• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Humaniora

Kado Hari Santri dari Presiden Prabowo: Resmi Bentuk Ditjen Pondok Pesantren di Kemenag

Langkah bersejarah untuk memperkuat peran pesantren dalam pendidikan, ekonomi umat, dan pemberdayaan masyarakat

Redaksi by Redaksi
27 Oktober 2025
in Humaniora, Nusantara, Pendidikan
0
FOTO | Dok. Hidayatullah.com

FOTO | Dok. Hidayatullah.com

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Selama ini pesantren bernaung di bawah Ditjen Pendidikan Islam. Sekarang, dengan izin Bapak Presiden, kita akan bentuk Ditjen khusus Pondok Pesantren,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar, di acara Malam Bakti Santri untuk Negeri, TMII, Jakarta (24/10/2025).

PKBTalk24 | Jakarta ~  Presiden Prabowo Subianto memberikan kado istimewa bagi jutaan santri di seluruh Indonesia pada Hari Santri Nasional 2025. Pemerintah resmi menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren (Ditjen Ponpes) di tubuh Kementerian Agama (Kemenag).

Keputusan ini menandai langkah bersejarah dalam penguatan pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan umat. Ditjen baru ini akan berdiri terpisah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) yang selama ini menaungi pesantren.

“Selama ini pesantren bernaung di bawah Ditjen Pendidikan Islam. Sekarang, dengan izin Bapak Presiden, kita akan bentuk Ditjen khusus Pondok Pesantren,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar, di acara Malam Bakti Santri untuk Negeri, TMII, Jakarta (24/10/2025).

Dari Pendidikan Islam ke Ekosistem Pesantren yang Lebih Luas

Menurut Menag Nasaruddin Umar, pembentukan Ditjen Pondok Pesantren bertujuan agar pengelolaan pesantren lebih fokus, tidak hanya di bidang pendidikan, tapi juga mencakup penguatan ekonomi umat, literasi digital, serta pemberdayaan masyarakat pesantren.

“Ditjen Pendis ke depan akan fokus pada pendidikan formal seperti madrasah dan perguruan tinggi Islam.
Sementara Ditjen Pondok Pesantren akan mengurusi aspek khas pesantren — pendidikan nonformal, ekonomi umat, hingga pemberdayaan masyarakat pesantren,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh proses administratif sudah hampir selesai dan tinggal menunggu implementasi formal dari BAKN, Kemenpan-RB, dan Kementerian Keuangan.

“Sebagian dimensi dari Pendis nanti akan dibawa ke Ditjen Pondok Pesantren. Insyaallah Pondok Pesantren akan semakin eksis,” imbuhnya optimistis.

Resmi Disetujui: Surat Izin dari Istana Sudah Terbit

Secara administratif, lahirnya Ditjen Pondok Pesantren telah tertuang dalam Surat Nomor B-617/M/D-1/HK.03.00/10/2025, tanggal 21 Oktober 2025, tentang Persetujuan Izin Prakarsa Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Tentang Perubahan atas Perpres No. 152 Tahun 2024 Tentang Kementerian Agama.

Langkah ini mempertegas komitmen pemerintah untuk menghadirkan struktur kelembagaan yang berpihak pada pesantren, yang jumlahnya kini mencapai lebih dari 42 ribu di seluruh Indonesia.

Pelajaran dari Tragedi Ponpes Al Khoziny

Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap bahwa inisiatif pembentukan Ditjen Pondok Pesantren berawal dari tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, yang menewaskan 67 orang.

“Dari peristiwa itu kita menyadari bahwa pemerintah perlu memberikan perhatian lebih kepada pondok-pondok pesantren, termasuk aspek keamanan dan standar bangunan,” kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (22/10/2025), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi momentum reflektif bahwa pesantren bukan hanya lembaga pendidikan keagamaan, tapi juga bagian vital dari ekosistem sosial bangsa.

Simbol Perhatian Negara terhadap Dunia Santri

Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir untuk santri dan pesantren.
Di era kepemimpinan Presiden Prabowo, pesantren kini memiliki ruang lebih besar untuk berkembang sebagai pusat keilmuan, kemandirian ekonomi, dan benteng moral bangsa.

“Ini bukan sekadar restrukturisasi birokrasi, tetapi pengakuan terhadap kontribusi besar pesantren bagi peradaban Indonesia,” kata seorang pengamat pendidikan Islam di Jakarta. (AKH)

Tags: #DitjenPondokPesantren#EkonomiUmat#HariSantri2025#KadoPresidenPrabowo#Kemenag#PendidikanIslam#PesantrenKuatNegaraHebat#PesantrenMaju#SantriBerdayapkbtalk24
Previous Post

Kini Setiap Orang bisa Berangkat Umrah Secara Mandiri, Ini Cara Daftarnya! 

Next Post

Gus Muhaimin Sentil Indomaret & Alfamart: Bukan Larangan, Tapi Soal Keadilan Ekonomi!

Next Post
Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison. FOTO | Dok. Menko PM

Gus Muhaimin Sentil Indomaret & Alfamart: Bukan Larangan, Tapi Soal Keadilan Ekonomi!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Akhirnya PP Muhammadiyah Menerima IUP Izin Tambang yang Ditawarkan Pemerintah

2 tahun ago
Wagud DKI Rano Karno

Rano Karno Bacakan Tiga Ranperda di Rapat Paripurna DPRD Jakarta: Jakarta Siap Jadi Kota Global dan Ramah Kesehatan

12 bulan ago

Popular News

  • Kemnaker Rilis Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Terbaru 2025, Jadi Penentu Kenaikan Upah Minimum 2026 di Tiap Provinsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Priok dan Jakarta Utara: Jangan Biarkan Pelabuhan Terus Tumbuh, Kota Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KH Ma’ruf Amin: Arus Balik PKB, Minimal Harus Kembali Meraih Posisi 3, Maksimal No.1 di Pemilu 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo-Cak Imin Menang Telak di Poling RMOL, Gerindra: Presiden-wapres Ditentukan Ketum PKB – Ketum Gerindra 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com