• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Humaniora Healthy Living

Apa Khabar Obat Herbal Asli Indonesia, Peluang Besar yang Butuh Keseriusan Pemerintah

Redaksi by Redaksi
21 Agustus 2025
in Healthy Living, Humaniora
0
Obat herbal asli Indonesia
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Indonesia punya potensi pasar domestik yang luas, khususnya untuk 10 penyakit prioritas nasional seperti hipertensi, diabetes, kanker, stroke, nyeri sendi, hingga stunting. Dukungan alam pun melimpah: negeri ini menyimpan lebih dari 30.000 jenis tanaman obat.

 

PKBTalk24 | Jakarta ~  Di tengah derasnya arus modernisasi dunia kesehatan, fitofarmaka hadir sebagai simbol transformasi pengobatan berbasis bahan alam di Indonesia. Obat herbal yang sudah lolos uji klinik Randomized Controlled Trial (RCT) ini tak lagi sekadar jamu, melainkan produk farmasi yang mendapat pengakuan ilmiah.

Namun, ibarat pepatah, “di balik peluang besar ada tantangan besar.” Indonesia punya potensi pasar domestik yang luas, khususnya untuk 10 penyakit prioritas nasional seperti hipertensi, diabetes, kanker, stroke, nyeri sendi, hingga stunting. Dukungan alam pun melimpah: negeri ini menyimpan lebih dari 30.000 jenis tanaman obat.

Sayangnya, jumlah produk fitofarmaka justru menurun – dari 26 item kini tinggal 20. Biaya riset yang mahal dan waktu penelitian yang panjang masih menjadi penghambat utama.

Indonesia Tertinggal dari Thailand dan Korea

Dalam konteks global, WHO menempatkan Indonesia dalam kategori sistem inklusi, artinya pengobatan tradisional belum sepenuhnya terintegrasi dengan layanan kesehatan modern. Bandingkan dengan Cina, Vietnam, dan Korea yang sudah masuk kategori integratif. Bahkan Thailand kini ditetapkan WHO sebagai Collaborating Centre of Applied Thai Traditional Medicine (CATTM) lewat inovasi Siriraj Hospital, Mahidol University.

Bagi Indonesia, capaian itu seharusnya menjadi motivasi untuk berlari lebih kencang. Pasar terbuka, SDM tersedia, dan konsumen semakin mencari solusi kesehatan yang natural tapi berbasis sains.

Success Story Fitofarmaka Indonesia

  1. Herba Meniran – Imunitas Tubuh
    Produk fitofarmaka berbahan meniran terbukti efektif meningkatkan daya tahan tubuh dan sudah digunakan luas oleh tenaga medis. Dikemas dalam kapsul, rasa pahit tersamarkan sehingga diterima pasien. Namun, produk ini tidak boleh diberikan pada penderita autoimun (lupus, reumatoid artritis, dll.) karena mekanisme kerjanya sebagai imunostimulan.

  2. Seledri + Kumis Kucing – Antihipertensi
    Kombinasi dua herbal ini dirancang menurunkan tekanan darah sekaligus meminimalkan efek samping. Cocok untuk penderita hipertensi yang berisiko stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal kronis. Tapi tidak boleh digunakan ibu hamil, karena bersifat teratogenik.

  3. Daun Bungur + Kayu Manis – Antidiabetes
    Fitofarmaka ini mampu membantu pasien diabetes melitus tipe 2, bahkan bisa dikombinasikan dengan obat oral seperti metformin. Potensial juga untuk penderita PCOS. Kontraindikasi belum ditemukan, meski kayu manis mengandung kumarin yang bisa memicu alergi ringan.

  4. Ikan Gabus + Jeruk + Kunyit – Booster Albumin
    Inovasi lain adalah kombinasi unik yang membantu meningkatkan kadar albumin pada pasien hipoalbuminemia, termasuk penderita TBC atau Covid-19. Albumin penting untuk menjaga integritas pembuluh darah dan distribusi zat gizi dalam tubuh.

Momentum Besar: Dari Jamu ke Industri Kesehatan Modern

Keberhasilan fitofarmaka bukan hanya soal kesehatan, tapi juga peluang bisnis. Indonesia punya pasar domestik raksasa, potensi ekspor yang tinggi, dan koleksi biodiversitas yang tak tertandingi. Yang dibutuhkan adalah komitmen riset, investasi, dan regulasi yang mendukung percepatan produk fitofarmaka agar bisa bersaing di level global.

Jika Thailand bisa diakui WHO, mengapa Indonesia tidak? (AKH)

Tags: #EkonomiKreatifHijau#Fitofarmaka#IndustriKesehatan#InovasiHerbal#KesehatanIntegratif#ObatBahanAlam
Previous Post

PKB Dukung Audit Royalti Musik: Iman Sukri Tegaskan Transparansi Harus Jadi Prioritas

Next Post

Gus Ipul: DTSEN Jadi Senjata Presiden Prabowo Pastikan Bansos Tepat Sasaran, 2 Juta Penerima Nakal Dicoret!

Next Post
mensos Saifullah Yusuf ( Gus Ipul)

Gus Ipul: DTSEN Jadi Senjata Presiden Prabowo Pastikan Bansos Tepat Sasaran, 2 Juta Penerima Nakal Dicoret!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bendahara Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Bambang Susanto

PKB Kecam Trans7, Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Ulama, Tuntut Penarikan Semua Tayangan dan Minta Maaf Terbuka

8 bulan ago
Doa Bersama Mengetuk Pintu Langit Bersama Ulama dan Tokoh Masyarakat Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2023). FOTO | Dok. PKBTalk24

Fardu ‘Ain Menang, PKB Jakarta Targetkan 15 Kursi DPRD dan Minimal Raih 2 Kursi DPR RI

2 tahun ago

Popular News

  • Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

    ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Kecaman ke Trans7: Ketua Perempuan Bangsa DKI Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Kiai dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Haji Wajah Negara di Tanah Suci, Profesionalisme dan Integritas Jadi Harga Mati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD DKI Terpangkas Rp16 Triliun, FPKB Ingatkan: Jangan Sentuh Anggaran Banjir dan Pemakaman!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In