Jumat, 29 Agustus, 2025
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Feature

Tonggak Sejarah Berdirinya PKB, Saluran Resmi Aspirasi Politik Warga Nahdliyin

Partai yang lahir dari rahim Nadlatul Ulama (PBNU), dari ulama oleh ulama untuk bangsa

by Redaksi
23 Juli 2024
in Feature, Khasanah Aswaja, Opini, Santri Digital
0
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp
  • Setelah didapuk sebagai inisiator deklarator, Gus Dur kemudian mulai menyampaikan gagasan pendirian partai politik oleh dan untuk kaum nahdliyin ini.
  • Gus Dur kemudian mendapat dukungan dari deklarator lainnya, yaitu KH Munasir Ali, KH Ilyas Ruchiyat, KH A. Mustofa Bisri serta KH A. Muchith Muzadi. 

 

PKBTalk24 | Jakarta ~ Di momen istimewa hari lahirnya PKB ke-24, layak untuk kita mengingat sejarah berdirinya PKB. Fakta bahwa PKB adalah saluran aspirasi warga NU, yang secara resmi didirikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), terekam jelas dalam jejak para panggagas dan pendirinya.

Agar kita tidak melupakan fakta sejarah, yuk kita simak para ulama penggagas dan pendiri PKB, tersebut.     

#TimLima | 3 Juni 1998

RelatedPosts

PBNU dan Ujian Integritas di Tengah Kasus Kuota Haji

Politik Silaturahim: Jalan Sunyi PKB Jakarta di Tengah Hiruk-Pikuk Politik Transaksional

Runtuhnya Pilar Sekolah Swasta : Refleksi atas Kebijakan Populis di Jawa Barat

Tim Lima dibentuk oleh PBNU berdasarkan Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, tanggal 3 Juni 1998. Tim Lima diberi tugas untuk memenuhi dan menampung aspirasi warga NU, yang saat itu ingin memiliki wadah saluran aspiriasi politik sendiri.

Untuk mengatasi hambatan organisatoris, dalam melaksanakan kerjanya, Tim Lima itu dibekali Surat Keputusan (SK) oleh PBNU.

Adapun anggota Tim Lima ialah:

  1. KH Ma`ruf Amin (Rais Suriyah/Kordinator Harian PBNU), sebagai ketua – merangkap anggota.
  2. KH M Dawam Anwar (Katib Aam PBNU)
  3. Dr KH Said Aqil Siroj, M.A. (Wakil Katib Aam PBNU),
  4. HM Rozy Munir,S.E., M.Sc. (Ketua PBNU)
  5. Ahmad Bagdja (Sekretaris Jenderal PBNU).

#TimAsistensi | 20 Juni 1998

  • Untuk memperkuat posisi dan kemampuan kerja Tim Lima, seiring semakin derasnya usulan warga NU yang menginginkan adanya partai politik, maka Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU pada tanggal 20 Juni 1998 memberi Surat Tugas kepada Tim Lima.
  • Selain itu, juga dibentuk Tim Asistensi, beranggotakan sembilan orang. Tim Asistensi ini bertugas membantu Tim Lima dalam mengiventarisasi dan merangkum usulan yang ingin membentuk parpol baru, dan membantu warga NU dalam melahirkan parpol baru yang dapat mewadahi aspirasi poitik warga NU.

Adapun anggota Tim Asistensi, tersebut ialah :

  1. Arifin Djunaedi (Wakil Sekjen PBNU), sebagai ketua merangkap anggota.
  2. H Muhyiddin Arubusman,
  3. M. Fachri Thaha Ma`ruf, Lc.,
  4. H Abdul Aziz, M.A.,
  5. H Andi Muarli Sunrawa,
  6. M. Nasihin Hasan,
  7. H Lukman Saifuddin,
  8. Amin Said Husni,
  9. Muhaimin Iskandar.

