• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Figure

KH. Marzuki Mustamar: Saatnya Rais Aam dan Ketum PBNU Tanggung Jawab!

Redaksi by Redaksi
10 September 2025
in Figure, NU Today, Nusantara, UlamaTalks
0
KH marzuki Mastamar
0
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi kuota tambahan haji serta indikasi penyusupan zionisme Israel melalui AKN PBNU, telah membuat NU dicibir dan dibully publik. Ini mencoreng nama besar jam’iyyah dan para kiai pesantren,” tegas Kiai Marzuki Mustamar.

PKBTalk24 | Jakarta ~ Desakan agar pucuk pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022–2027 mundur semakin deras. Suaranya tidak main-main: datang langsung dari KH. Marzuki Mustamar, kiai kharismatik asal Malang, Jawa Timur, yang dikenal sebagai penjaga tradisi pesantren dan suara nurani warga NU.

Bagi Kiai Marzuki, dua skandal besar sudah cukup menjadi alarm keras: isu penyusupan zionisme dan dugaan korupsi kuota tambahan haji 2023–2024. Kedua peristiwa itu, menurutnya, bukan sekadar masalah hukum dan politik, tapi pukulan telak bagi marwah NU sebagai jam’iyyah ulama dan pesantren.

“Dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi kuota tambahan haji serta indikasi penyusupan zionisme Israel melalui AKN PBNU, telah membuat NU dicibir dan dibully publik. Ini mencoreng nama besar jam’iyyah dan para kiai pesantren,” tegasnya.

Zionisme di Tubuh PBNU?

Isu pertama yang disorot Marzuki adalah indikasi masuknya pengaruh asing—bahkan zionisme—ke dalam tubuh PBNU. Ia merunut ke belakang, pada hubungan NU dengan tokoh-tokoh luar negeri seperti Charles Holland Taylor, LibforAll Foundation, Bayt ar-Rahmah, hingga deklarasi Humanitarian Islam.

Klimaksnya, menurut Marzuki, terlihat jelas dalam Akademi Kepemimpinan Nasional (AKN) PBNU 2025. Dari 85 persen narasumber yang dihadirkan, mayoritas berasal dari luar negeri, termasuk Peter Berkowitz, sosok yang dikenal sebagai pendukung zionis Israel.

Kehadiran Berkowitz memicu kecaman luas. Bahkan, Rais Aam PBNU sempat mengeluarkan surat penghentian kegiatan. Sayangnya, pernyataan Ketua Umum PBNU dianggap tidak tegas memperkuat keputusan itu.

Skandal Korupsi Haji: Luka yang Lebih Dalam

Selain isu ideologi, ada skandal finansial yang jauh lebih membumi: dugaan korupsi kuota tambahan haji 2023–2024. KPK telah meningkatkan status kasus ini ke penyidikan sejak 11 Agustus 2025.

Tiga nama besar dicegah ke luar negeri, Yaqut Cholil Qoumas, mantan Menag 2020–2024, Isfah Abidal Aziz, stafsus sekaligus Ketua PBNU, dan Hasan Fuad Masyhur, pengusaha travel haji.

Kasus ini menyangkut dugaan penyalahgunaan 20 ribu kuota tambahan haji, pengadaan barang-jasa, hingga indikasi tindak pidana pencucian uang.

“Marwah NU runtuh bukan karena jamaah, tapi ulah oknum petinggi PBNU. Skandal korupsi ini tidak bisa dianggap enteng,” tegas Marzuki.

Dua Opsi Jalan Keluar

Menurut Kiai Marzuki, ada dua langkah realistis yang bisa ditempuh untuk menyelamatkan NU:

  1. Mundurnya Rais Aam dan Ketum PBNU, dengan menyerahkan kepemimpinan kepada AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) dan para kiai pesantren.

  2. Percepatan Muktamar ke-35 NU pada awal 2026, agar mandat kepemimpinan bisa segera dievaluasi secara konstitusional.

“Kesalahan fatal pengurus—dari etika rendah, dugaan pelanggaran hukum berat, hingga keterlibatan dalam agenda global—sudah cukup alasan untuk tidak memaksakan diri menjabat. Demi menjaga keluhuran NU, Rais Aam dan Ketum PBNU sepatutnya segera mundur,” pungkas Marzuki.

Kenapa Suara Ini Penting?

Marzuki Mustamar bukan orang sembarangan. Suaranya punya bobot moral karena lahir dari rahim pesantren. Kritiknya bukan untuk menjatuhkan NU, melainkan untuk menjaga kemuliaannya. NU tetaplah jam’iyyah yang suci; yang merusak adalah oknum.

Di tengah sorotan publik dan penyelidikan hukum yang berjalan, pertanyaan besar pun muncul, beranikah Rais Aam dan Ketum PBNU menjawab tuntutan ini dengan jiwa besar? (***)

Tags: #MarzukiMustamar#MuktamarNU#SkandalHaji#ZionismeNUpbnu
Previous Post

BPS Rilis Indeks Kepuasan Haji 2025: Jamaah Puas dengan Layanan, Transportasi Paling Oke

Next Post

Buku Dunia Sophie – Filsafat Jadi Ringan, Hidup Jadi Bermakna

Next Post
harga buku dunia sophi

Buku Dunia Sophie – Filsafat Jadi Ringan, Hidup Jadi Bermakna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Greenflation, Topik yang Jadi Bahan Perdebatan Panas antara Cawapres Mahfud dan Gibran!

2 tahun ago
komunitas Pecinta Sepakbola di Cakung, Jakarta Timur Deklarasi Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024 - FOTO | Dok. PKBTalk24

Ini Alasan Komunitas Pecinta Sepakbola di Jakarta Timur, Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024.

3 tahun ago

Popular News

  • Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta

    DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras Bongkar Wajah Drainase Jakarta: 16 RT Terendam, Jalan Utama Lumpuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek IPA Buaran III, Siap Layani Suplai Air Bersih untuk 300 Ribu Pelanggan Baru di Jakarta Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim. FOTO | Dok. Media PKB Jakarta
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

29 April 2026
Hengky Wijaya
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

20 Januari 2026
Hengky Wijaya
PKBTalk24

Bahas RPIP DKI 2026–2046, PKB Tekankan Industri Halal, Ekonomi Hijau, dan Keadilan UMKM Jakarta

20 Januari 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2026 Copyright pkbtalk24.com