Jumat, 29 Agustus, 2025
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Feature

Jakarta Butuh Perda Sungai: Saatnya Kelola Sungai dari Sumber Masalah ke Sumber Peradaban

by Redaksi
20 Juni 2025
in Feature, Nusantara, Opini
0
Jakarta Butuh Perda Sungai: Saatnya Kelola Sungai dari Sumber Masalah ke Sumber Peradaban

Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan. FOTO/ILUSTRASI | Dok. www.klook.com/id/destination

0
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Tri WaluyoJakarta dilintasi oleh 13 Daerah Aliran Sungai (DAS), mulai dari Ciliwung, Pesanggrahan, hingga Sunter dan Angke. Sayangnya, hingga kini belum satu pun sungai ini dikelola dengan pendekatan ekosistem secara terpadu. Padahal, dunia sudah memberi banyak contoh bahwa sungai bukanlah sumber masalah, melainkan sumber peradaban.

Oleh: H. Tri Waluyo, S.H | Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Pemerhati Tata Kota dan Lingkungan, Tinggal di Pesisir Pantai Jakarta Utara

PKBTalk24 | Jakarta ~ Setiap musim hujan, Jakarta kembali dihadapkan pada wajah klasiknya: banjir, kemacetan, dan krisis air bersih. Meski berulang tiap tahun, solusi yang ditawarkan seringkali teknis dan jangka pendek—tanggul ditinggikan, sungai dikeruk, drainase diperlebar. Namun, kita luput memandang sungai sebagai bagian strategis dari pembangunan kota, bukan sekadar saluran air.

Jakarta dilintasi oleh 13 Daerah Aliran Sungai (DAS), mulai dari Ciliwung, Pesanggrahan, hingga Sunter dan Angke. Sayangnya, hingga kini belum satu pun sungai ini dikelola dengan pendekatan ekosistem secara terpadu. Padahal, dunia sudah memberi banyak contoh bahwa sungai bukanlah sumber masalah, melainkan sumber peradaban.

Dari Sungai Cheonggyecheon hingga Sungai Nil

Ambil contoh Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan. Pada awal 2000-an, sungai ini hanyalah saluran air kotor yang tertutup jalan layang dan kumuh. Namun pemerintah kota di bawah kepemimpinan Walikota Lee Myung-bak kala itu mengambil langkah radikal: membongkar jalan layang, membebaskan sempadan sungai, dan mengembalikannya menjadi ruang publik hijau. Hasilnya? Selain mengurangi suhu mikroklimat kota dan banjir, Cheonggyecheon kini menjadi ikon wisata dan pusat ekonomi kota yang menghidupi ribuan UMKM.

RelatedPosts

Kepala BP Haji Berpeluang Jadi Menteri Haji dan Umrah, Menunggu Restu Presiden Prabowo

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

Lalu lihat Sungai Nil di Mesir, yang sejak ribuan tahun lalu menjadi sumber kehidupan dan pusat budaya. Mesir kuno berkembang karena mampu menjadikan Nil sebagai sumber air, transportasi, irigasi, dan spiritualitas. Hari ini pun, modernisasi sistem kanal dan embung di sepanjang Nil masih menjadi tulang punggung ketahanan pangan Mesir.

Begitu pula dengan Sungai Eufrat, yang mengalir melewati Turki, Suriah, hingga Irak. Meskipun saat ini menjadi sumber ketegangan geopolitik, sejarah menunjukkan bahwa kawasan ini menjadi salah satu pusat peradaban kuno—Mesopotamia—karena sungainya yang subur dan sistem pengairan yang canggih. Artinya, sungai tak hanya membawa air, tapi juga kemajuan peradaban.

Jakarta: Sungai Masih Dipinggirkan

Bandingkan itu dengan Jakarta. Sungai-sungai kita justru jadi tempat pembuangan, terjepit bangunan liar, dan dikelola oleh terlalu banyak dinas yang bekerja sendiri-sendiri. Tidak heran jika banjir tetap datang, kualitas air memburuk, dan warga makin jauh dari sungai yang seharusnya menjadi bagian dari kehidupan kota.

Kita butuh lompatan kebijakan. Salah satunya adalah dengan menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) Khusus tentang Tata Kelola 13 DAS di Jakarta.

Perda Sungai: Kenapa Penting?

