• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
  • Register
PKBTalk24.Com
Advertisement
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event
No Result
View All Result
PKBTalk24.Com
No Result
View All Result
Home Nusantara Berita Parlemen

Hasbiallah Ilyas, Soal Kasus Timah dan Penegakan Hukum yang Jujur:  Hitung Aset Negara Jangan Asal!

Redaksi by Redaksi
4 Juni 2025
in Berita Parlemen, Nusantara
0
Hasbiallah Ilyas anggota komisi III dpr RI

Sejumlah anggota Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Polda Metro Jaya, Kamis (8/5/2025) - FOTO | Dok. istimewa

0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

“Kalau penghitungan aset tidak jelas, maka bukan hanya uang negara yang hilang, tapi juga kepercayaan publik terhadap hukum juga bisa hilang,” ujar Hasbiallah.

PKBTalk24 | Jakarta ~  Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, H. Hasbiallah Ilyas, menyoroti hal yang sangat krusial dalam penegakan hukum: penghitungan aset negara yang akurat dan transparan.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, terkait kasus-kasus besar yang sedang ditangani Kejaksaan Agung, pada Selasa (20/5/2025).

Pada kesempatan RDP terkait masalah antara lain, langkah-langkah strategis penelusuran asset, pengelolaan barang bukti serta pemulihan asset (asset recovery) dalam rangka optimalisasi pengembalian kerugian keuangan negara serta penanganan kasus dan tindak lanjutnya, tersebut Hasbiallah Ilyas menegaskan bahwa akurasi penghitungan aset adalah kunci untuk mengembalikan uang negara yang raib akibat praktik korupsi.

“Tapi, bagaimana jadinya jika penghitungan aset dilakukan asal-asalan, tidak transparan, bahkan tidak akuntabel?, ” ujar Hasbiallah. 

Kasus Timah dan Luka Triliunan Rupiah

Salah satu contoh paling mencolok adalah kasus korupsi timah, yang menimbulkan kerugian negara hingga ratusan triliun rupiah. Namun, penghitungan kerugian negara oleh Kejaksaan Agung ternyata berbeda jauh dengan perhitungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Perbedaan ini tentu saja menimbulkan tanda tanya besar: Siapa yang benar? Metode mana yang dipakai?
Apakah ada kepentingan yang bermain?

“Kalau penghitungan aset tidak jelas, maka bukan hanya uang negara yang hilang, tapi juga kepercayaan publik terhadap hukum juga bisa hilang,” ujar Hasbiallah.

Waspada! Celah Kongkalikong Mengintai

Tak hanya soal akurasi. Jika penghitungan aset dilakukan secara sembarangan, maka potensi kongkalikong antar oknum juga bisa terjadi. Yang lebih menyedihkan lagi, pihak yang tidak bersalah bisa jadi korban dari ketidakadilan.

“Inilah bentuk kezaliman yang nyata,” kata Hasbiallah.  Hasbiallah menyerukan agar semua pihak menghindari rekayasa hukum demi kepentingan tertentu.

Hukum Itu Harus Jujur, Bukan Pencitraan

Hasbiallah juga mengingatkan bahwa penegakan hukum jangan sampai didorong oleh opini publik atau demi pencitraan semata.

“Hukum harus dijalankan sejujurnya dan apa adanya. Tidak boleh karena tekanan atau popularitas. Kejaksaan harus berani jujur, meski tidak populer,” tegasnya.

Hasbiallah  Minta TP4D Diantifkan Lagi 

Selain penghitungan aset, Hasbiallah juga menyoroti dibubarkannya TP4D (Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah), sebuah lembaga yang dulu cukup efektif dalam mencegah korupsi di daerah.

Setelah TP4D dibubarkan, justru indeks korupsi di banyak daerah meningkat. Padahal, kehadiran lembaga seperti ini bisa menjadi mitra penting bagi kejaksaan, kepolisian, dan pemda untuk memastikan proyek-proyek pemerintah berjalan tanpa celah korupsi.

Melihat situasi saat ini, Hasbiallah mendorong agar TP4D dipertimbangkan untuk diaktifkan kembali. Dengan penguatan dan kerja sama lintas lembaga, TP4D bisa menjadi benteng yang kuat untuk melawan korupsi, terutama di tingkat daerah.

