Jumat, 29 Agustus, 2025
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Humaniora Eco-Living

Cuaca Jakarta Panas Membara, Bukan Sebab “Neraka Bocor” – Ini Penjelasan BMKG

Cuaca panas bisa memicu kekeringan dan rawan kebakaran. Juga berdampak bagi tubuh, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

by Redaksi
16 Mei 2024
in Eco-Living, Humaniora
0
Cuaca Jakarta Panas Membara, Bukan Sebab “Neraka Bocor” – Ini Penjelasan BMKG

Cuaca di Jakarta dan wilayah sekitarnya terasa lebih panas dalam beberapa hari ini. Apa penyebabnya? FOTO | Dok. Tribunnews.com

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode tanggal 10 – 15 Mei 2024 di wilayah Jakarta berkisar antara 34,5 – 36,6 °C pada siang hari, dimana suhu maksimum tertinggi selama periode tersebut mencapai hingga 36,6 °C,” kata Ida dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/5/2024).

 

PKBTalk24 | Jakarta ~ Neraka “bocor”! Begitu ungkapan sebagian warga Jakarta. Memang, cuaca di Jakarta dan wilayah sekitarnya terasa membara, membakar kulit dalam dalam beberapa hari ini. Sebenarnya apa yang terjadi? Bahayakah bagi tubuh manusia? Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memberikan penjelasan.

Adalah Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, yang memberi respin dan penjelasan atas cuaca terik menyengat yang terjadi beberapa hari kemarin. Berdasarkan pemantauan Kantor Stasiun Meteorologi Kemayoran, Jakarta Pusat, cuaca tertinggi terjadi pada Sabtu (11/5) lalu.

“Berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode tanggal 10 – 15 Mei 2024 di wilayah Jakarta berkisar antara 34,5 – 36,6 °C pada siang hari, dimana suhu maksimum tertinggi selama periode tersebut mencapai hingga 36,6 °C,” kata Ida dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/5/2024).

RelatedPosts

Apa Khabar Obat Herbal Asli Indonesia, Peluang Besar yang Butuh Keseriusan Pemerintah

PKB Dukung Audit Royalti Musik: Iman Sukri Tegaskan Transparansi Harus Jadi Prioritas

FPKB DKI Ingatkan Pramono: Kaji secara Matang Sebelum Putuskan Ragunan Buka 24 Jam

Ternyata Ini biang keladinya

Secara umum, dia mengatakan fenomena suhu panas terik di Jakarta dipicu beberapa kondisi dinamika atmosfer. Dia mengatakan faktor pertama ialah minimnya pertumbuhan awan. Menurutnya, kondisi cuaca panas karena minimnya pertumbuhan awan terjadi di lokasi lain alias tak hanya di Jakarta.

“Saat ini kondisi cuaca di wilayah Indonesia bagian selatan terutama di Jawa hingga Nusa Tenggara (termasuk Jabodetabek) didominasi oleh kondisi cuaca yang cerah dan sangat minimnya tingkat pertumbuhan awan terutama pada siang hari. Kondisi ini tentunya menyebabkan penyinaran matahari pada siang hari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan oleh awan di atmosfer, sehingga suhu pada siang hari di luar ruangan terasa sangat terik,” jelas Ida.

Jakarta Memasuki Kemarau

Faktor lain yang menyebabkan cuaca panas di wilayah Jakarta dan sekitarnya ialah musim kemarau. BMKG memonitor bahwa wilayah Jabodetabek telah masuk musim kemarau.

“Selain itu, berdasarkan prediksi awal musim kemarau BMKG, wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya telah memasuki awal musim kemarau pada awal Mei 2024. Hal ini ditandai dengan penurunan curah hujan selama beberapa hari terakhir, meskipun hujan masih terjadi sesekali,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pada musim kemarau sering kali terjadi pola cuaca yang kering dan panas. Kondisi ini, lanjutnya, bisa disebabkan oleh perubahan alami dalam sirkulasi udara atmosfer.

“Indonesia berada di daerah tropis dengan pola musim yang dipengaruhi oleh angin monsun. Selama musim kemarau, angin monsun timuran (musim kemarau) membawa udara kering dari daratan Australia ke wilayah Indonesia, menyebabkan penurunan curah hujan,” kata dia.

Apa yang harus dilakukan?