#RencanaAwalPembentukanPartai | 22 Juni 1998 dan 26-28 Juni 1998

Pada tanggal 22 Juni 1998 Tim Lima dan Tim Asistensi mengadakan rapat untuk mendefinisikan dan mengelaborasikan tugas-tugasnya.

Tanggal 26 – 28 Juni 1998 Tim Lima dan Tim Asistensi mengadakan konsinyering di Villa La Citra Cipanas untuk menyusun rancangan awal pembentukan parpol. Pertemuan ini menghasilkan lima rancangan, yaitu:

  1. Pokok-pokok Pikiran NU Mengenai Reformasi Politik,
  2. Mabda` Siyasi,
  3. Hubungan Partai Politik dengan NU,
  4. AD/ART Partai
  5. Naskah Deklarasi.

#PeranGusDur – KH Abdurrahman Wahid 

Membaca fenomena semakin besarnya arus keingingan dari warga NU untuk memiliki partai sendiri KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur merasa prihatin. Sebab jika tidak Kelola dengan baik, hal ini dikhawatirkan timbul kesan adanya upaya mengaitkan agama dengan partai politik. Tegasnya menjadikan agama sebagai alat politik.

Namun, pada akhir Juni 1998 sikap prihatin Gus Dur mulai mengendur, dan bersedia untuk menjadi inisiator – deklarator kelahiran partai politik berbasis ahlussunnah waljamah.

Setelah didapuk sebagai inisiator deklarator, Gus Dur kemudian mulai menyampaikan gagasan pendirian partai politik oleh dan untuk kaum nahdliyin ini. Gus Dur kemudian mendapat dukungan dari deklarator lainnya, yaitu:

  1. KH Munasir Ali,
  2. KH Ilyas Ruchiyat,
  3. KH A. Mustofa Bisri
  4. KH A. Muchith Muzadi.

#Deklarasiberdirinya_PKB

Proses selanjutnya, penentuan nama partai disahkan melalui hasil musyawarah Tim Asistensi Lajnah, Tim Lajnah, Tim NU, Tim Asistensi NU, Perwakilan Wilayah, para tokoh pesantren, dan tokoh masyarakat.

Usai pembentukan partai, deklarasi pun dilaksanakan di Jakarta pada 29 Rabiul Awal 1419 H atau 23 Juli 1998. Berikut ini bunyi naskah deklarasi PKB yang dibacakan pada 23 Juli 1998 :

“……… bahwa cita-cita proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia adalah terwujudnya suatu bangsa yang merdeka, bersatu, adil dan makmur, serta untuk mewujudkan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

….. Bahwa wujud dari bangsa yang dicita-citakan itu adalah masyarakat beradab dan sejahtera yang mengejawantahkan nilai-nilai kejujuran, kebenaran, kesungguhan dan keterbukaan yang bersumber dari hati nurani, bisa dipercaya, setia dan tepat janji serta mampu memecahkan masalah sosial yang bertumpu pada kekuatan sendiri, bersikap dan bertindak adil dalam segala situasi, tolong menolong dalam kebajikan, serta konsisten menjalankan garis/ketentuan yang telah disepakati bersama.

….. Maka dengan memohon rahmat, taufiq, hidayah dan inayah Allah SWT serta didorong oleh semangat keagamaan, kebangsaan dan demokrasi, kami warga Jam’iyah Nahdlatul Ulama dengan ini menyatakan berdirinya partai politik yang bersifat kejuangan, kebangsaan, terbuka dan demokratis yang diberi nama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

 

#PKB Wadah Aspirasi Politik Warga NU

 Melalui penelusuran tonggak sejarah beridirinya PKB ini, maka menjadi mafhum bahwa PKB adalah partai berhaluan ahlussunah waljamaah, yang dirikan oleh PBNU melalui musyawarah dan proses dialog yang panjang dari paraa ulama-ulama panutan warga nahdliyin.

