• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Feature

Idul Adha dan Jalan Panjang Kesejahteraan Petani, Nelayan, dan Peternak Kita

Redaksi by Redaksi
7 Juni 2025
in Feature, Opini
0
idul adha

Bolehkah Kurban Kolektif untuk Kambing atau Domba? FOTO - ILUSTRASI | Dok. istimewa

0
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

gerbang tani dki jakarta

Bagi kami di Gerbang Tani DKI Jakarta, Idul Adha tahun ini terasa istimewa. Para peternak yang kami dampingi bisa sedikit tersenyum. Mereka berhasil memasarkan hasil ternaknya langsung kepada para pengkurban, tanpa harus lewat tengkulak. Ini semua berkat jaringan antar anggota yang di bangun secara gotong royong di berbagai daerah.

Oleh: H. Tri Waluyo, Ketua DPW Gerbang Tani DKI Jakarta | *

PKBTalk24 | Jakarta ~ Hari Raya Idul Adha bukan hanya momentum ibadah dan pengorbanan, tapi juga momen pengingat akan nasib petani, peternak, dan nelayan—tiga kelompok pahlawan pangan yang kerap dilupakan. Di tengah gegap gempita penyembelihan hewan kurban, kita patut bertanya: sudahkah mereka yang menghadirkan pangan di meja makan kita benar-benar sejahtera?

Bagi kami di Gerbang Tani DKI Jakarta, Idul Adha tahun ini terasa istimewa. Para peternak yang kami dampingi bisa sedikit tersenyum. Mereka berhasil memasarkan hasil ternaknya langsung kepada para pengkurban, tanpa harus lewat tengkulak. Ini semua berkat jaringan antar anggota yang di bangun secara gotong royong di berbagai daerah.

Memang, ini baru secuil dari perjuangan panjang. Tapi di tengah derasnya dominasi pasar besar dan permainan harga yang tidak adil, keberhasilan menjual ternak sendiri menjadi angin segar. Ini bukti bahwa jika diberi ruang dan didukung jaringan, peternak lokal bisa bangkit. Bisa mandiri. Bisa untung.

Nelayan Masih Tertinggal di Tengah Laut

Namun, cerita manis ini belum bisa dirasakan saudara-saudara kita di sektor nelayan. Di pesisir Jakarta, khususnya Muara Angke, nelayan kecil masih bergulat dengan aturan yang berat sebelah. Mereka diwajibkan memasang Vessel Monitoring System (VMS) di kapal di bawah 30 GT, dengan biaya pemasangan bisa mencapai Rp20 juta. Belum lagi biaya tahunan dan ongkos administrasi yang tidak sedikit.

Bayangkan, nelayan yang penghasilannya pas-pasan untuk makan hari ini, dipaksa tunduk pada sistem digital yang sejatinya lebih cocok untuk kapal industri besar. Sementara laut yang mereka layari pun tak lagi ramah. Reklamasi, pencemaran, dan jarak tempuh yang makin jauh membuat tangkapan menurun drastis.

Ironisnya, saat mereka nekat melaut lebih jauh demi sesuap nasi, sistem VMS justru bisa menjebak mereka dalam pelanggaran administratif, yang berujung denda. Di titik ini, kita bisa bertanya: siapa sebenarnya yang dilayani oleh regulasi ini? Nelayan kecil, atau justru korporasi besar?

Petani Masih Menunggu Keberpihakan Nyata

Lalu, bagaimana kabar para petani kita di pelosok negeri? Mereka masih berkutat dengan sistem tanam-panen yang tidak terintegrasi, akses pupuk yang mahal, dan harga panen yang tak menentu. Lebih menyedihkan lagi, ketika panen tiba, harga anjlok karena serbuan impor produk pertanian yang datang tanpa kendali.

Jika pemerintah terus abai terhadap keberpihakan pada produk lokal, dan lebih memilih ‘impor nakal’ sebagai solusi cepat, maka mimpi swasembada pangan hanya tinggal jargon politik. Kita akan terus jadi bangsa yang makan dari hasil tani orang lain, sementara petani kita sendiri hidup dalam kemiskinan yang diwariskan dari musim ke musim.

Mari Kita Berpihak

Gerbang Tani, sebagai organisasi sayap yang lahir dari rahim PKB, hadir bukan hanya untuk mengkritik. Tapi juga untuk memberi solusi. Kami membangun jejaring pemasaran hasil ternak dan pertanian lokal. Kami mendampingi nelayan agar bersuara menghadapi regulasi yang menindas. Dan kami terus mendorong kebijakan pangan yang berpihak pada rakyat kecil.

Momentum Idul Adha ini adalah pengingat. Bahwa pengorbanan yang sesungguhnya bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi berani menyembelih ego, kepentingan sesaat, dan keberpihakan palsu demi kesejahteraan rakyat.

Petani, nelayan, dan peternak tidak butuh belas kasihan. Mereka butuh akses, keadilan, dan keberpihakan nyata.

_______

  • Selain sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dari FPKB, penulis juga Ketua DPW Gerbang Tani DKI Jakarta, organisasi sayap PKB yang fokus pada pemberdayaan petani, nelayan, dan peternak.
Previous Post

Mancing Bareng Uwais El Qoroni, Pengurus RT, RW, dan LMK Sukabumi Selatan Kompak Bertakat Tingkatkan Pelayanan Warga

Next Post

Mabit di Muzdalifah dan Mina: Makna, Teknis, dan Spiritualitas di Tengah Puncak Haji

Next Post
wukuf di arafah

Mabit di Muzdalifah dan Mina: Makna, Teknis, dan Spiritualitas di Tengah Puncak Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Muhammad Lefi, anggota FPKB DPRD DKI Jakarta

FPKB DKI Soroti Nasib Pesantren di Jakarta: Banyak, Padat, Tapi Minim Dukungan!

12 bulan ago
gratis transportasi umum dki

15 Kelompok Masyarakat Ini Berhak Nikmati Transportasi Gratis di Jakarta, Cek Apakah Kamu Termasuk!

1 tahun ago

Popular News

  • Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

    ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Kecaman ke Trans7: Ketua Perempuan Bangsa DKI Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Kiai dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Haji Wajah Negara di Tanah Suci, Profesionalisme dan Integritas Jadi Harga Mati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD DKI Terpangkas Rp16 Triliun, FPKB Ingatkan: Jangan Sentuh Anggaran Banjir dan Pemakaman!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In