• Contact
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Literasi Berita Terpercaya Kaya Makna
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, 21 April, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
Advertisement
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara Berita Parlemen

PKB Dorong Dewan Pangan Jakarta: Tutup Celah Rapuh Sistem Pangan Ibu Kota

by Redaksi
10 Februari 2026
in Berita Parlemen, Nusantara
0
Ahmad Moetaba, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD DKI Jakarta

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, Ahmad Moetaba, saat menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi PKB terhadap Ranperda Sistem Pangan di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (9/2/2026). FOTO | Dok. PKBTalk24

0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta mendorong pembentukan Dewan Pangan Jakarta untuk menutup celah rapuh sistem pangan ibu kota, memperkuat koordinasi lintas sektor, data terpadu, dan ketahanan pangan berkelanjutan.

PKBTalk24 | Jakarta — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD DKI Jakarta menilai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan harus melampaui pendekatan administratif dan benar-benar menutup titik-titik lemah ketahanan pangan Jakarta yang selama ini rapuh dan terfragmentasi.

Pandangan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, Ahmad Moetaba, dalam Pemandangan Umum Fraksi PKB terhadap Ranperda Sistem Pangan, di Ruang Sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (9/2/2026). Menurutnya, sistem pangan tidak bisa lagi dipandang sebagai urusan satu dinas, melainkan sebuah ekosistem berlapis yang mencakup produksi, distribusi, konsumsi, hingga pengelolaan limbah.

“Kalau tata kelolanya masih sektoral, yang terjadi adalah data tidak terhubung, kebijakan berjalan sendiri-sendiri, dan negara selalu datang terlambat saat krisis,” tegas Ahmad Moetaba, saat menyampaikan Pemandangan Umum  FPKB terhadao Ranperda Sistem Pangan, Senin (9/2/2026).

Usulan Kunci: Dewan Pangan Jakarta

Fraksi PKB mendorong pembentukan Dewan Pangan Jakarta (Food Policy Council) sebagai lembaga koordinasi lintas sektor yang permanen dan bekerja sepanjang tahun. Dewan ini diharapkan menjadi simpul orkestrasi kebijakan pangan agar seluruh pemangku kepentingan bergerak dalam satu irama.

RelatedPosts

Ketua DPW PKB Jakarta Dihadang Golok saat Memasuki Area Muscab DPC PKB Jaksel

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

Menurut PKB, urgensi Dewan Pangan tidak bisa ditawar. Risiko pangan Jakarta tersebar lintas urusan—mulai dari perdagangan, kesehatan, pendidikan, sosial, lingkungan hidup, hingga BUMD dan kerja sama antardaerah. Tanpa komando koordinasi yang kuat, pola lama akan terus terulang: bekerja sektoral saat aman, panik kolektif saat krisis datang.

Selain itu, sistem pangan modern menuntut keputusan cepat berbasis data, sementara selama ini data stok, harga, distribusi, dan kerentanan masih tersebar di banyak instansi. “Dewan Pangan dibutuhkan agar kebijakan tidak saling menunggu,” ujarnya.

PKB juga menekankan pentingnya partisipasi luas dalam tata kelola pangan. Dewan Pangan Jakarta idealnya melibatkan pemerintah provinsi, daerah penyangga, akademisi, pelaku usaha berbagai skala, pengelola pasar, komunitas pangan urban, organisasi masyarakat, hingga tokoh agama. Praktik kota-kota global, seperti yang tergabung dalam Milan Urban Food Policy Pact, menunjukkan bahwa kebijakan pangan yang partisipatif lebih adil, berkelanjutan, dan konsisten.

Data Terpadu dan Keterbukaan Publik

Fraksi PKB menilai fondasi utama sistem pangan adalah data yang reliabel dan terintegrasi. Ranperda harus memastikan adanya sistem informasi pangan yang mampu memantau stok, arus distribusi, harga harian, pola konsumsi, hingga peta kerentanan pangan sampai tingkat kelurahan.

Sistem ini juga perlu diselaraskan dengan Badan Pangan Nasional agar kebijakan pusat dan daerah tidak berjalan sendiri-sendiri. Di saat yang sama, PKB mendorong keterbukaan informasi yang wajar bagi publik untuk memperkuat kontrol sosial dan inovasi, tanpa mengabaikan perlindungan data warga.

Diversifikasi Pasokan dan Cadangan Pangan

Dalam konteks Jakarta yang sangat bergantung pada pasokan luar daerah, Fraksi PKB menegaskan bahwa diversifikasi pasokan harus menjadi strategi utama. Kerja sama antardaerah tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan diwujudkan dalam kesepakatan pasok yang konkret dan mengikat, mencakup kuota, stabilisasi harga, penguatan logistik, dan protokol darurat.

