• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Figure

Syaikhona Kholil Bangkalan: Guru Para Pahlawan, Cahaya dari Madura yang Kini Jadi Pahlawan Nasional

Redaksi by Redaksi
11 November 2025
in Figure, UlamaTalks
0
syaikhona Kholil Bangkalan

Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan akhirnya resmi diakui negara sebagai Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025). FOTO | Dok. istimewa

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Ulama karismatik Madura ini dikenal sebagai guru para pendiri NU dan penanam semangat nasionalisme di abad ke-19.

PKBTalk24 | Jakarta — Setelah lebih dari seabad wafatnya, Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan akhirnya resmi diakui negara sebagai Pahlawan Nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan gelar kehormatan itu di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional.

Bagi masyarakat pesantren, nama Syaikhona Kholil bukan sekadar tokoh ulama. Ia adalah guru para guru, sumber cahaya bagi kebangkitan Islam Nusantara, sekaligus penanam benih nasionalisme di masa kelam penjajahan.

Cahaya dari Kramat Bangkalan

Lahir pada 25 Mei 1835 di Kramat, Bangkalan, Madura, Syaikhona Muhammad Kholil tumbuh di lingkungan ulama dan pejuang ilmu.

Sejak muda, ia menempuh pendidikan dari pesantren ke pesantren di Pulau Jawa dan Madura sebelum menimba ilmu di Makkah al-Mukarramah selama bertahun-tahun.

Di Tanah Suci, Syaikhona Kholil berguru kepada para ulama besar dunia Islam, di antaranya Syekh Nawawi al-Bantani, Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, dan Syekh Utsman ad-Dimyathi. Dari merekalah, ia menyerap bukan hanya ilmu agama, tapi juga semangat pembaruan dan kebebasan dari belenggu kolonialisme.

Sekembalinya ke tanah air, ia mendirikan Pesantren Kademangan Bangkalan — yang kelak menjadi pusat ilmu dan pergerakan santri di Nusantara. Dari pesantren inilah muncul generasi ulama dan nasionalis yang kemudian mengguncang sejarah.

Guru Para Pahlawan

“Syaikhona Kholil menjadi titik sentral penempaan dan pembibitan para calon pejuang dan pahlawan. Fakta sejarah membuktikan hal itu,” kata Dr. Muhaimin, Ketua Tim Kajian Akademik dan Biografi Syaikhona Kholil, dalam sebuah diskusi di Surabaya (2021).

Pernyataan itu bukan hiperbola. Dari rahim pesantren Kademangan lahirlah para tokoh pendiri bangsa:
KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah, dan KH Bisri Syansuri — tiga santri Syaikhona Kholil yang kemudian mendirikan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di dunia.

Dengan tangan dinginnya, Syaikhona Kholil menanamkan kesadaran politik dan spiritual di kalangan santri. Ia mendorong murid-muridnya untuk tidak hanya berilmu, tapi juga berjuang membela tanah air dan kemanusiaan. Konsep nasionalisme yang ia ajarkan bukan dalam bentuk pidato di podium, melainkan dalam praktik pendidikan, dakwah, dan penguatan masyarakat di akar rumput.

Jejak Nasionalisme dan Keilmuan

Bagi para sejarawan, Syaikhona Kholil adalah jembatan antara Islam dan kebangsaan. Ia berhasil mengharmonikan nilai-nilai keagamaan dengan semangat perjuangan nasional. Di masanya, ia memandang ilmu sebagai senjata melawan kebodohan dan penjajahan.

Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi mengatakan, partainya menjadi bagian dari perjuangan mengajukan Syaikhona Kholil sebagai Pahlawan Nasional.

Menurutnya, gelar pahlawan yang dianugerahkan kepada Syaikhona Kholil tidak hanya membuat bangga warga Bangkalan, Madura. “Tapi juga bagi seluruh warga Nahdliyin dan masyarakat pesantren,” katanya, Selasa, 11 November 2025.

Fauzan mengungkapkan, sejak awal PKB konsisten memperjuangkan tokoh ulama pejuang untuk mendapatkan gelar pahlawan. Bahkan, usulan tersebut telah disuarakan sejak tahun 2021 dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar turun langsung memperjuangkan itu.

“Sejak 2021, PKB telah memperjuangkan hal ini secara resmi. Kami mengirimkan dokumen, melakukan audiensi, dan terus mendorong pemerintah agar mengakui jasa ulama pejuang ini. Alhamdulillah, hari ini perjuangan itu berbuah manis,” ujar Fauzan.

Warisan Abadi dari Madura

Kini, setelah 190 tahun kelahirannya, nama Syaikhona Kholil tercatat sejajar dengan pahlawan besar lainnya.
Ia diakui negara atas jasa-jasanya di bidang pendidikan Islam, pemberdayaan sosial, dan pembentukan kesadaran politik umat.

Julukan “Syaikhona” — yang berarti guru besar para guru — menjadi bukti betapa tingginya penghormatan masyarakat Madura dan dunia pesantren terhadap beliau.

Usianya yang panjang, mencapai lebih dari 105 tahun, dihabiskan untuk membimbing umat dan menyalakan api keilmuan. Ia wafat pada 1925, dimakamkan di Bangkalan, namun pemikirannya tak pernah padam.

Pahlawan yang Melahirkan Pahlawan

Dalam upacara di Istana Negara, nama Syaikhona Kholil disebut berdampingan dengan Gus Dur, Soeharto, Marsinah, dan para tokoh besar lainnya.

Namun bagi jutaan santri, gelar itu hanyalah pengakuan formal atas sesuatu yang sejak lama hidup di hati mereka. Bahwa Syaikhona Kholil Bangkalan adalah pahlawan sejati — guru bangsa yang melahirkan pahlawan-pahlawan lainnya. (AKH)

Tags: #BangkalanMadura#GuruBangsa#GurunyaParaPahlawan#HariPahlawan2025#IslamNusantara#NahdlatulUlama#PahlawanNasional#PesantrenKademangan#PrabowoSubianto#SyaikhonaKholil
Previous Post

Gus Dur Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional: Guru Bangsa dan Pejuang Kemanusiaan

Next Post

Calon Jemaah Wajib Tahu! Ini Tahapan dan Jadwal Pelunasan Haji 2026, Catat Tanggalnya Sekarang!

Next Post
haji furoda

Calon Jemaah Wajib Tahu! Ini Tahapan dan Jadwal Pelunasan Haji 2026, Catat Tanggalnya Sekarang!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

PKB Beri 65 Rekomendasi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2024, Tapi Belum Termasuk Calon Gubernur 

2 tahun ago
Obat herbal asli Indonesia

Apa Khabar Obat Herbal Asli Indonesia, Peluang Besar yang Butuh Keseriusan Pemerintah

9 bulan ago

Popular News

  • Tanggul Laut Raksasa

    Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Priok dan Jakarta Utara: Jangan Biarkan Pelabuhan Terus Tumbuh, Kota Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemnaker Rilis Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Terbaru 2025, Jadi Penentu Kenaikan Upah Minimum 2026 di Tiap Provinsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo-Cak Imin Menang Telak di Poling RMOL, Gerindra: Presiden-wapres Ditentukan Ketum PKB – Ketum Gerindra 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiang Monorel Mangkrak Mulai Dibongkar, Pramono Pastikan Tak Ganggu Lalu Lintas Rasuna Said

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com