• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara Berita Parlemen

PKB Menolak Sistem Pemilu Coblos Partai!

Sistem Pemilu tertutup dinilai membuat hak konstitusional calon legislatif (caleg) tak bisa terpenuhi

Redaksi by Redaksi
5 Januari 2023
in Berita Parlemen, Berita PKB, Figure, Nusantara, PolitisiTalks
0
Wakil Bendahara Umum DPP PKB, Nasim Khan menolak wacana Pemilu Sistem Coblos partai - FOTO | Dok. Istimewa

Wakil Bendahara Umum DPP PKB, Nasim Khan menolak wacana Pemilu Sistem Coblos partai - FOTO | Dok. Istimewa

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Siapapun yang mendorong sistem pemilu tertutup berarti termasuk pihak yang ingin merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun dengan susah payah di negeri ini. Karena jelas sistem tersebut adalah pengkhianatan terhadap demokrasi,” Nasim Khan, Wabendum DPP PKB.

 

PKBTalk24, Jakarta ~ Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menolak Pemilu 2024 dilaksanakan secara tertutup. Sebab Pemilu sistem proporsional tertutup atau hanya mencoblos gambar partai dinilai merupakan bentuk pengkhianatan terhadap sistem demokrasi. Hal itu, disampaikan oleh Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP PKB Nasim Khan di hadapan wartawan, di Jakarta, Rabu (4/1/2023).

“Siapapun yang mendorong sistem pemilu tertutup berarti termasuk pihak yang ingin merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun dengan susah payah di negeri ini. Karena jelas sistem tersebut adalah pengkhianatan terhadap demokrasi. Rakyat Indonesia sudah cerdas berpolitik. Wacana itu pasti akan ditolak,” kata Nasim Khan.

Lebih lanjut, Nasim Khan kemudian menyebutkan bunyi Putusan MK No.22-24/PUU-IV/2008 pada 23 Desember 2008 yang secara jelas mendukung penerapan proporsional terbuka di Pileg 2009.

Menurutnya, sistem pemilu tertutup menjadikan hak konstitusional seorang calon legislatif (caleg) tak bisa terpenuhi. Nasim memberikan contoh, caleg tidak bisa menunjukkan kualitas dirinya kepada pemilih. Sebaliknya, pemilu dengan sistem terbuka, jelas akan membuat publik dapat menilai secara langsung, siapa wakil yang akan mereka pilih.

Karenanya, “Dengan menjadikan pemilu tertutup, hak mereka berarti telah diamputasi. Ini jelas pelanggaran,” tegasnya. Hal lainnya, Nasim menilai bahwa dengan sistem pemilu tertutup, maka para calon legislatif  mendapatkan nomor urut yang ditentukan partai. Calon-calon yang bertarung di Pileg, ujarnya tidak bisa mandiri dan terkesan diatur-atur partai.

Pemilu Terbuka membuka ruang dan kesempatan luas pada kader terbaik bangsa

Nasim kemudian menuturkan bahwa sistem pemilu terbuka justru membuka ruang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bisa mengekploitasi kapasitasnya dalam memajukan Indonesia melalui jalur politik.

Menurutnya, inilah esensi dan tujuan demokrasi. “Sistem demokrasi membuka ruang untuk semua putra-putri terbaik bangsa mengeksplorasi kapasitasnya hingga batas maksimal, untuk mengabdi bagi kemajuan Indonesia bukan mengabdi untuk partai,” ujar Nasim.

Sistem proporsional terutup menunjukkan kemunduran demokrasi

Wabendum PKB Nasim Khan juga tidak sepakat dengan anggapan seolah pemilu tertutup lebih menghemat biaya dibandingkan sistem terbuka, karena desain surat suara bisa lebih sederhana. Menurutnya, jika negara ingin benar-benar mau menghemat, caranya bukan dengan mengorbankan sistem demokrasi yang sudah berjalan selama ini.

“Sistem yang berkualitas harus disiapkan secara matang dan tidak amburadul. Dampak manfaat dari sistem proporsional tertutup menunjukkan kemunduran demokrasi yang akan berimplikasi terhadap kemajuan bangsa ini di masa depan. Tidak ada lagi wacana kritis dan atau hak individu untuk menggugat hasil-hasil pemilu karena semua mekanisme pengaduan sudah diamputasi sejak dini,” pungkasnya. (***)

Tags: nasim khanPKBPKB tolak pemilu coblos partaiproporsional terbukaproporsional tertutupwabendum dpp pkb
Previous Post

Harga BBM Turun di Awal Tahun, Gus Muhaimin : Hadiah Awal Tahun untuk Rakyat dari Jokowi!

Next Post

Fenomena Mal Sepi di Jakarta, PKB Usul Dialihfungsi Menjadi Tempat Ini

Next Post

Fenomena Mal Sepi di Jakarta, PKB Usul Dialihfungsi Menjadi Tempat Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani atau akrab disapa Lalu Ari - FOTO | Dok. FPKB DPR RI

PKB Apresiasi Kenaikan Gaji Guru & Dosen, Tapi Ingatkan: Honorer Jangan Dilupakan!

8 bulan ago
Ketua Fraksi PKB DPRD Jakarta, M. Fuadi Luthfi menyebut FPKB bekerja untuk rakyat Jakarta bukan untuk kepentingan pribadi.  FOTO | Dok. PKBTalk24

Ketua FPKB DPRD Jakarta Kecam Tindakan Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru Pendidikan Agama di Duren Sawit Jaktim

1 tahun ago

Popular News

  • Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

    ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Haji Wajah Negara di Tanah Suci, Profesionalisme dan Integritas Jadi Harga Mati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD DKI Terpangkas Rp16 Triliun, FPKB Ingatkan: Jangan Sentuh Anggaran Banjir dan Pemakaman!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Kecaman ke Trans7: Ketua Perempuan Bangsa DKI Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Kiai dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In