• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara NU Today

Rais Aam PBNU Tegaskan Pemberhentian Gus Yahya, NU di Persimpangan Jalan Besarnya?

Redaksi by Redaksi
1 Desember 2025
in NU Today, Nusantara
0
KH Miftachul Akhyar dan Prof Muhammad Nuh saat memberi keterangan pers di kantor PWNU Jatim, Sabtu (29/11/2025).
FOTO | Dok. NU online

KH Miftachul Akhyar dan Prof Muhammad Nuh saat memberi keterangan pers di kantor PWNU Jatim, Sabtu (29/11/2025). FOTO | Dok. NU online

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

NU berada di titik kritis. Rais Aam KH Miftachul Akhyar menegaskan pemberhentian Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU, sementara Gus Yahya memilih bertahan dengan mandat Muktamar. Polemik internal ini menguji kedewasaan organisasi terbesar umat Islam Indonesia.

PKBTalk24 | Jakarta — Nahdlatul Ulama kembali berada pada satu titik yang jarang muncul dalam sejarah panjangnya: sebuah persimpangan jalan yang menuntut kejernihan, kesabaran, dan kebesaran jiwa para pemimpinnya. Di tengah dinamika yang bergulung cepat dan ruang publik yang berisik oleh opini, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menegaskan kembali keputusan pemberhentian Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (29/11/2025). Di sana, kata-kata Rais Aam terdengar lebih seperti sebuah penegasan moral daripada sekadar deklarasi administratif.

Keputusan tersebut merujuk pada Rapat Harian Syuriyah PBNU, 20 November 2025, dan memperoleh dukungan 36 PWNU yang hadir. Dukungan yang tidak hanya administratif, melainkan mencerminkan kegelisahan dan harapan sebagian besar struktur NU yang ingin organisasi kembali pada keseimbangan.

“Para PWNU memahami sepenuhnya latar belakang keputusan ini dan mendukung kami untuk menindaklanjuti,” ujar Rais Aam dalam nada yang menahan gelombang dinamika yang terus membesar.

Menurut keterangan resmi yang diterima NU Online, sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB, Gus Yahya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Sejak saat itu, kepemimpinan PBNU berada sepenuhnya di bawah Rais Aam, menandai satu fase transisi yang tidak hanya administratif, tetapi juga emosional bagi satu organisasi besar yang lahir dari tradisi, khidmah, dan teladan para masyayikh.

Enam Penegasan: NU Mengambil Nafas Panjang

Dalam pernyataannya, KH Miftachul Akhyar menyampaikan enam penegasan yang terasa seperti upaya menahan NU agar tetap tegak di tengah badai:

  1. Keputusan Syuriyah PBNU disebut berlandaskan fakta, tanpa motif tersembunyi selain yang tertulis dalam risalah resmi.

  2. Untuk memastikan roda organisasi terus berjalan normal, PBNU akan segera menggelar Rapat Pleno atau Muktamar, sebagai ruang konstitusional yang menjadi penentu arah ke depan.

  3. Melihat derasnya opini publik, PBNU membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk menyisir kebenaran informasi yang simpang siur. Dua Wakil Rais Aam—KH Anwar Iskandar dan KH Afifuddin Muhajir—akan menjadi pengarah.

  4. Demi menjaga objektivitas investigasi, implementasi Digdaya Persuratan Tingkat PBNU ditangguhkan, sementara PWNU dan PCNU tetap berjalan normal.

  5. Rais Aam menegaskan kembali nilai Khittah NU: mendahulukan kepentingan bersama, menjunjung akhlak mulia, dan menjaga kejujuran dalam pikiran serta tindakan.

  6. Di ujung pernyataannya, Rais Aam mengajak warga NU bermunajat kepada Allah SWT, agar diberikan jalan keluar terbaik. Sebuah seruan yang terasa menyatukan, di tengah ruang publik yang terbelah.

Gus Yahya Bertahan: “Saya Mengemban Amanat Muktamar”

Di sisi lain, Gus Yahya menegaskan dirinya akan tetap menjalankan mandat yang diberikan oleh Muktamar ke-34 di Lampung. Pernyataannya di Surabaya, Sabtu (22/11/2025), mengandung keteguhan sekaligus pesan bahwa polemik ini tidak sederhana.

“Saya mendapatkan amanat lima tahun dan akan saya jalani. Insyaallah saya sanggup.”

Kalimat itu menandai bahwa persoalan ini belum sampai pada titik akhir. Ada ruang konstitusional yang menunggu, ada TPF yang bekerja, dan ada harapan besar bahwa NU akan menyelesaikan perbedaan ini dengan cara yang paling elegan: melalui musyawarah, akhlak, dan keikhlasan. (AKH)

Tags: #DinamikaNU#EditorialNU#GusYahya#MuktamarNU#NU2025#NUBergerak#RaisAam#SyuriyahPBNUNUpbnu
Previous Post

PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

Next Post

PKB Jakarta Gelar Muswil: Hasbiallah Ilyas Pertegas Transformasi Kepemimpinan Lokal

Next Post
Launching dan Bedah Buku berjudul “BUSYET DAH Si Baba! Jangan Dikira Anak Betawi Kagak Ikut Bangun Jakarta” di Swiss-Belinn Hotel, Jakarta, Rabu (3/11/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24

PKB Jakarta Gelar Muswil: Hasbiallah Ilyas Pertegas Transformasi Kepemimpinan Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

KPUD DKI Jakarta Umumkan DCT untuk DPRD DKI Jakarta di Pemilu 2024. FOTO | Dok. jakarta.kpu.go.id/

KPUD DKI Umumkan 1.818 Orang Masuk DCT Anggota DPRD DKI Jakarta di Pemilu 2024

3 tahun ago

Prabowo Umumkan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Nama Lengkapnya

2 tahun ago

Popular News

  • Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

    ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Kecaman ke Trans7: Ketua Perempuan Bangsa DKI Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Kiai dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Haji Wajah Negara di Tanah Suci, Profesionalisme dan Integritas Jadi Harga Mati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD DKI Terpangkas Rp16 Triliun, FPKB Ingatkan: Jangan Sentuh Anggaran Banjir dan Pemakaman!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In