bahas RPIP DKI 2026–2046, PKB Tekankan Industri Halal, Ekonomi Hijau, dan Keadilan UMKM Jakarta

20 Januari 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak 16 RT terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 25 hingga 60 sentimeter. FOTO | Dok. istimewa
Berita Parlemen

Hujan Deras Bongkar Wajah Drainase Jakarta: 16 RT Terendam, Jalan Utama Lumpuh

29 April 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com