“Organisasi itu harus punya goal. Dan saya senang, Ketua PB DKI Jakarta, Mbak Puti, sudah menyampaikan target yang konkret: merebut minimal dua kursi di DPRD DKI Jakarta,” ujar Fauzi dalam acara Rapat Kerja dan Rapat Pleno PB DKI Jakarta, di Ruang Rapat FPKB DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/7/2025).
PKBTalk24 | Jakarta ~ Perempuan Bangsa (PB) DKI Jakarta, organisasi sayap perempuan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kini hadir dengan semangat baru dan visi yang jauh lebih tajam. Dipimpin oleh Hj. Puti Hasni, PB DKI tak lagi sekadar pelengkap struktur partai, tapi siap menjadi kekuatan politik perempuan yang diperhitungkan di ibu kota.
Sekretaris Wilayah DPW PKB DKI Jakarta, H. Muhammad Fauzi, menegaskan bahwa kehadiran PB DKI kali ini bukan asal bentuk, melainkan lahir dari visi yang jelas, memperjuangkan keterwakilan perempuan PKB Jakarta di parlemen.
“Organisasi itu harus punya goal. Dan saya senang, Ketua PB DKI Jakarta, Mbak Puti, sudah menyampaikan target yang konkret: merebut minimal dua kursi di DPRD DKI Jakarta,” ujar Fauzi dalam acara Rapat Kerja dan Rapat Pleno PB DKI Jakarta di Ruang Rapat FPKB DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/7/2025).
Fauzi mengakui, PB DKI Jakarta sebelumnya belum memiliki legacy yang bisa dikenang. Namun kini, organisasi ini tampil beda. Dengan kepengurusan yang sudah terbentuk hingga tingkat kecamatan, PB DKI Jakarta diyakini akan menjadi lumbung kader perempuan yang siap tampil dalam kontestasi politik mendatang.
“Kalau kader perempuan PKB Jakarta sudah solid hingga tingkat kecamatan, saya yakin, kita nggak akan kehabisan calon legislatif perempuan yang mumpuni di Pemilu 2029,” tambah Fauzi.
Tak hanya itu, ia juga berharap PB bisa aktif menjadi bagian dari struktur PKB di semua tingkatan, mulai dari kota hingga kecamatan.
Bukan Cuma Politik, Tapi Perjuangan untuk Hak Perempuan
Sementara itu, Ketua PB DKI Jakarta, Hj. Puti Hasni, menegaskan bahwa kehadiran Perempuan Bangsa bukan hanya untuk mengisi kuota politik, tapi juga sebagai garda depan perjuangan hak-hak perempuan di Jakarta.
“Kami ingin suara perempuan terdengar lebih kuat di Gedung DPRD DKI Jakarta. Dan itu hanya bisa dilakukan jika ada wakil perempuan PKB di parlemen,” tegasnya.
PB DKI juga menyoroti berbagai isu krusial yang menyangkut hak perempuan, seperti akses lapangan kerja yang setara, perlindungan di tempat kerja, hingga pemenuhan hak cuti melahirkan dan cuti haid. Termasuk juga perlindungan dari kekerasan seksual yang masih marak terjadi di ruang publik.
Menuju Parlemen dan Perubahan
Dengan struktur organisasi yang rapi, semangat juang yang kuat, serta isu perjuangan yang nyata, PB DKI Jakarta siap melangkah lebih jauh. Target dua kursi di DPRD bukan sekadar ambisi politik, tapi bentuk nyata dari perjuangan kolektif perempuan untuk membawa perubahan dari dalam parlemen.
“Ini bukan sekadar soal kursi, tapi soal keadilan dan keberanian perempuan untuk ikut menentukan arah Jakarta ke depan,” pungkas Hj. Puti Hasni. (AKH)