• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Figure

Fraksi PKB DPRD DKI: Tak Kunjung Selesai, Polemik Kampung Susun Bayam Syarat Muatan Politis!

Redaksi by Redaksi
29 Januari 2024
in Figure, PolitisiTalks
0
Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, menyebut saat OTT negara sudah rugi. Jadi bagaimana agar jangan sampai negara sudah rugi miliaran KPK baru melakukan tindakan.  FOTO | Dok. PkbTalk24

Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, menyebut saat OTT negara sudah rugi. Jadi bagaimana agar jangan sampai negara sudah rugi miliaran KPK baru melakukan tindakan. FOTO | Dok. PkbTalk24

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Ini sebenarnya bukan masalah Kampung Bayam, itu kan dari zaman dulu juga dari zaman Pak Anies, JakPro, apa… Semua sudah memberikan tempat untuk masyarakat di Kampung Bayam itu, sudah rapilah untuk masyarakat di situ. Ini sebenarnya bukan motif untuk membangun Jakarta lebih bagus, ini motifnya itu jelas politik,” kata Hasbiallah kepada wartawan, Kamis (25/1/2024).

 

PKBTalk24 | Jakarta ~ Polemik soal eks warga Kampung Susun Bayam (KSB) terus mendapat sorotan dari banyak kalangan. Kali ini, H. Hasbiallah Ilyas Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta giliran ikut bersuara.

Berlarut-larutnya penyelesaian kasus yang melibatkan Eks warga KSB, JakPro, dan Pemprov DKI Jakarta menurut Hasbiallah Ilyas menandakan ada unsur di luar aspek pembangunan. Sebab pembangunan sudah selesai, dan semestinya bisa langsung ditempati oleh Eks warga KSB.

Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas pun meminta agar jangan ada unsur politisasi, dan Pemprov DKI segera menyelesaikan polemik tersebut agar warga bisa menempati KSB.

“Ini sebenarnya bukan masalah Kampung Bayam, itu kan dari zaman dulu juga dari zaman Pak Anies, JakPro, apa… Semua sudah memberikan tempat untuk masyarakat di Kampung Bayam itu, sudah rapilah untuk masyarakat di situ. Ini sebenarnya bukan motif untuk membangun Jakarta lebih bagus, ini motifnya itu jelas politik,” kata Hasbiallah kepada wartawan, Kamis (25/1/2024).

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sebelumnya menyebut Pemprov DKI berencana untuk membangun rumah susun baru di Tanjung Priok untuk warga eks Kampung Bayam tahun 2025. Hasbiallah mempertanyakan warga akan tinggal di mana sebelum rusun itu terbangun.

“Kalau dibangun untuk sampai tahun 2025, yang itunya mau dikemanain, sekarang ini mereka tinggal di mana? Seharusnya itu kan dipikirkan dong, selama ini masyarakat mau tinggal di mana, ini kan kebutuhan masyarakat,” kata Hasbiallah Ilyas.

“Nggak bisa, ini namanya pembiaran, pembiaran masyarakat tidak punya tempat tinggal. Apa kita mau masyarakat yang tidak mampu kita jadikan gelandangan? Mana tugas Pemda di sini?” imbuhnya.

Lebih lanjut, Hasbiallah Ilyas menyebut warga Kampung Susun Bayam sebelumnya sudah melaporkan hal ini kepada fraksi PKB. Namun, belum ada solusi. Menurutnya, Pemprov DKI harus memberikan arahan JakPro sebagai pengelola Kampung Susun Bayam untuk menyelesaikan.

“Ini memang semuanya nggak jelas, tidak ada kejelasan, pada waktu masyarakat Kampung Bayam juga sudah mengadu ke fraksi kami, nah ini juga sudah beberapa kali pertemuan dengan fraksi PKB ya, dan memang tidak ada solusi. Ini kalau JakPro, namanya BUMD ya ngikutin gubernurlah, jangan salahkan JakPro, Pj-nya yang tidak pro dengan masyarakat Kampung Bayam,” sebut dia.

Lebih baik segera ditempatin dari pada terbengkalai 

Lebih lanjut, Hasbiallah menilai harusnya warga menempati Kampung Susun Bayam yang sudah terbangun dari pada membangun rusun baru. Dia khawatir Kampung Susun Bayam akan terbengkalai jika tidak ditempati.

“Ini namanya pembiaran, lebih bagus ditempati daripada bangunan itu terbengkalai, kan ujung-ujungnya terbengkalai nanti kalau nggak ditempatin, itu kan uang rakyat, masak kalau itu nggak dipakai mau dibongkarin lagi itu bangunan dan diganti yang 2025, kan berarti pemborosan,” sebut dia.