Sepeninggal Gus Dur sebagai deklarator – representasi perjuangan politik warga NU pada masa awal berdirinya,  hingga mengantarkannya menjadi Presiden RI ke4  – PKB saat ini dipimpin dan dinakkodai oleh Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin. 

Salah seorang kader ulama, yang berperan langsung dalam proses pendirian PKB sebagai anggota Tim Asistensi, yang beranggotan 9 tokoh NU, dalam membantu Tim 5 menginventarisir keinginan warga NU untuk memiliki partai politik sendiri, hingga akhirnya berdirilah PKB para 23 Juli 1998.

Sumber : Sejarah Pendirian PKB – https://pkb.id/page/sejarah-pendirian/

Tags: #gusami #gusdur pkbgusdurharlahpkb24PBNU pendiri PKBpendiri PKBSurat Tugas kepada Tim Lima.Tanfidliyah PBNUwarga NU

RelatedPosts

Arab Saudi Mulai Batasi Akses ke Makkah untuk Persiapan Musim Haji 2025

PBNU dan Ujian Integritas di Tengah Kasus Kuota Haji

by Redaksi
11 Agustus 2025
1

Penting bagi PBNU—melalui Ketua Umum dan Rais Aam—untuk menunjukkan keteladanan moral. Jika ada pengurus yang disebut-sebut dalam kasus ini, langkah...

H. Tri Waluyo SH., Anggota FPKB DPRD DKI Jakarta

Politik Silaturahim: Jalan Sunyi PKB Jakarta di Tengah Hiruk-Pikuk Politik Transaksional

by Redaksi
28 Juli 2025
0

  Politik silaturahim sejatinya adalah politik kehadiran. Ia menjunjung tinggi tradisi sosial masyarakat Indonesia yang kian terkikis oleh budaya digital...

Pemerintah kembali hidupkan jurusan di SMA

Runtuhnya Pilar Sekolah Swasta : Refleksi atas Kebijakan Populis di Jawa Barat

by Redaksi
16 Juli 2025
0

KDM—mengambil langkah kontroversial: menaikkan jumlah siswa per rombongan belajar (rombel) di SMA/SMK negeri dari 36 menjadi 50 orang per kelas....

Next Post
Hoax, Sampah Informasi yang Merusak Sendi Kehidupan

Hoax, Sampah Informasi yang Merusak Sendi Kehidupan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Hasbiallah Ilyas Sebut Jakarta Makin Semrawut jadi Alasan PKB Jakarta Calonkan Anies Maju Pilkada

Hasbiallah Ilyas Sebut Jakarta Makin Semrawut jadi Alasan PKB Jakarta Calonkan Anies Maju Pilkada

1 tahun ago
KH.Manarul Hidayat : PKB adalah Wakaf Politiknya Gus Dur, Harus Dijaga dan Besarkan!

KH.Manarul Hidayat : PKB adalah Wakaf Politiknya Gus Dur, Harus Dijaga dan Besarkan!

3 tahun ago

Popular News

  • OTT KPK Wamenaker Noel

    Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BP Haji Berpeluang Jadi Menteri Haji dan Umrah, Menunggu Restu Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil H. Sutikno, Caleg Incumbent dari PKB Raih Suara Terbanyak di Dapil 7 Jakarta Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo
Berita Eksekutif

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

25 Agustus 2025
Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027
Daerah

Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027

25 Agustus 2025
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki
Daerah

PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

25 Agustus 2025
Info Haji 2024: Indonesia dapat 241.000 Kuota, 554 Kloter Jemaah Haji Reguler, Siap Berangkat Mulai 12 Mei 2024
Ekbis

Panja RUU Haji Setuju Petugas Embarkasi Bisa Nonmuslim, Tapi Wajib Muslim di Arab Saudi

23 Agustus 2025
OTT KPK Wamenaker Noel
Berita Eksekutif

Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

22 Agustus 2025

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In