Jumat, 29 Agustus, 2025
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Feature

Giant Sea Wall Bukan Satu-satunya Jawaban: Jakarta Butuh Solusi Terintegrasi Bersama 13 Sungai yang Melintasi Jakarta

by Redaksi
21 Juni 2025
in Feature, Opini
0
banjir rob

Banjir rob yang semakin sering melanda kawasan pesisir utara Jakarta menuntut solusi konkret. FOTO _ ILUSTRASI | Dok. MetroTV

0
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

 

Tanggul laut raksasa itu menjadi semacam benteng pertahanan terakhir menghadapi ancaman banjir rob akibat perubahan iklim. Namun, persoalan banjir Jakarta jauh lebih kompleks daripada sekadar ancaman dari laut. Justru ada ancaman yang jauh lebih mendasar: air yang datang dari darat.

Oleh: H. Tri Waluyo, S.H | Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Pemerhati Tata Kota dan Lingkungan, Tinggal di Pesisir Pantai Jakarta Utara

 

PKBTalk24 | Jakarta ~ Banjir rob yang semakin sering melanda kawasan pesisir utara Jakarta memang menuntut solusi konkret. Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan agar proyek Giant Sea Wall di Jakarta kembali dipercepat sebagai bagian dari perlindungan jangka panjang ibu kota.

RelatedPosts

PBNU dan Ujian Integritas di Tengah Kasus Kuota Haji

Politik Silaturahim: Jalan Sunyi PKB Jakarta di Tengah Hiruk-Pikuk Politik Transaksional

Runtuhnya Pilar Sekolah Swasta : Refleksi atas Kebijakan Populis di Jawa Barat

Gubernur Jakarta Pramono Anung pun menyatakan kesiapan daerah untuk menindaklanjuti arahan tersebut. Panjang tanggul pun ditambah: dari semula 12 km kini menjadi 19 km.

Namun pertanyaan kuncinya: apakah Giant Sea Wall cukup ampuh untuk menjawab kompleksitas ancaman banjir di Jakarta?

Dari perspektif teknis, Giant Sea Wall memang bisa memberikan perlindungan fisik dari naiknya muka air laut — apalagi jika dikombinasikan dengan desain waduk pantai seperti konsep awal NCICD (National Capital Integrated Coastal Development). Tanggul laut raksasa itu menjadi semacam benteng pertahanan terakhir menghadapi ancaman banjir rob akibat perubahan iklim.

Namun, persoalan banjir Jakarta jauh lebih kompleks daripada sekadar ancaman dari laut. Justru ada ancaman yang jauh lebih mendasar: air yang datang dari darat. Inilah yang selama ini sering luput dari diskursus publik.

Jakarta dilintasi oleh 13 aliran sungai utama, mulai dari sungai-sungai besar seperti Ciliwung, Cisadane, Pesanggrahan, hingga sungai-sungai sekunder seperti Sunter, Angke, dan Krukut. Ketigabelas sungai inilah yang selama berabad-abad menjadi urat nadi, tetapi juga sumber kerentanan bencana.

Jika Giant Sea Wall dibangun, tetapi kapasitas aliran sungai-sungai ini tidak dibenahi, maka air kiriman dari hulu (Bogor, Depok, dan wilayah penyangga lain) akan tetap menggenangi Jakarta — dengan ancaman banjir genangan yang tidak kalah parah dibanding rob.

Masalah Hulu ke Hilir: Dimensi Regional yang Tidak Bisa Diabaikan

Sungai Ciliwung misalnya, setiap musim hujan membawa limpasan air dari kawasan Puncak dan hulu Bogor. Ironisnya, kapasitas aliran sungai yang menyempit, sedimentasi, serta buruknya tata ruang di DAS (Daerah Aliran Sungai) membuat air mudah meluap.

Itulah sebabnya solusi flood control Jakarta tidak boleh bersifat lokal saja. Butuh integrasi antar-daerah: Bogor, Depok, Bekasi, Banten, bahkan sebagian wilayah Jawa Barat lain yang masuk dalam kawasan Jabodetabekjur. Koordinasi pengelolaan DAS menjadi mutlak, bukan sekadar opsional.

Proyek-proyek seperti sodetan Ciliwung, normalisasi sungai, revitalisasi waduk, penguatan sistem polder, hingga pengendalian pemanfaatan lahan di hulu — semuanya harus berjalan paralel dengan proyek Giant Sea Wall.

Giant Sea Wall Hanya Efektif Jika Dibarengi Solusi Hibrid

Ada konsep penting dalam manajemen banjir modern yang kerap disebut hybrid solution: kombinasi antara hard engineering (tanggul, pompa, bendungan) dengan natural-based solutions (NBS) seperti:

  • Restorasi hutan mangrove pesisir
  • Rehabilitasi kawasan tangkapan air di hulu
  • Perluasan ruang retensi air (retarding basin)
  • Pembatasan eksploitasi air tanah untuk menghentikan laju penurunan tanah

Ingat, persoalan land subsidence (penurunan permukaan tanah) Jakarta saat ini bahkan lebih mengkhawatirkan dibanding sea level rise. Ada kawasan di utara Jakarta yang tanahnya sudah turun lebih dari 4 meter dalam 30 tahun terakhir akibat eksploitasi air tanah.

