• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Humaniora

Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa Bakal Kembali ke SMA? Ini Kata Mendikdasmen dan Respons Para Guru

Redaksi by Redaksi
23 April 2025
in Humaniora, Nusantara, Pendidikan
0
penjurusan di sma ditinjau ulang

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar rencana tersebut dikaji ulang secara mendalam sebelum diterapkan, Selasa (22/4/2025). FOTO | Dok. Istimewa

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“DPR menanyakan soal rencana penjurusan, dan kami sampaikan bahwa kami sudah mendapat arahan dari Bapak Presiden dan Pak Seskab untuk melakukan kajian lebih dalam,” ujar Mu’ti.

PKBTalk24 | Jakarta ~ Wacana kembalinya penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang SMA tengah menjadi sorotan publik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar rencana tersebut dikaji ulang secara mendalam sebelum diterapkan.

Pernyataan ini disampaikan Mu’ti usai menghadiri rapat tertutup bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/4/2025).

“DPR menanyakan soal rencana penjurusan, dan kami sampaikan bahwa kami sudah mendapat arahan dari Bapak Presiden dan Pak Seskab untuk melakukan kajian lebih dalam,” ujar Mu’ti.

Koordinasi dengan Menko PMK

Sebagai tindak lanjut, Mendikdasmen akan melakukan koordinasi dalam waktu dekat dengan Menko PMK Pratikno. Hasil pembahasan ini nantinya akan dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo.

“InsyaAllah dalam beberapa hari ke depan, kami akan bicara dengan Menko PMK dan hasilnya akan kami sampaikan ke Pak Presiden,” katanya.

Polemik di Kalangan Guru

Meski baru sebatas wacana, rencana ini sudah menuai berbagai tanggapan, terutama dari para guru. Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) termasuk yang menolak wacana tersebut jika hanya didasarkan pada pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Menurut Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, penjurusan di SMA tidak lagi relevan di era Kurikulum Merdeka yang mengedepankan sistem peminatan dan fleksibilitas pemilihan mata pelajaran.

“Kalau sudah ada TKA, penjurusan itu sudah tidak relevan lagi. Siswa bisa memilih mapel sesuai peminatan dan tes mata pelajaran yang dibutuhkan saat TKA di kelas 12,” ujarnya.

Satriwan memberi contoh: jika seorang siswa sejak awal sudah memilih mata pelajaran seperti Biologi dan Kimia, maka saat ingin masuk jurusan Kedokteran tinggal mengikuti TKA sesuai dengan bidang tersebut, tanpa harus dibatasi oleh jurusan formal seperti IPA.

Tantangan dan Kritik Kebijakan

Satriwan menilai, jika pun penjurusan kembali diterapkan, guru sebenarnya siap karena sudah pernah menjalankan sistem itu. Namun, ia menyayangkan perubahan kebijakan yang dianggap tidak konsisten dan menunjukkan diskontinuitas dalam kebijakan pendidikan nasional.

“Kebijakannya seperti maju mundur. Ganti program tapi secara esensi tetap sama. Tidak ada arah yang jelas,” kritiknya.

Apa yang Perlu Dilakukan?

P2G mendorong pemerintah agar tidak tergesa-gesa dalam membuat kebijakan pendidikan. Sebaliknya, kebijakan seharusnya disesuaikan dengan Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2025–2045, yang menekankan pada pengembangan minat, bakat, dan kemampuan siswa lintas disiplin.

Kembalinya penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA memang bisa memberi struktur, tapi di era fleksibilitas Kurikulum Merdeka, apakah itu masih relevan? Semua pihak kini menantikan hasil kajian pemerintah dan keputusan akhir dari Presiden Prabowo Subianto. (AKH)

Previous Post

15 Kelompok Masyarakat Ini Berhak Nikmati Transportasi Gratis di Jakarta, Cek Apakah Kamu Termasuk!

Next Post

Pesantren Istiqlal Internasional Resmi Dibangun di UIII Depok, Jadi Lokomotif Baru Peradaban Islam dari Indonesia

Next Post
pesantren internasional

Pesantren Istiqlal Internasional Resmi Dibangun di UIII Depok, Jadi Lokomotif Baru Peradaban Islam dari Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

haji furoda

Calon Jemaah Wajib Tahu! Ini Tahapan dan Jadwal Pelunasan Haji 2026, Catat Tanggalnya Sekarang!

7 bulan ago
FOTO | Dok. media center dpw pkb jakarta

Menyangkut Hajat Hidup Rakyat Kecil, FPKB DPRD DKI Jakarta Minta Kebijakan Pembatasan Usia PJLP Diubah!

3 tahun ago

Popular News

  • Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

    ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Kecaman ke Trans7: Ketua Perempuan Bangsa DKI Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Kiai dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Haji Wajah Negara di Tanah Suci, Profesionalisme dan Integritas Jadi Harga Mati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD DKI Terpangkas Rp16 Triliun, FPKB Ingatkan: Jangan Sentuh Anggaran Banjir dan Pemakaman!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In