• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Daerah

Kursi DPRD DKI Jakarta Bisa Berkurang Jadi 100, Status “Daerah Khusus” Bikin Rumit Penentuan Representasi Politik

“Harapan kita, pembahasan revisi UU Pemilu tidak hanya menghitung jumlah jiwa saja, tapi juga proporsi wilayah terhadap penyelesaian masalah,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino.

Redaksi by Redaksi
8 Oktober 2025
in Daerah, WIBTalks
0
Diskusi publik bertajuk “Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD DKI Jakarta” di ruang Paripurna DPRD DKI, Rabu (8/10/2025),. FOTO | Dok. PKBTalk24

Diskusi publik bertajuk “Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD DKI Jakarta” di ruang Paripurna DPRD DKI, Rabu (8/10/2025),. FOTO | Dok. PKBTalk24

0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Kalau kita mengacu ke Data Agregat Kependudukan (DAK) 2 Pemilu 2024, jumlah penduduk DKI sekitar 11 juta jiwa. Artinya, jumlah kursi DPRD DKI seharusnya menjadi 100, bukan 106,” ujar Wahyu.

 

PKBTalk24 | Jakarta ~  Jumlah kursi anggota DPRD DKI Jakarta diprediksi bakal berkurang pada periode mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengungkapkan, potensi pengurangan dari 106 menjadi 100 kursi muncul akibat perubahan aturan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ).

Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata, menjelaskan dalam diskusi publik bertajuk “Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD DKI Jakarta” di ruang Paripurna DPRD DKI, Rabu (8/10/2025), bahwa aturan baru tersebut tidak lagi memuat klausul pengecualian alokasi 125 persen kursi sebagaimana diatur sebelumnya.

“Kalau kita mengacu ke Data Agregat Kependudukan (DAK) 2 Pemilu 2024, jumlah penduduk DKI sekitar 11 juta jiwa. Artinya, jumlah kursi DPRD DKI seharusnya menjadi 100, bukan 106,” ujar Wahyu.

Dengan hilangnya klausul pengecualian itu, penentuan kursi DPRD kembali mengacu pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, sehingga jumlah wakil rakyat Jakarta berpotensi menyusut enam kursi.

Meski begitu, Wahyu menilai masih ada peluang perubahan melalui revisi UU Pemilu yang sedang dibahas. “Kita lihat nanti revisinya seperti apa. Kalau tidak ada perubahan, otomatis kembali ke undang-undang lama,” imbuhnya.

Status “Daerah Khusus” dan Kompleksitas Representasi Politik Jakarta

Penetapan Jakarta sebagai Daerah Khusus lewat UU No. 2 Tahun 2024 menimbulkan tantangan baru dalam tata kelola representasi politik. Tidak seperti provinsi lain, Jakarta memiliki kompleksitas tata ruang, kepadatan penduduk, dan beban administratif yang jauh lebih besar.

Selain menjadi pusat ekonomi nasional, Jakarta juga memikul fungsi administratif khusus, mulai dari kawasan pemerintahan, bisnis, hingga pusat mobilitas urban. Karena itu, jumlah kursi DPRD tidak bisa hanya ditentukan oleh jumlah penduduk semata.

Dalam konteks ini, alokasi kursi legislatif juga seharusnya memperhatikan proporsi tanggung jawab kebijakan publik, tingkat kemiskinan, ketimpangan antarwilayah, serta kemampuan dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi di kota megapolitan seperti Jakarta.

Wibi Andrino: Jangan Hanya Hitung Jumlah Jiwa

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menegaskan bahwa formula penentuan jumlah kursi DPRD tidak boleh semata-mata didasarkan pada angka penduduk.

“Soal jumlah kursi DPRD, kita harus melihat indikator kesejahteraan. Jangan sampai politik malah menjadi beban baru di tengah sinisme publik terhadap proses politik,” ujar Wibi.

Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif sedang berada di titik kritis. “Kepercayaan publik ini harus dikembalikan lewat kinerja yang nyata. Jangan malas untuk melakukan crossing indikator kebutuhan masyarakat. Libatkan partisipasi publik lewat kehadiran anggota Dewan,” tegasnya.

Wibi juga berharap revisi UU Pemilu mendatang lebih mengedepankan kemaslahatan publik dibanding sekadar hitung-hitungan administratif.

“Harapan kita, pembahasan revisi UU Pemilu tidak hanya menghitung jumlah jiwa saja, tapi juga proporsi wilayah terhadap penyelesaian masalah,” pungkasnya.

Dilema Representasi di Kota Megapolitan

Kebijakan pengurangan kursi DPRD DKI Jakarta mencerminkan dilema antara efisiensi politik dan kebutuhan representasi masyarakat urban. Di satu sisi, jumlah penduduk memang menjadi indikator konstitusional dalam menentukan alokasi kursi. Namun di sisi lain, Jakarta dengan karakter multi-layer governance membutuhkan representasi yang mampu menampung keberagaman masalah dari 44 kecamatan dengan beban sosial, ekonomi, dan ekologis yang berbeda.

Dalam kerangka UU DKJ, representasi politik Jakarta seharusnya berorientasi pada fungsi pelayanan publik yang efisien, transparan, dan partisipatif—bukan sekadar pada kalkulasi matematis jumlah penduduk. (AKH)

Tags: #DewanJakarta#DPRDDKI#JakartaBertransformasi#JakartaKhusus#KPUJakarta#KursiDPRD#PolitikRepresentasi#RevisiUUPemilu#UU2Tahun2024#WibiAndrino
Previous Post

RDF Rorotan Ditunda, H. Tri Waluyo dari Fraksi PKB DPRD DKI: Prioritaskan Kesehatan Warga dan Libatkan Masyarakat

Next Post

Menteri Irfan Yusuf: Kemenhaj Harus Jadi Wajah Baru Haji Indonesia yang Bersih dan Berintegritas

Next Post
Gus Irfan

Menteri Irfan Yusuf: Kemenhaj Harus Jadi Wajah Baru Haji Indonesia yang Bersih dan Berintegritas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy; Anggaran program makan siang bergizi gratis masih dibahas. FOTO | Dok. istimewa

Menko PMK Muhadjir Effendy: Program Makan Bergizi Gratis Rp 7.500 per Anak Masih Dikaji

2 tahun ago
Gus Irfan

Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah Pertama di Indonesia: Cucu KH Hasyim Asy’ari

8 bulan ago

Popular News

  • Priok dan Jakarta Utara: Jangan Biarkan Pelabuhan Terus Tumbuh, Kota Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemnaker Rilis Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Terbaru 2025, Jadi Penentu Kenaikan Upah Minimum 2026 di Tiap Provinsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apresiasi Program MBG di Jakarta, Yusuf, S.I.Kom Ingatkan Kualitas Gizi Makanan harus Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muktamar NU Mulai Panas! “Paslon” Elite Terbaca, Gus Lilur Bongkar Peta di Balik Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com