Artinya: kalau Giant Sea Wall dibangun tanpa menghentikan penurunan tanah, dalam 20 tahun ke depan Jakarta bisa terjebak dalam kubangan air permanen di balik tanggul.

Momentum Kolaborasi: Ujian Tata Kelola Pemerintahan Baru

Arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat Giant Sea Wall patut diapresiasi sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap ancaman serius perubahan iklim. Namun ujian sebenarnya ada di level tata kelola: apakah proyek ini dikerjakan dengan transparan, berbasis data saintifik, dan melibatkan kolaborasi lintas sektoral dan lintas wilayah?

Dalam konteks otonomi daerah, Pemprov Jakarta perlu memastikan bahwa penyusunan perencanaan Giant Sea Wall dilakukan terbuka, melibatkan akademisi, LSM lingkungan, pakar hidrologi, hingga masyarakat terdampak. Tanpa partisipasi publik, proyek raksasa seperti ini berisiko menimbulkan dampak sosial-ekonomi-ekologi baru yang mungkin lebih sulit dikendalikan di masa depan.

Jakarta memang butuh Giant Sea Wall. Tetapi Jakarta juga butuh pengelolaan 13 sungainya secara integral, pengendalian air tanah, penguatan sistem polder, penataan ruang kawasan hulu, serta restorasi ekosistem pesisir. Tanpa itu semua, Giant Sea Wall hanya akan menjadi “plester sementara” yang tidak menyembuhkan akar masalah. (***)

______

Tentang Penulis:
H. Tri Waluyo, S.H | Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Pemerhati Tata Kota dan Lingkungan, Tinggal di Pesisir Pantai Jakarta Utara

Tags: 13 aliran sungai utamabanjir robgiant sea wallGiant Sea Wall di JakartaGubernur Jakarta Pramono AnungNCICD (National Capital Integrated Coastal Development)solusi flood controlSungai Ciliwung

RelatedPosts

Arab Saudi Mulai Batasi Akses ke Makkah untuk Persiapan Musim Haji 2025

PBNU dan Ujian Integritas di Tengah Kasus Kuota Haji

by Redaksi
11 Agustus 2025
1

Penting bagi PBNU—melalui Ketua Umum dan Rais Aam—untuk menunjukkan keteladanan moral. Jika ada pengurus yang disebut-sebut dalam kasus ini, langkah...

H. Tri Waluyo SH., Anggota FPKB DPRD DKI Jakarta

Politik Silaturahim: Jalan Sunyi PKB Jakarta di Tengah Hiruk-Pikuk Politik Transaksional

by Redaksi
28 Juli 2025
0

  Politik silaturahim sejatinya adalah politik kehadiran. Ia menjunjung tinggi tradisi sosial masyarakat Indonesia yang kian terkikis oleh budaya digital...

Pemerintah kembali hidupkan jurusan di SMA

Runtuhnya Pilar Sekolah Swasta : Refleksi atas Kebijakan Populis di Jawa Barat

by Redaksi
16 Juli 2025
0

KDM—mengambil langkah kontroversial: menaikkan jumlah siswa per rombongan belajar (rombel) di SMA/SMK negeri dari 36 menjadi 50 orang per kelas....

Next Post
Anggota Komisi E FPKB DPRD Jakarta, Uwais El Qoroni: MBG untuk Bumil dan Busui Penting untuk Cegah Stunting Sejak Dini

Uwais El Qoroni: WFA untuk ASN Bagus, Tapi Jangan Korbankan Sektor Pendidikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gelar Muktamar Internasional, PBNU Harap Fiqih Peradaban Jadi Wacana Global

Gelar Muktamar Internasional, PBNU Harap Fiqih Peradaban Jadi Wacana Global

3 tahun ago

Hasil Survei ASI: Elektabilitas PKB di Jakarta Masuk Empat Besar, Ungguli Golkar!

2 tahun ago

Popular News

  • OTT KPK Wamenaker Noel

    Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil H. Sutikno, Caleg Incumbent dari PKB Raih Suara Terbanyak di Dapil 7 Jakarta Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FPKB DKI Ingatkan Pramono: Kaji secara Matang Sebelum Putuskan Ragunan Buka 24 Jam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo
Berita Eksekutif

Gus Muhaimin Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo

25 Agustus 2025
Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027
Daerah

Pramono Anung & Menko PMK Luncurkan RS Royal Batavia Cakung, Siap Beroperasi 2027

25 Agustus 2025
PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki
Daerah

PKB DKI Dukung Alih Fungsi Sementara Trotoar TB Simatupang: Tetap Jaga Hak Pejalan Kaki

25 Agustus 2025
Info Haji 2024: Indonesia dapat 241.000 Kuota, 554 Kloter Jemaah Haji Reguler, Siap Berangkat Mulai 12 Mei 2024
Ekbis

Panja RUU Haji Setuju Petugas Embarkasi Bisa Nonmuslim, Tapi Wajib Muslim di Arab Saudi

23 Agustus 2025
OTT KPK Wamenaker Noel
Berita Eksekutif

Drama OTT Wamenaker Noel: KPK Tetapkan 11 Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

22 Agustus 2025

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In