• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara Berita PKB

Gus Muhaimin: Saatnya Melakukan Pertobatan Ekologis untuk Atasi Problem Lingkungan

Redaksi by Redaksi
24 Januari 2024
in Berita PKB, Eco-Living, Humaniora, Nusantara
0
Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, terlibat debat sengit dengan Paslon nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka, Minggu (21/1/2024). FOTO | Dok. PKBTalk24

Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, terlibat debat sengit dengan Paslon nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka, Minggu (21/1/2024). FOTO | Dok. PKBTalk24

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Telah nyata kerusakan di darat dan di laut karena ulah tangan manusia”  bahkan Paus Fransiskus juga mengingatkan kepada kita semua posisi yang agak rawan masa depan kita, kita harus melakukan tobat ekologis,” kata Gus Muhaimin. 

PKBTalk24 | Jakarta ~  Tobat ekologis mendadak menjadi kosa kata populer di jagat maya. Adalah calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin yang awal mula melontarkan istilah tersebut dalam kesempatan debat cawapres pada Minggu, 21 Januari 2024.

Tobat ekologis disampaikan oleh Gus Muhaimin dalam pidato penutupannya dengan mengutip surat Ar-Rum ayat 41 sebagai latar belakang sembari  menyebutkan istilah tobat ekologis sebagai jalan keluar dari problem lingkungan sebagaimana pernah diperkenalkan oleh Paus Fransiskus.

“Telah nyata kerusakan di darat dan di laut karena ulah tangan manusia”  bahkan Paus Fransiskus juga mengingatkan kepada kita semua posisi yang agak rawan masa depan kita, kita harus melakukan tobat ekologis,” kata Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin kemudian menjelaskan tobat ekologis itu dimulai dari etika, etika terhadap lingkungan, sehingga manusia tidak melangkahi aturan, dan cenderung ugal-ugalan.

“Tobat itu dimulai dari etika, sekali lagi etika, etika lingkungan dan etika pembangunan. Jangan ugal-ugalan, jangan ngangkangi aturan, jangan sembrono, ojo sakarepe dewe,” ujarnya.

Lalu, apa apakah tobat ekologis itu?

Tobat ekologis atau pertobatan ekologis adalah sesuatu yang tak asing bagi umat Katolik. Istilah pertobatan ekologis tersebut termuat dalam ensiklik Paus Fransiskus berjudul, ‘Laudato Si’ yang terbit pada 24 Mei 2015.

“Ensiklik Laudato Si adalah satu surat pastoral Paus Fransiskus yang fokus pada isu-isu lingkungan hidup di mana di dalamnya terdapat prinsip-prinsip teologis tentang tanggung jawab ekologi, juga upaya-upaya pastoral yang harus dilakukan untuk atasi krisis-krisis ekologi,” kata Sekretaris Eksekutip Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran-Perantau Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Marthen Jenarut, sebagaimana disampaikan dan dikutip dari laman berita CNNIndonesia.com, Senin (22/1).

Dalam ensiklik ‘Laudato Si’ tersebut juga disampaikan bahwa krisis ekologi berpotensi menyebabkan krisis kemanusiaan lainnya, termasuk ketidakadilan. Lebih dari itu, juga disebutkan bahwa penyebab utama krisis ekologi adalah egosentrisme manusia.

‘Laudato Si’ juga bisa diartikan sebagai transformasi hati dan pikiran menuju cinta yang lebih besar terhadap Tuhan, sesama, dan ciptaan.

Itulah yang melatarbelakangi munculnya gerakan dan istilah tobat ekologis, sebagai sebuah ajakan untuk melakukan instropeksi dan lebih memperhatikan masalah lingkungan atau ekologis.

Menurut laman Gereja Katolik St. Timothy, Arizona, Paus Fransiskus menuliskan di awal dokumen bahwa target audiensnya bukan hanya umat Katolik atau Kristen, tetapi semua orang.

Terdapat tujuh tujuan dari Laudato Si, yaitu:

1. Tanggapan terhadap tangis Bumi
2. Menjawab tangis orang miskin
3. Ekonomi ekologi
4. Penerapan gaya hidup sederhana
5. Pendidikan ekologi
6. Spiritualitas ekologi
7. Keterlibatan masyarakat dan tindakan partisipatif

Gerakan-gerakan di atas, dapat dianggap sebagai pertobatan ekologis setelah manusia sudah lama melakukan dosa ke Bumi. Laudato Si atau Tobat Ekologis dimulai untuk membuat Bumi menjadi tempat tinggal yang lebih baik. (***)

Previous Post

Adu Strategi Tiga Cawapres Bangun Desa, Cak Imin Anggarkan 5 Miliar Dana Desa Per Tahun

Next Post

Terjun ke Politik Praktis, Langkah PBNU Tepat, Tapi Tersesat Jalan

Next Post
KH Imam Jazuli, Pengasuh Ponpes Bima 2 Cirebon

Terjun ke Politik Praktis, Langkah PBNU Tepat, Tapi Tersesat Jalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gus Muhaimin membuka acara Sekolah Pemimpin Perubahan (SPP) di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/8/2024)

PBNU Sebut PKB Seperti Mobil Rusak, Gus Muhaimin Sebut Gus Yahya Melanggar Khittah NU

2 tahun ago

Debat Cawapres, Ini Visi dan Misi 3 Cawapres di Debat Pertama. Awas Dislepet Cak Imin!

2 tahun ago

Popular News

  • Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta

    DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras Bongkar Wajah Drainase Jakarta: 16 RT Terendam, Jalan Utama Lumpuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek IPA Buaran III, Siap Layani Suplai Air Bersih untuk 300 Ribu Pelanggan Baru di Jakarta Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

29 April 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026
Hengky Wijaya
PKBTalk24

Bahas RPIP DKI 2026–2046, PKB Tekankan Industri Halal, Ekonomi Hijau, dan Keadilan UMKM Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com