Polemik Kampung Susun Bayam

Seperti diketahui, polemik antara JakPro selaku pengelola Kampung Susun Bayam (KSB) dan warga eks Kampung Bayam sempat mencuat. Kala itu, warga menuntut agar JakPro segera memberikan kunci hunian KSB. Setelah setahun bertahan di dalam tenda, warga akhirnya bersedia direlokasi di Rusunawa Nagrak.

Namun kini polemik baru muncul. Sebanyak 40 keluarga secara paksa menghuni Kampung Susun Bayam tanpa listrik dan air. Salah satu yang jadi masalah di KSB adalah soal tarif sewa antara pengelola dan warga yang tak kunjung menemukan titik temu.

Adapun Manajemen PT Jakarta Propertindo (JakPro) melaporkan oknum warga yang memaksa menghuni Kampung Susun Bayam ke Polres Metro Jakarta Utara. Mereka menilai penerobosan ke Kampung Susun Bayam sebagai pelanggaran hukum.

Oknum warga itu dipolisikan karena secara berkelompok memasuki pekarangan hunian pekerja pendukung operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS) tanpa seizin perusahaan pada 29 November hingga awal Desember 2023.

“Atas perbuatan melawan hukum dan melanggar ketentuan perusahaan tersebut, JakPro melaporkan oknum eks warga Kampung Bayam kepada pihak Polres Metro Jakarta Utara,” kata manajemen berdasarkan keterangan resmi Sekretaris Perusahaan JakPro, dilansir Antara, Rabu (17/1).

Solusi dari Heru Budi

Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono kemudian buka suara soal nasib warga eks Kampung Bayam yang belum bisa menghuni Kampung Susun Bayam (KSB). Heru mengatakan Pemprov DKI berencana membangun rumah susun (rusun) baru bagi warga eks Kampung Bayam.

“Sudah sebulanlah menjelang akhir tahun, kami terus berdiskusi untuk bisa mendapatkan solusi yang tepat dan terbaik. Maka dari itu, pemerintah daerah akan membangun rumah susun di sekitar Kecamatan Priok, kurang lebih bisa 150-200 unit, untuk warga terprogram dan warga Kampung Bayam,” kata Heru pada wartawan di Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (24/1).

Heru menegaskan Pemprov DKI tidak pernah mengabaikan nasib warga eks Kampung Bayam. Direncanakan pada 2025, rusun tersebut akan mulai dibangun.

“Jadi saya tegaskan sekali lagi, Pj Gubernur DKI tidak mengabaikan, saya akan memberikan yang terbaik. Catatannya di situ, saya memberikan yang terbaik buat warga, maka saya harus berpikir,” ujarnya.

“2025 kita akan bangun itu di sekitar wilayah Tanjung Priok dan saya sudah mendengarkan keluhan ya, mungkin di Nagrak jauh. Nah, kalau ditanya waktunya masih satu tahun, iya. Mohon sabar, kita bangun yang terbaik,” sambungnya. (***)

Previous Post

Terjun ke Politik Praktis, Langkah PBNU Tepat, Tapi Tersesat Jalan

Next Post

Anies Baswedan Bantah Akan Bubarkan BUMN

Next Post
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menyampaikan  Visi-Misi Paslon soal Hubungan Internasional Debat capres ketiga, Minggu (7/1/2024) - FOTO | Dok. PKBTalk24

Anies Baswedan Bantah Akan Bubarkan BUMN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, silaturahmi dengan tokoh lintas agama Sumatera Utara (Sumut) yang diselenggarakan Badan Persaudaraan Antariman (Berani) di Medan, Rabu (2/8/2023) - FOTO | Dok. Istimewa

Silaturrahmi Tokoh Lintas Agama, Gus Muhaimin Tekadkan PKB Perkuat Dialog dan Kebebasan Beragama

3 tahun ago
Menko Pemberdayaan Masyarakat  Gus Muhaimin menanggapi wacana libur sekolah satu bulan selama Ramadan 2025.

Wacana Libur Sekolah Saat Ramadhan, Gus Muhaimin: Tak Perlu Dilakukan!

1 tahun ago

Popular News

  • Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

    ‘PKB Harus Diawasi Terus’: Candaan Prabowo, Sinyal Politik atau Sekadar Gojlokan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Jakarta dan Transformasi Politik Kaum Santri di Ibu Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Haji Wajah Negara di Tanah Suci, Profesionalisme dan Integritas Jadi Harga Mati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD DKI Terpangkas Rp16 Triliun, FPKB Ingatkan: Jangan Sentuh Anggaran Banjir dan Pemakaman!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Kecaman ke Trans7: Ketua Perempuan Bangsa DKI Sebut Tayangan Xpose Lecehkan Kiai dan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In