• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Feature

Catatan 100 Hari Kerja Gubernur Pramono – Rano: Langkah Cepat, Tantangan Lebih Berat

Redaksi by Redaksi
1 Juni 2025
in Feature, Opini
0
100 hari kerja gubernur dkj, pramono anung-rano karno

Seratus hari pertama masa kerja Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno mendapat sorotan positif dari Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta. Ilustrasi | Dok. PKBTalk24

0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Ketua FPKB M. Fuadi Luthi

“Buat kami di Fraksi PKB, 100 hari pertama ini bisa dibilang awal yang cukup positif. Tapi tantangannya justru ada di setelahnya: bagaimana semua janji dan program ini bisa benar-benar sampai ke warga secara utuh.”

Oleh: M. Fuadi Lutfi | Ketua FPKB DPRD DKI Jakarta *

PKBTalk24 | Jakarta ~ Hari-hari pertama selalu jadi panggung harapan. Bagi warga Jakarta, seratus hari pertama Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno ibarat bab awal dari buku yang kita semua nanti akan menilai: apakah ceritanya membawa perubahan nyata, atau hanya ganti pemeran tanpa arah baru?

Sebagai Ketua Fraksi PKB di DPRD DKI Jakarta, saya tak ragu menyebut: awal ini cukup menjanjikan. Pramono dan Rano bergerak cepat, dengan gaya kerja yang lebih membumi. Mereka langsung menyasar kebutuhan dasar warga—bukan sekadar pencitraan.

Kebijakan yang Terasa oleh Warga

Lihat saja kebijakan seperti pemutihan ijazah untuk siswa-siswi yang tertahan karena urusan biaya. Mungkin terdengar teknis, tapi bagi banyak keluarga, itu adalah harapan yang sudah lama tertahan. Atau program transportasi gratis bagi penerima bantuan pendidikan, yang bukan hanya memudahkan mobilitas, tapi secara psikologis menegaskan bahwa negara hadir untuk mereka yang paling rentan.

Yang juga menarik perhatian saya: perpustakaan dibuka hingga jam 10 malam. Kebijakan ini mungkin tak sepopuler pembagian bantuan, tapi dampaknya luar biasa. Bagi para pekerja harian yang ingin belajar setelah pulang kerja, bagi mahasiswa sambil kerja, atau anak SMA yang butuh ruang aman untuk belajar—kebijakan ini menjadi angin segar.

Tak ketinggalan, aplikasi JAKI hadir kembali dengan fitur baru, termasuk tombol darurat. Dan beberapa taman kota kini dibuka 24 jam, memberi ruang sosial yang inklusif bagi semua kalangan.

Pentingnya Menyentuh Akar Sosial Jakarta: Pesantren

Namun, tak semua hal bisa diukur dari jumlah bansos atau aplikasi baru. Ada satu sektor yang menurut saya belum cukup disentuh: pesantren dan komunitas pendidikan keagamaan.

Jakarta bukan hanya kota megapolitan dengan gedung-gedung tinggi. Di lorong-lorong kecilnya tumbuh ratusan pesantren, majelis taklim, dan madrasah nonformal. Mereka adalah benteng moral masyarakat urban, tempat warga mencari arah di tengah derasnya arus perubahan.

Sayangnya, selama ini mereka sering luput dari perhatian pemerintah daerah. Program seperti KJP (Kartu Jakarta Pintar) sangat bagus, tapi belum menjangkau para santri yang belajar di luar sistem pendidikan formal.

Kami di Fraksi PKB mendorong agar ke depan ada: Beasiswa khusus santri, Bantuan operasional untuk pesantren, Pelatihan keterampilan untuk lulusan pesantren, dan Penguatan ekonomi berbasis komunitas keagamaan.

Bukan karena mereka istimewa, tapi karena mereka terbukti tangguh—selalu hadir membantu Jakarta saat krisis, dari pandemi sampai konflik sosial.

Tapi mari juga jujur: program-program baik ini belum semuanya sampai ke warga. Masih banyak pengurus RT, RW, bahkan kelurahan yang bingung bagaimana mengimplementasikannya.

Warga tidak tahu bagaimana cara daftar, dan aparat belum paham petunjuk teknis. Kalau ini tidak segera diperbaiki, maka keberpihakan yang sudah dirancang baik akan berhenti di tataran wacana.

Dukung Penuh, Kawal Ketat

Kami di Fraksi PKB tetap akan bersikap objektif dan konstruktif. Kami dukung penuh langkah pro-rakyat, tapi kami juga akan mengingatkan jika langkah itu mulai melenceng, atau berhenti di seremoni tanpa hasil nyata.

Seratus hari adalah waktu yang pendek untuk perubahan besar. Tapi cukup untuk menunjukkan niat dan arah. Kami ingin pastikan bahwa ke depan, tidak ada warga yang tertinggal—terutama mereka yang selama ini berjuang di balik layar: para guru ngaji, pengasuh pesantren, dan komunitas yang menjaga Jakarta tetap beradab di tengah modernitas.

Karena kota ini bukan hanya soal beton dan jalan tol. Tapi juga tentang siapa yang tetap menjaga nilai dan makna di balik semua itu. Semoga. (***)

__________

Penulis: M. Fuadi Lutfi | Ketua Fraksi PKB (FPKB) DPRD DKI Jakarta | Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta 

Previous Post

Usai Putusan MK, Sekolah Dasar hingga SMP Wajib Gratis: Apa Kata Pemerintah dan Kapan Mulai Berlaku?

Next Post

Dukung Rencana Gubernur Pramono, Anggota DPRD DKI: Jakarta Butuh BUMD Khusus Parkir!

Next Post
Muhammad Lefy anggota Komisi B DPRD Jakarta

Dukung Rencana Gubernur Pramono, Anggota DPRD DKI: Jakarta Butuh BUMD Khusus Parkir!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ahmad Moetaba

DPRD DKI Dorong Kartu JakLingko untuk Lansia: Biar Nenek-Kakek Bisa Keliling Jakarta dengan Nyaman dan Gratis!

11 bulan ago
FOTO | Dok. politik.rmol.id

Jubir Milenial PKB: Sistem Proporsional Tertutup, Langkah Mundur Demokrasi di Indonesia

4 tahun ago

Popular News

  • Priok dan Jakarta Utara: Jangan Biarkan Pelabuhan Terus Tumbuh, Kota Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemnaker Rilis Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Terbaru 2025, Jadi Penentu Kenaikan Upah Minimum 2026 di Tiap Provinsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat Nilai, dari Segi Keamaan IKN belum Siap Jadi Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syaikhona Kholil Bangkalan: Guru Para Pahlawan, Cahaya dari Madura yang Kini Jadi Pahlawan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com