Jumat, 29 Agustus, 2025
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Humaniora Healthy Living

Marak Kekerasan Terhadap Anak di Ruang Terbuka, FPKB DPRD DKJ Minta Pemprov Maksimalkan RPTRA Jadi Pos Aduan Masyarakat

by Redaksi
4 Februari 2025
in Healthy Living, Humaniora
0
Marak Kekerasan Terhadap Anak di Ruang Terbuka, FPKB DPRD DKJ Minta Pemprov Maksimalkan RPTRA Jadi Pos Aduan Masyarakat

RPTRA Harapan Mulia Jakarta, tempat bermain anak dan keluarga - FOTO | Dok. infokemayoran.com

0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Kita minta kepada Pemprov DKJ agar menjadikan RPTRA di Jakarta ini sebagai tempat yang menghadirkan keamanan dan keselamatan bagi perempuan dan anak. Lebih-lebih Jakarta kini tengah bertranformasi menuju kota global,”ujar Uwais El Qoroni, saat dihubungi oleh PKBTalk24, di Jakarta Selasa (4/2/2024).

 

PKBTalk24  | Jakarta ~  Anggota Komisi E dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Uwais El Qoroni meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKJ untuk menjadikan 324 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai pusat aduan masyarakat terhadap tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal itu, ia sampaikan sebagai respon terhadap masih banyaknya angka kejadian tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Jakarta, yang ironisnya banyak terjadi di ruang terbuka, seperti taman kota, dan termasuk RPTRA, yang seharusnya menjadi tempat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kita minta kepada Pemprov DKJ agar menjadikan RPTRA di Jakarta ini sebagai tempat yang menghadirkan keamanan dan keselamatan bagi Perempuan dan anak. Lebih-lebih Jakarta kini Tengah bertranformasi menuju kota global,”ujar Uwais El Qoroni, saat dihubungi oleh PKBTalk24 di Jakarta, Selasa (4/2/2024).

RelatedPosts

Apa Khabar Obat Herbal Asli Indonesia, Peluang Besar yang Butuh Keseriusan Pemerintah

PKB Dukung Audit Royalti Musik: Iman Sukri Tegaskan Transparansi Harus Jadi Prioritas

FPKB DKI Ingatkan Pramono: Kaji secara Matang Sebelum Putuskan Ragunan Buka 24 Jam

Lebih lanjut Uwais El Qoroni, juga menyoroti rencana Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih di Pilkada 2024, Pramono Anung dan Rano Karno (Bang Doel) yang akan membuka taman-taman di Jakarta selama 24 jam, di 100 hari pemerintahannya. Dia pun mengingatkan agar sebelum pemberlakukan aturan pembukaan taman selama 24 jam, agar ekosistem dan pendukung dipersiapkan terlebih dahulu, untuk mencegah adanya tindak kekerasan terjadi.

“Penting untuk menyiapkan penerangan di semua taman dan RPTRA di Jakarta, juga memasang CCTV, serta menempatkan pos pengamanan yang mudah dijangkau oleh masyarakat,”ujar Uwais.

anggota Komisi E FPKB DPRD Jakarta, Uwais El Qoroni. FOTO | Dok. PKBTalk24

Lebih dari itu, ujar Uwais, FPKB DPRD DKJ ke depan akan mendorong agar 324 RPTRA yang ada di Jakarta juga menyediakan fasilitas atau pos aduan terhadap kekekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sebagai gambaran di Jakarta Utara ada 77 RPTRA, Jakarta Pusat ada 50 RPTRA, Jakarta Timur ada 68 RPTRA, Jakarta Selatan ada 62 RPTRA, Jakarta Barat ada 58 RPTRA, dan Kepulauan Seribu ada 9 RPTRA.

“Dengan begitu, konsep utama dari RPTRA yang dikembangkan, yakni sebagai ruang publik yang ramah anak dan sekaligus sebagai ruang terbuka hijau dan sebagai tempat rekreasi warga bisa terwujud,”ujarnya.

Data kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jakarta

Sebagai informasi, berdasarkan data Suku Dinas (Sudin) Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP)  Daerah Khusus Jakarta, total jumlah kasus kekerasan perempuan, dan anak yang ditangani sepanjang 2024 sebanyak 2.041 kasus.

Rinciannya, kasus kekerasan perempuan sebanyak 892 kasus (44 persen), anak perempuan 797 kasus (39 persen), dan anak laki-laki 352 kasus (17 persen).

Dari 2.041 kasus tersebut ditemukan di wilayah Jakarta Pusat sebanyak 228 kasus, Jakarta Utara 362 kasus, Jakarta Barat 462 kasus, Jakarta Selatan 440 kasus, Jakarta Timur 536 kasus, dan Kepulauan Seribu 13 kasus.

“Paling banyak kasus tersebut jenis nya kekerasan seksual, disusul kekerasan psikis, kekerasan fisik, dan penelantaran,” ujar Leny Yuningsih, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sudin PPAPP, seperti dikutip dari laman pusat.jakarta.go.id ( 8/1/2025).

