• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara Berita Eksekutif

Gus Muhaimin Sentil Indomaret & Alfamart: Bukan Larangan, Tapi Soal Keadilan Ekonomi!

Redaksi by Redaksi
3 November 2025
in Berita Eksekutif, Nusantara
0
Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison. FOTO | Dok. Menko PM

Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison. FOTO | Dok. Menko PM

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Pernyataan Gus Muhaimin soal ritel raksasa yang disebut ‘membunuh ekonomi rakyat’ jadi perbincangan panas. Kemenko PM menegaskan: bukan soal anti konglomerasi, tapi soal pemerataan kesempatan berusaha bagi UMKM.

PKBTalk24 | Jakarta ~  Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), kembali membuat publik menoleh. Dalam acara “1 Tahun Pemberdayaan Masyarakat” di Menara Danareksa, Jakarta, ia menyentil keras dominasi ritel raksasa seperti Indomaret dan Alfamart yang dinilai “membunuh ekonomi rakyat dan pelaku UMKM” di desa.

Pernyataan itu sontak memicu perdebatan luas di dunia bisnis dan media sosial. Namun, Kemenko PM buru-buru memberi penjelasan agar konteksnya tidak disalahpahami.

Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison, menegaskan bahwa Gus Muhaimin atau sering juga disapa Cak Imin sama sekali tidak sedang menyerang atau melarang keberadaan ritel modern, melainkan mendorong regulasi yang lebih berkeadilan bagi pelaku usaha kecil.

“Pemerintah tidak sedang mematikan Indomaret dan Alfamart. Ini bukan pelarangan, tapi pemerataan rantai bisnis yang adil,” tegas Leon, Rabu (29/10/2025).

Soal Pemerataan, Bukan Monopoli

Leon menjelaskan, tugas Kemenko PM adalah memberdayakan ekonomi masyarakat—dan itu artinya menjaga agar pelaku UMKM tidak tersingkir dari arena bisnis yang didominasi modal besar. “Pasar yang sehat tumbuh dalam persaingan yang sehat, tapi juga dengan perlindungan terukur dari pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, UMKM—terutama warung Madura dan toko kelontong tradisional—punya banyak keterbatasan dibanding ritel modern yang disokong modal jumbo dan jaringan luas. Tanpa perlindungan, mereka berpotensi mati pelan-pelan.

“Jangan hanya hitung berapa orang yang bekerja di Alfamart dan Indomaret. Hitung juga berapa toko kecil yang mati,” kata Leon.

Menata Izin dan Membangun Keadilan Usaha

Kemenko PM berencana menata ulang aturan izin operasional ritel waralaba modern agar tidak mematikan ekosistem ekonomi lokal. Beberapa daerah bahkan telah lebih dulu mengambil langkah protektif—seperti Pemprov Sumatera Barat dan Pemkot Padang yang melarang pendirian minimarket waralaba di wilayahnya demi melindungi UMKM.

“Poinnya adalah penataan izin usaha waralaba modern. Kami ingin pemda bisa memproteksi dan memberdayakan UMKM, sekaligus menciptakan keadilan usaha bagi mereka,” jelas Leon.

Data pemerintah menunjukkan, sektor UMKM menyerap 97% tenaga kerja nasional. Karena itu, Cak Imin ingin memastikan bahwa kebijakan ekonomi tetap pro rakyat kecil, tanpa mengorbankan kesempatan tumbuhnya ritel besar.

“Kami tidak sedang mengurangi pekerjaan formal. Justru kami sedang menumbuhkan dan memperluas lapangan pekerjaan,” tegas Leon.

Kebijakan ini juga diarahkan agar pelaku UMKM dan jaringan konglomerasi ritel besar bisa hidup berdampingan dalam satu rantai bisnis nasional—mulai dari produksi hingga distribusi.

Bangun Ekonomi yang Adil

Dalam pidatonya, Cak Imin menekankan pentingnya ekonomi desa yang mandiri dan berkeadilan.
“Ritel raksasa yang masuk ke kampung-kampung membawa ancaman bagi tumbuhnya usaha kecil. Kita harus hadir melindungi ekonomi rakyat,” ujarnya tegas.

Pernyataan ini, kata Leon, bukan serangan ke perusahaan tertentu, tapi seruan untuk menata kembali peta bisnis nasional agar tidak dikuasai segelintir pemain besar.

Fenomena dominasi jaringan ritel modern di berbagai daerah memang telah menjadi isu lama. Di satu sisi, mereka memberi lapangan kerja dan pasokan barang murah. Namun di sisi lain, mereka seringkali menggerus ruang hidup warung tradisional. Dengan langkah yang diinisiasi Cak Imin ini, pemerintah tampaknya ingin mencari “jalan tengah” antara efisiensi bisnis dan keadilan sosial. (AKH)

Tags: #CakIminUntukRakyat#EkonomiBerkeadilan#Keadilan#LindungiUMKM#RitelAdilTanpaMonopoliEkonomiNasional
Previous Post

Kado Hari Santri dari Presiden Prabowo: Resmi Bentuk Ditjen Pondok Pesantren di Kemenag

Next Post

Gus Muhaimin Tanggapi OTT KPK terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid: “Kita Tunggu Keputusan Resmi”

Next Post
“Ya kita tunggu aja, apa yang KPK putuskan kita ikuti,” ujar Cak Imin kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/11/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24

Gus Muhaimin Tanggapi OTT KPK terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid: “Kita Tunggu Keputusan Resmi”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendapatkan alokasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah sebesar Rp 17 triliun pada 2025.

BSI Dapat Alokasi Penyaluran KUR Syariah Rp 17 Triliun di 2025

1 tahun ago
Abdul Kadir Karding -  FOTO | Dok. Sindonews

Hoax, Sampah Informasi yang Merusak Sendi Kehidupan

3 tahun ago

Popular News

  • Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

    ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Kecaman ke Trans7: Ketua Perempuan Bangsa DKI Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Kiai dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Haji Wajah Negara di Tanah Suci, Profesionalisme dan Integritas Jadi Harga Mati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD DKI Terpangkas Rp16 Triliun, FPKB Ingatkan: Jangan Sentuh Anggaran Banjir dan Pemakaman!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In