Cuaca panas dan terik tentu bisa menimbulkan risiko kekeringan dan kebarakan lebih besar di wilayah tersebut. Hal ini dikhawatirkan oleh BMKG, karena itu sudah sewajarnya jika masyarakat lebih waspada.

“Gunakan air dengan bijaksana dan hemat akibat rendahnya curah hujan yang mengisi sumber-sumber air. Hindari membuka lahan dengan membakar, terutama pada daerah hutan yang bertanah gambut akibat mudah terbakar dan sulit dimatikan,” kata Ida.

Bagi masyarakat yang ingin keluar rumah dianjurkan untuk menjaga stamina dan kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, jangan lupa membasa sediaan air minum untuk menghindari dehidrasi.

Saat beraktivitas di luar ruangan, usahakan memakai perlindungan dari sinar matahari, dan menghindari aktivitas luar ruangan pada jam-jam terpanas. terutama bagi warga yang beraktifitas di luar ruangan pada siang hari, supaya tidak terjadi dehidrasi, kelelahan dan dampak buruk lainnya.

Selanjutnya warga dihimbau untuk hemat dan bijak dalam penggunaan air bersih. “Siapkan rencana darurat untuk menghadapi kemungkinan krisis air selama musim kemarau, termasuk penyediaan cadangan air minum dan peralatan penyaringan air,” sambungnya. (***)

RelatedPosts

Obat herbal asli Indonesia

Apa Khabar Obat Herbal Asli Indonesia, Peluang Besar yang Butuh Keseriusan Pemerintah

by Redaksi
21 Agustus 2025
0

Indonesia punya potensi pasar domestik yang luas, khususnya untuk 10 penyakit prioritas nasional seperti hipertensi, diabetes, kanker, stroke, nyeri sendi,...

PKB Dukung Audit Royalti Musik: Iman Sukri Tegaskan Transparansi Harus Jadi Prioritas

PKB Dukung Audit Royalti Musik: Iman Sukri Tegaskan Transparansi Harus Jadi Prioritas

by Redaksi
21 Agustus 2025
0

“Saya mendukung langkah pemerintah untuk mengaudit LMKN dan LMK. Pembayaran royalti kepada pemilik dan pencipta karya musik harus dilakukan secara...

FPKB DKI Ingatkan Pramono: Kaji secara Matang Sebelum Putuskan Ragunan Buka 24 Jam

FPKB DKI Ingatkan Pramono: Kaji secara Matang Sebelum Putuskan Ragunan Buka 24 Jam

by Redaksi
21 Agustus 2025
0

“Jangan terburu-buru. Yang utama harus diperhatikan adalah ekosistem satwa dan lingkungan Ragunan. Tidak semua binatang cocok ditampilkan di malam hari,...

Next Post
Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Halal Usaha Menengah dan Besar Berlaku Per 17 Oktober 2024

Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Halal Usaha Menengah dan Besar Berlaku Per 17 Oktober 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Anies Usai Daftar Capres ke KPU: Maaf Kami Mengecewakan Mereka yang Psimistis!

Anies Baswedan: Praktik Ordal dalam Bernegara harus Dihentikan

2 tahun ago
Anggota Pansus Haji Bantah Pernyataan Gus Yahya: Pelaksanaan Haji 2024 Carut Marut

Anggota Pansus Haji Bantah Pernyataan Gus Yahya: Pelaksanaan Haji 2024 Carut Marut

1 tahun ago

Popular News

  • OTT KPK Wamenaker Noel

    Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BP Haji Berpeluang Jadi Menteri Haji dan Umrah, Menunggu Restu Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil H. Sutikno, Caleg Incumbent dari PKB Raih Suara Terbanyak di Dapil 7 Jakarta Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo
Berita Eksekutif

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

25 Agustus 2025
Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027
Daerah

Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027

25 Agustus 2025
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki
Daerah

PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

25 Agustus 2025
Info Haji 2024: Indonesia dapat 241.000 Kuota, 554 Kloter Jemaah Haji Reguler, Siap Berangkat Mulai 12 Mei 2024
Ekbis

Panja RUU Haji Setuju Petugas Embarkasi Bisa Nonmuslim, Tapi Wajib Muslim di Arab Saudi

23 Agustus 2025
OTT KPK Wamenaker Noel
Berita Eksekutif

Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

22 Agustus 2025

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In