• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Feature

‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

Redaksi by Redaksi
14 Januari 2026
in Feature, Opini
0
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

Pernyataan ini disampaikan langsung di hadapan Prabowo saat Puncak Harlah ke-27 PKB, yang digelar megah di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (23/7/2025) malam. FOTO | Dok. Media DPP PKB

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

@kholilahmad_AKH

Kelakar Presiden Prabowo soal PKB yang “harus diawasi terus” memantik tafsir politik. Cak Imin menepisnya sebagai candaan. Humor elite atau sinyal dinamika koalisi?

Oleh : Ahmad Kholil  |*

PKBTalk24 | Kelakar Presiden Prabowo Subianto yang menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) “harus diawasi terus” sontak memantik perhatian publik. Ucapan itu meluncur ringan, disertai tawa, di hadapan para ketua umum partai koalisi saat pembukaan retret jilid kedua Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa, 6 Januari 2026.

Namun dalam politik, tak ada kata yang benar-benar netral. Candaan elite, terutama dari seorang presiden, kerap dibaca publik sebagai pesan—atau setidaknya isyarat—yang layak ditafsirkan lebih dalam.

Respons Santai Cak Imin

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin buru-buru meredam spekulasi. Ia memastikan, tak ada makna politik apa pun di balik kelakar Prabowo tersebut.

“Ya bercanda, bercanda,” kata Muhaimin seusai acara retret, sembari berjalan menuju kendaraannya.

Saat ditanya apakah candaan itu mencerminkan kekhawatiran Presiden terhadap manuver politik PKB ke depan, Muhaimin menjawab singkat namun tegas.

“Nggak, nggak, nggak. Bercanda. Begitu-begitu biasalah,” ujarnya.

Menurut Cak Imin, kelakar semacam itu memang kerap dilontarkan Prabowo kepada PKB, terlepas dari siapa saja yang hadir di ruangan tersebut. Ia menyebutnya sebagai “gojlokan” khas obrolan antarelite politik yang sudah saling mengenal lama.

“Sering begitu, bercanda, gojlokan,” ucapnya santai.

Lelucon di Tengah Koalisi Gemuk

Ucapan Prabowo sendiri muncul di penghujung taklimat awal tahun 2026. Dalam suasana cair, Presiden lebih dulu menegaskan soliditas koalisi partai pendukung pemerintah.

“Koalisi kita kuat ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini?” kata Prabowo.

Sesaat kemudian, ia berkelakar sambil menyebut nama PKB.

“Ketua PKB ada? Oh, kayak PKB yang harus diawasi terus nih,” ujar Prabowo, disambut tawa hadirin.

Kelakar itu terdengar ringan. Namun konteks politik membuatnya tetap menarik dibaca. PKB bukan sekadar partai koalisi biasa. Pada Pilpres 2024, PKB justru berada di barisan penantang Prabowo-Gibran, dengan mengusung pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar.

Dari Rival ke Rekan Kabinet

Pasca Pilpres 2024, peta politik berubah cepat. Prabowo-Gibran memenangkan kontestasi, dan PKB—bersama PKS dan NasDem—menyatakan bergabung mendukung pemerintahan baru.

Dalam Kabinet Merah Putih, PKB mendapat posisi strategis. Muhaimin Iskandar dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Sementara dari PKS, Presiden menunjuk Yassierli sebagai Menteri Ketenagakerjaan, meski berlatar teknokrat.

Masuknya eks lawan politik ke dalam kabinet kerap menimbulkan dinamika tersendiri. Di sinilah kelakar Prabowo soal “mengawasi PKB” bisa dibaca dalam dua bingkai: sebagai humor politik, atau sebagai bentuk pengingat simbolik bahwa dinamika kekuasaan tetap membutuhkan kewaspadaan.

Humor Politik atau Pesan Tersirat?

Para pengamat kerap menyebut humor sebagai “bahasa halus” politik kekuasaan. Ia bisa menjadi alat mencairkan suasana, sekaligus medium menyampaikan pesan tanpa harus mengeras menjadi pernyataan resmi.

Namun, sejauh ini, baik Prabowo maupun Cak Imin sama-sama memilih menutup ruang tafsir spekulatif. Tak ada ketegangan, tak ada bantahan keras—yang ada justru tawa dan gestur santai.

Di tengah koalisi gemuk dengan latar belakang politik yang beragam, mungkin candaan itu memang sekadar candaan. Atau bisa jadi, seperti kata pepatah lama dalam politik: di balik tawa, selalu ada pesan yang patut dicermati.

Waktu yang akan menjawab, apakah “gojlokan” ini berhenti sebagai lelucon, atau menjadi catatan kecil dalam dinamika hubungan Prabowo dan PKB ke depan. (***)

___________

  • Penulis adalah Pimred PKBTalk24 | Pemerhati kebijakan publik, sosial, dan lingkungan.  
Tags: #CakImin#HumorPolitik#KabinetMerahPutih#KoalisiPemerintah#Politik2026#PolitikNasional#PrabowoSubiantoPKB
Previous Post

Patung M.H. Thamrin Bakal Dipindah ke Jalan Thamrin, FPKB DPRD DKI Minta Jadi Ikon Sejarah Betawi yang Instagramable

Next Post

Agenda Besar Danantara 2026: Reformasi BUMN, Pangkas Jumlah Perusahaan, Dongkrak Dividen

Next Post
danantara indonesia

Agenda Besar Danantara 2026: Reformasi BUMN, Pangkas Jumlah Perusahaan, Dongkrak Dividen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ketum DPP PKB Cak Imin atau Gus Muhaiminin bertemu dengan Wapres KH Ma'ruf Amin di rumah dinasnya. FOTO | Dok. istimewa

Berkunjung ke Wapres KH. Ma’ruf Amin, Gus Muhaimin Dapat Dukungan Maju Cawapres

3 tahun ago
Ketum PBNU Gus Yahya

Gus Yahya Tegaskan Tidak Mundur: Saya Dapat Mandat Muktamar 5 Tahun, dan Akan Saya Jalani!

5 bulan ago

Popular News

  • Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta

    DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras Bongkar Wajah Drainase Jakarta: 16 RT Terendam, Jalan Utama Lumpuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek IPA Buaran III, Siap Layani Suplai Air Bersih untuk 300 Ribu Pelanggan Baru di Jakarta Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

29 April 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026
Hengky Wijaya
PKBTalk24

Bahas RPIP DKI 2026–2046, PKB Tekankan Industri Halal, Ekonomi Hijau, dan Keadilan UMKM Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com