“Kami ingin perempuan Indonesia, khususnya perempuan Muslim, bisa tetap berkarya sambil menjalankan nilai-nilai syariah. Ini bagian dari kontribusi nyata untuk ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan,” tegas Imelda Pusposari, Head of Financial Controller Prudential Syariah, dalam keterangan pers, Senin (7/7/2025).
PKBTalk24 | Jakarta ~ Perempuan punya peran luar biasa dalam keluarga dan masyarakat. Dan Prudential Syariah melihat itu sebagai kekuatan besar yang harus terus didukung. Dalam acara Grand Launching Indonesia Muslim Women yang digelar di Jakarta akhir pekan lalu, komitmen itu ditegaskan dengan penuh semangat.
“Perempuan adalah fondasi keluarga dan pilar bangsa,” ujar Imelda Pusposari, Head of Financial Controller Prudential Syariah, dalam keterangan pers, Senin (7/7/2025). Menurutnya, dalam Islam, perempuan menempati posisi yang sangat mulia dan punya peran penting dalam mendidik serta melindungi keluarga.
Tak hanya sekadar kata-kata, Prudential Syariah juga menghadirkan berbagai inisiatif strategis untuk mendukung perempuan Indonesia agar makin berdaya dan berkarya—tentu dengan tetap menjaga prinsip tawazun (keseimbangan), halal, dan barakah dalam pengelolaan keuangan keluarga.
“Kami ingin perempuan Indonesia, khususnya perempuan Muslim, bisa tetap berkarya sambil menjalankan nilai-nilai syariah. Ini bagian dari kontribusi nyata untuk ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan,” tegas Imelda.
Karier, Literasi, dan Perlindungan
Apa saja program yang sudah dijalankan? Berikut beberapa langkah nyata Prudential Syariah:
-
Peluang karier luas bagi perempuan, termasuk di posisi strategis. Faktanya, 60% karyawan Prudential Syariah adalah perempuan!
-
Layanan asuransi syariah untuk keluarga, dengan produk yang sesuai nilai Islam.
-
Program literasi keuangan dan asuransi syariah khusus perempuan, seperti Sharia Financial and Insurance Literacy for Women yang sudah dijalankan sejak 2022.
Program literasi ini bukan main-main. Data terbaru dari Survei Nasional OJK 2025 menunjukkan, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia masih rendah—baru mencapai 43,42% untuk literasi dan 13,41% untuk inklusi.
“Perempuan yang melek keuangan syariah bukan cuma bisa atur keuangan rumah tangga dengan bijak, tapi juga bisa jadi penggerak ekonomi yang tangguh,” jelas Imelda.
Ratusan Ribu Sudah Merasakan Manfaat
Sejak diluncurkan, program literasi keuangan syariah Prudential Syariah telah menjangkau sekitar 290.000 penerima manfaat langsung, termasuk di daerah-daerah terpencil. Sementara secara digital, lebih dari 2,3 juta masyarakat telah teredukasi.
Selain itu, Prudential Syariah juga meluncurkan inisiatif sosial lainnya—termasuk asuransi gratis untuk 100 pengemudi ojek online perempuan, sebagai bentuk nyata dukungan kepada perempuan pekerja.
Prudential Syariah percaya bahwa pemberdayaan perempuan adalah investasi jangka panjang. Lewat kesempatan berkarier, akses perlindungan asuransi, hingga program literasi keuangan syariah, perempuan bisa berkontribusi lebih besar—bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi keluarga dan masyarakat.
“Kami percaya perempuan Muslim adalah pilar utama dalam mencetak generasi yang cerdas, sejahtera, dan penuh keberkahan,” tutup Imelda.
Perempuan berdaya, keluarga bahagia, bangsa pun kuat. Dengan semangat syariah dan kepedulian nyata, Prudential Syariah hadir mendampingi langkah perempuan Indonesia untuk tumbuh bersama. (AKH)