Potensi lokal seperti perikanan Kepulauan Seribu, urban farming, dan teknologi pertanian perkotaan dinilai penting sebagai penguat ketahanan, namun PKB menegaskan produksi lokal tidak realistis jika diposisikan sebagai pengganti pasokan utama.

PKB juga menyoroti pentingnya cadangan pangan daerah yang dikelola secara profesional, transparan, dan memiliki standar rotasi jelas. Ranperda, menurut PKB, harus tegas menjawab siapa pemegang komando operasional saat intervensi, berapa waktu respon yang ditetapkan, serta bagaimana akuntabilitasnya dilaporkan ke publik.

“Tanpa desain yang tegas, cadangan pangan berisiko menjadi stok mati atau justru ruang abu-abu tata kelola,” tutup Ahmad Moetaba. (AKH)

Tags: #DewanPanganJakarta#FoodPolicyCouncil#JakartaTangguh#KetahananPangan#PanganBerkelanjutan#PKBJakarta#SistemPangan

RelatedPosts

Mescab DPC PKB Jakarta Selatan

Ketua DPW PKB Jakarta Dihadang Golok saat Memasuki Area Muscab DPC PKB Jaksel

by Redaksi
19 April 2026
0

Ketua DPW PKB Jakarta Hasbiallah Ilyas “dihadang” golok saat masuk Muscab PKB Jaksel. Ternyata ini bagian tradisi palang pintu Betawi,...

Ketua DPW PKB Jakarta Hasbialllah Ilyas

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

by Redaksi
18 April 2026
0

“PKB ingin jadi rumah besar politik yang terbuka, inklusif, tapi tetap berakar kuat pada nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan semangat...

badal haji

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

by Redaksi
13 April 2026
0

Polemik “war tiket haji 2026” memicu pro-kontra. Pemerintah fokus tuntaskan antrean hingga 40 tahun dan bersihkan potensi kecurangan dalam tata...

Next Post
Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB H. Ahmad Ruslan

Dukung Gerakan Tanam 3.000 Pohon di Jakarta Barat, Ahmad Ruslan Tegaskan Komitmen PKB sebagai Green Party

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Sikap Resmi AMIN atas Pengumuman KPU: Ketidaknormalan Tidak Boleh Dibiarkan!

Sikap Resmi AMIN atas Pengumuman KPU: Ketidaknormalan Tidak Boleh Dibiarkan!

2 tahun ago
Ketua Dewan Syura Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Ma’ruf Amin

KH Ma’ruf Amin Minta Presiden Prabowo Gunakan Tambang untuk Rakyat: Kami Dukung Bapak!

9 bulan ago

Popular News

  • Mescab DPC PKB Jakarta Selatan

    Ketua DPW PKB Jakarta Dihadang Golok saat Memasuki Area Muscab DPC PKB Jaksel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Jaktim Dihadiri Bang Doel, Fuadi Luthfi Sentil Kinerja Pemprov: “Jangan Lambat, Warga Butuh Gerak Cepat!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu-satunya Calon Perempuan di Muscab PKB Jakbar, Puti Hasni: “Kartini Harus Diteruskan, Bukan Cuma Diperingati”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapat Tambahan Kuota Petugas Haji dari Arab Saudi, Menag: Alhamdulillah, Ini Untuk Layanan Terbaik Jemaah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Mescab DPC PKB Jakarta Selatan
Berita PKB

Ketua DPW PKB Jakarta Dihadang Golok saat Memasuki Area Muscab DPC PKB Jaksel

19 April 2026
Ketua DPC PKB Jakarta Timur
PKBTalk Event

Muscab PKB Jaktim Dihadiri Bang Doel, Fuadi Luthfi Sentil Kinerja Pemprov: “Jangan Lambat, Warga Butuh Gerak Cepat!”

18 April 2026
Ketua DPW PKB Jakarta Hasbialllah Ilyas
Berita PKB

PKB Gelar Muscab Serentak se-Jakarta, Anak Muda hingga Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

18 April 2026
badal haji
Berita Eksekutif

“War Tiket Haji 2026” Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tuntaskan Antrean dan Cegah Kecurangan

13 April 2026
Heri Kustanto, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari FPKB
Berita Parlemen

FPKB DPRD DKI Tolak Privatisasi SPAM, Tegaskan Air Hak Dasar Rakyat

14 April 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 - 2025 pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In