Kasus kekerasan terhadap Perempuan dan anak di RPTRA Jakarta Pusat

Ironis, karena banyak kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jakarta justeru terjadi di ruang publik, seperti di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

Sebagai contoh, di Jakarta Pusat, ujar Leny Yunengsih, pihaknya telah mencatat sebanyak 228 kasus kekerasan pada perempuan dan anak terjadi selama tahun 2024.

“Untuk kasus Jakarta Pusat di tahun 2024 dari Januari sampai Desember itu ada sebanyak 228 kasus yang ditangani Sudin PPAPP Jakarta Pusat,” ucap Leny, Rabu (8/1).

Dijelaskannya, sebanyak 228 kasus itu terdiri dari kasus kekerasan perempuan sebanyak 101 kasus (44 persen), anak perempuan 91 kasus (40 persen), dan anak laki-laki 36 (16 persen). Sebanyak 33 kasus terjadi di RPTRA Hatapan Mulia, dan 39 kasus di RPTRA Kebon Melati.

Selain itu, di RPTRA Madusela sebanyak 20 kasus, RPTRA Pulo Gundul sebanyak 45 kasus, RPTRA Planet Senen sebanyak 39 kasus, dan tempat lainnya di tingkat provinsi sebanyak 52 kasus.

“Kalau berdasarkan data, dilihat dari lapor atau tidak lapornya itu sebanyak 79 kasus (35 persen) lapor ke polisi, sedangkan149 kasus (65 persen) lainnya tidak lapor ke polisi,”pungkas Leny. (***)

Tags: 100 hari pemerintahan324 RPTRA yang ada di JakartaCCTVFPKB DPRD DKJkekerasan terhadap perempuankota global.PPAPPPramono Anung dan Rano KarnoRPTRARuang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA)Uwais El Qoroni

RelatedPosts

Obat herbal asli Indonesia

Apa Khabar Obat Herbal Asli Indonesia, Peluang Besar yang Butuh Keseriusan Pemerintah

by Redaksi
21 Agustus 2025
0

Indonesia punya potensi pasar domestik yang luas, khususnya untuk 10 penyakit prioritas nasional seperti hipertensi, diabetes, kanker, stroke, nyeri sendi,...

PKB Dukung Audit Royalti Musik: Iman Sukri Tegaskan Transparansi Harus Jadi Prioritas

PKB Dukung Audit Royalti Musik: Iman Sukri Tegaskan Transparansi Harus Jadi Prioritas

by Redaksi
21 Agustus 2025
0

“Saya mendukung langkah pemerintah untuk mengaudit LMKN dan LMK. Pembayaran royalti kepada pemilik dan pencipta karya musik harus dilakukan secara...

FPKB DKI Ingatkan Pramono: Kaji secara Matang Sebelum Putuskan Ragunan Buka 24 Jam

FPKB DKI Ingatkan Pramono: Kaji secara Matang Sebelum Putuskan Ragunan Buka 24 Jam

by Redaksi
21 Agustus 2025
0

“Jangan terburu-buru. Yang utama harus diperhatikan adalah ekosistem satwa dan lingkungan Ragunan. Tidak semua binatang cocok ditampilkan di malam hari,...

Next Post
M. Fuadi Luthfi, Ketua FPKB DPRD Jakarta: Kita Pastikan Efesiensi Anggaran Pemprov DKJ Tidak Sentuh Pos Bansos dan Hibah Ormas Keagamaan

M. Fuadi Luthfi, Ketua FPKB DPRD Jakarta: Kita Pastikan Efesiensi Anggaran Pemprov DKJ Tidak Sentuh Pos Bansos dan Hibah Ormas Keagamaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Terima Mandat Nelayan Muara Angke, Cak Imin: Harus Ada Langkah Agresif untuk Jadikan Laut Sumber Kemakmuran

Terima Mandat Nelayan Muara Angke, Cak Imin: Harus Ada Langkah Agresif untuk Jadikan Laut Sumber Kemakmuran

2 tahun ago

Jelang Muktamar, DPCP PKB Tunisia Bulat Dukung Gus Muhaimin Jadi Ketum PKB Lagi

1 tahun ago

Popular News

  • OTT KPK Wamenaker Noel

    Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BP Haji Berpeluang Jadi Menteri Haji dan Umrah, Menunggu Restu Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil H. Sutikno, Caleg Incumbent dari PKB Raih Suara Terbanyak di Dapil 7 Jakarta Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo
Berita Eksekutif

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

25 Agustus 2025
Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027
Daerah

Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027

25 Agustus 2025
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki
Daerah

PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

25 Agustus 2025
Info Haji 2024: Indonesia dapat 241.000 Kuota, 554 Kloter Jemaah Haji Reguler, Siap Berangkat Mulai 12 Mei 2024
Ekbis

Panja RUU Haji Setuju Petugas Embarkasi Bisa Nonmuslim, Tapi Wajib Muslim di Arab Saudi

23 Agustus 2025
OTT KPK Wamenaker Noel
Berita Eksekutif

Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

22 Agustus 2025

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In