• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara NU Today

Menag Nasaruddin Umar: Masa Depan Pendidikan Ada di Pesantren, Bukan Hanya di Kampus-Kampus Besar!

Redaksi by Redaksi
26 Juni 2025
in NU Today, Nusantara
0
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak semua pihak untuk kembali memandang pesantren sebagai pusat peradaban dan masa depan pendidikan Indonesia. FOTO | Dok. PKBTalk24

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Sekolah umum hanya mengandalkan logika. Tapi di pesantren, ada wahyu, ilham, mukasyafah. Sumber ilmunya enam, bukan satu!” jelas Nasaruddin Umar. 

PKBTalk24 | Jakarta ~  Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak semua pihak untuk kembali memandang pesantren sebagai pusat peradaban dan masa depan pendidikan Indonesia.

Dalam Konferensi Internasional Transformasi Pesantren yang digelar oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Selasa (24/6/2025), Menag menegaskan bahwa pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu, tapi juga tempat mencari “ilmunya Allah”.

“Pesantren itu berbeda. Bukan cuma belajar dari guru, tapi mencari ilmu dari sumber yang lebih tinggi—dari Allah langsung,” ujar Menag disambut antusias para peserta konferensi.

Dalam pemaparannya, Menag mengutip pemikiran Nurcholish Madjid (Cak Nur) yang menyatakan bahwa kalau Indonesia tidak dijajah Belanda, mungkin pusat pendidikan hari ini bukan Universitas Indonesia atau ITB—tetapi Universitas Tebuireng, Lirboyo, dan pesantren-pesantren besar lainnya.

Lebih lanjut, Menag menyebut bahwa pesantren punya sistem ilmu pengetahuan yang sangat kaya, karena menggabungkan akal, wahyu, intuisi, hingga pengalaman spiritual.

“Sekolah umum hanya mengandalkan logika. Tapi di pesantren, ada wahyu, ilham, mukasyafah. Sumber ilmunya enam, bukan satu!” jelasnya.

Pesantren: Gaya Lama, Tapi Dianggap Pendidikan Modern oleh Dunia

Menariknya, tren pendidikan ala pesantren justru sedang diminati di negara-negara maju seperti Inggris dan Australia. Bahkan, seorang profesor dari Inggris menyebut model pesantren adalah pendidikan modern yang ideal karena berbasis asrama dan mendidik karakter secara utuh.

“Di luar negeri, boarding school seperti pesantren justru dianggap modern. Kita malah sering meremehkan warisan kita sendiri,” kata Menag.

10 Juta Komunitas Pesantren = Potensi Raksasa Bangsa

Dengan jumlah santri dan komunitas pesantren yang mencapai lebih dari 10 juta orang di Indonesia, Menag menilai sudah saatnya pesantren menjadi kekuatan besar dalam membentuk masa depan bangsa. Ia mengajak para kiai dan ulama mencetak insan kamil—manusia utuh yang cerdas, spiritual, dan berakhlak.

“Kita perlu lahirkan Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Ibnu Taimiyah baru dari pesantren kita sendiri. Saya minta bimbingan para kiai untuk mencetak manusia unggul seperti itu,” ujar Menag.

Cak Imin: Pesantren Harus Jadi Pemimpin Perubahan, Bukan Sekadar Pengikut

Sementara itu, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dalam sambutannya menyatakan bahwa dunia saat ini sedang berubah dengan cepat akibat revolusi teknologi dan informasi. Menurutnya, pesantren harus bertransformasi menjadi pemimpin perubahan, bukan sekadar mengekor zaman.

“Setiap zaman bawa tantangan. Pesantren sudah terbukti tangguh selama ratusan tahun. Tapi sekarang kita harus lebih adaptif,” tegas Cak Imin.

Ia juga mengingatkan bahwa dakwah dan penyebaran agama hari ini ditentukan oleh algoritma media sosial. Karena itu, pesantren perlu siap menghadapi tantangan digital.

“Ekspektasi terhadap pesantren tinggi, tapi kapasitas nyatanya sering kali terbatas. Ini harus jadi catatan kita bersama,” tandasnya.

Saatnya Pesantren Naik Kelas!

Konferensi ini menjadi titik penting bahwa pesantren tak boleh hanya jadi warisan masa lalu, tapi harus menjadi motor penggerak masa depan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan para ulama, cita-cita mencetak generasi emas dari rahim pesantren bukan hal mustahil. (AKH)

Previous Post

DPRD DKI Dorong Kartu JakLingko untuk Lansia: Biar Nenek-Kakek Bisa Keliling Jakarta dengan Nyaman dan Gratis!

Next Post

PKB Gelar Konferensi Internasional Pesantren 2025: Gus Imin Serukan Pesantren Harus Melek Teknologi & Siap Pimpin Perubahan!

Next Post
Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Gus Imin, dalam sambutan di acara ICTP 2025, menyampaikan, perubahan zaman—khususnya dalam satu dekade terakhir—sudah begitu dramatis. Dunia pesantren harus adaptif. FOTO | Dok. PKBTalk24

PKB Gelar Konferensi Internasional Pesantren 2025: Gus Imin Serukan Pesantren Harus Melek Teknologi & Siap Pimpin Perubahan!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Deklarasi itu dibacakan pada Kamis (4/1/2023) di Pondok Pesantren Darul Muwahhidin Garut. FOTO | Dok. istimewa

Gus Muhaimin : Kerja Kerja Kerja Tanpa Arah, Tidak Bisa Menyelesaikan Masalah!

2 tahun ago
Arzeti Bilbina mendampingi Lathifah Shohib mendaftar bakal calon bupati di PKB Malang. FOTO | Dok. detik.com

PKB Jatim Siap Duetkan KH Marzuki Mustamar-Arzeti Lawan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

2 tahun ago

Popular News

  • Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

    ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Haji Wajah Negara di Tanah Suci, Profesionalisme dan Integritas Jadi Harga Mati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD DKI Terpangkas Rp16 Triliun, FPKB Ingatkan: Jangan Sentuh Anggaran Banjir dan Pemakaman!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Kecaman ke Trans7: Ketua Perempuan Bangsa DKI Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Kiai dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In