  1. Memberikan kepastian hukum dan arah pengelolaan DAS dari hulu ke hilir secara ekosistemik.

  2. Menyatukan kewenangan yang selama ini tersebar di berbagai dinas—PU, lingkungan hidup, SDA, hingga pertamanan.

  3. Mengatur tata ruang sempadan sungai secara tegas dan berkeadilan, agar tidak ada lagi alih fungsi liar atau pendudukan ilegal.

  4. Memanfaatkan DAS secara produktif sebagai sumber air baku, ruang publik, koridor hijau, dan jalur transportasi.

  5. Membangun kelembagaan khusus seperti Badan Pengelola DAS DKI Jakarta yang lintas sektor dan responsif terhadap tantangan iklim.

Kota Tanpa Sungai Adalah Kota Tanpa Masa Depan

Jika Jakarta ingin menjadi kota kelas dunia, maka sungai-sungainya harus menjadi pusat kehidupan. Bukan hanya drainase, tapi nadi kota. Kita tidak bisa lagi berpikir tambal sulam: perlu keberanian politik, visi ekologis, dan kerangka hukum yang kokoh. Perda DAS bisa menjadi awal perubahan.

Dengan mengelola sungai secara menyeluruh—dari Ciliwung hingga Angke—Jakarta tidak hanya mengurangi banjir, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, memperbaiki kualitas lingkungan, dan membangun identitas kota yang kuat.

Karena pada akhirnya, seperti Sungai Nil dan Eufrat, peradaban besar selalu tumbuh dari sungai yang dikelola dengan bijak. (***)

________

Penulis : H. Tri Waluyo, S.H | Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Pemerhati Tata Kota dan Lingkungan, Tinggal di Pesisir Pantai Jakarta Utara

Tags: 13 Daerah Aliran Sungai (DAS)CiliwungPeraturan Daerah (Perda) Khusus tentang Tata Kelola 13 DAS di Jakarta.PesanggrahanSungai CheonggyecheonSungai Nil di Mesir

RelatedPosts

kementerian haji dan umrah ri

Kepala BP Haji Berpeluang Jadi Menteri Haji dan Umrah, Menunggu Restu Presiden Prabowo

by Redaksi
28 Agustus 2025
0

“Kemungkinan seperti itu (Kepala BP Haji menjadi Menteri Haji dan Umrah). Tapi kita tunggu keputusan Presiden Prabowo, karena itu sepenuhnya...

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

by Redaksi
25 Agustus 2025
0

“Beliau berjasa luar biasa dalam bidang pemberdayaan masyarakat,” ungkap pembawa acara dalam tayangan resmi YouTube Sekretariat Presiden.   PKBTalk24 |...

OTT KPK Wamenaker Noel

Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

by Redaksi
22 Agustus 2025
0

“Yang pertama kami amankan adalah proses serah terima uang antara perusahaan jasa dan koordinator K3. Dari situlah penyidikan berkembang hingga...

Next Post
Ketua FPKB M. Fuadi Luthi

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta Soroti Taman 24 Jam: Jangan Sampai Jadi Ajang Mesum, Perlu Pengawasan Ketat!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ini Penjelasan Disdik Jakarta Soal Putus Sepihak Ratusan Guru Honorer di Jakarta

Ini Penjelasan Disdik Jakarta Soal Putus Sepihak Ratusan Guru Honorer di Jakarta

1 tahun ago
Peraturan KPU Terbaru: Caleg Terpilih yang Maju Pilkada Harus Mundur dan Tidak Bisa Dilantik Susulan!

Peraturan KPU Terbaru: Caleg Terpilih yang Maju Pilkada Harus Mundur dan Tidak Bisa Dilantik Susulan!

1 tahun ago

Popular News

  • OTT KPK Wamenaker Noel

    Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil H. Sutikno, Caleg Incumbent dari PKB Raih Suara Terbanyak di Dapil 7 Jakarta Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Ipul: DTSEN Jadi Senjata Presiden Prabowo Pastikan Bansos Tepat Sasaran, 2 Juta Penerima Nakal Dicoret!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo
Berita Eksekutif

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

25 Agustus 2025
Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027
Daerah

Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027

25 Agustus 2025
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki
Daerah

PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

25 Agustus 2025
Info Haji 2024: Indonesia dapat 241.000 Kuota, 554 Kloter Jemaah Haji Reguler, Siap Berangkat Mulai 12 Mei 2024
Ekbis

Panja RUU Haji Setuju Petugas Embarkasi Bisa Nonmuslim, Tapi Wajib Muslim di Arab Saudi

23 Agustus 2025
OTT KPK Wamenaker Noel
Berita Eksekutif

Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

22 Agustus 2025

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In