Keadilan Tak Bisa Ditawar

Pesan H. Hasbiallah Ilyas sangat jelas: Keadilan harus ditegakkan dengan kejujuran dan integritas.
Mulai dari penghitungan aset negara yang akurat dan transparan, hingga penguatan lembaga pencegahan korupsi di lapangan.

Karena pada akhirnya, penegakan hukum bukan soal drama atau sorotan kamera, melainkan mengembalikan kepercayaan rakyat dan menyelamatkan uang negara. (AKH

Previous Post

RDF Rorotan Terbengkalai, H. Sutikno Desak DLH DKJ Gerak Cepat Sosialisasi Pemilahan Sampah

Next Post

Anggota Komisi III DPR, Hasbiallah Ilyas Kritisi Penghitungan Aset Korupsi Timah: “Uangnya Sudah Balik ke Negara Belum?”

Next Post
hasbiallah ILyas - MInta Predator Seksual di Kebiri Kimia

Anggota Komisi III DPR, Hasbiallah Ilyas Kritisi Penghitungan Aset Korupsi Timah: “Uangnya Sudah Balik ke Negara Belum?”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ketum PBNU Gus Yahya

Drama Risalah PBNU – Desakan Mundur Gus Yahya dan Suasana Internal yang Memanas

6 bulan ago
DPW PKB DKI Jakarta resmi memulai pembangunan kantor baru yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 1, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24

PKB Jakarta Bangun Kantor Baru: Awali Langkah Menuju Kemenangan di Pemilu 2029

10 bulan ago

Popular News

  • Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan. FOTO/ILUSTRASI | Dok. www.klook.com/id/destination

    Jakarta Butuh Perda Sungai: Saatnya Kelola Sungai dari Sumber Masalah ke Sumber Peradaban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muktamar NU Mulai Panas! “Paslon” Elite Terbaca, Gus Lilur Bongkar Peta di Balik Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Priok dan Jakarta Utara: Jangan Biarkan Pelabuhan Terus Tumbuh, Kota Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arab Saudi Mulai Batasi Akses ke Makkah untuk Persiapan Musim Haji 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

INFO HAJI & UMROH

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, M. Fuadi Luthfi - FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita Parlemen

Interupsi PKB di Paripurna DPRD: RDF Rorotan Disorot, Bau Sampah Jadi Alarm Keras Kebijakan Tertunda

30 April 2026
Tanggul Laut Raksasa
Feature

Politik Ekologis di Tengah Arus Perubahan Iklim: Menguji Eksistensi Klaim Green Party PKB di Tengah Krisis Lingkungan

27 Januari 2026
hasbiallah Ilyas dan mohammad fauzi
PKBTalk Event

Hasbiallah Ilyas Kembali Nahkodai PKB Jakarta 2026–2031, Regenerasi dan Kerja Kerakyatan Jadi Fokus

30 April 2026
Berita PKB

DPP PKB Mulai Sosialisasikan SK Ketua DPW se-Indonesia, Gus Halim: Menang Itu Mudah, Mengelola Pemerintahan Tantangan Sesungguhnya

4 Mei 2026
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Hengky Wijaya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1/2025). FOTO | Dok. PKBTalk24
Berita PKB

Bahas Ranperda P4GN, PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

12 Mei 2026

Newsletter

Dapatkan update Berita dan info terbaru dari PKBTalk24.com...

Category

  • Berita Eksekutif
  • Berita Parlemen
  • Berita PKB
  • Budaya Kita
  • Daerah
  • Dunia Usaha
  • Eco-Living
  • Ekbis
  • Ekonomi Syariah
  • Feature
  • Figure
  • Haji dan Umrah
  • Headline
  • Healthy Living
  • Humaniora
  • IKNNews
  • Khasanah Aswaja
  • NU Today
  • Nusantara
  • NUTrip
  • Opini
  • Pendidikan
  • PKBTalk Event
  • PKBTalk24
  • PolitisiTalks
  • Ruang Baca
  • SalebTalks
  • Santri Digital
  • UlamaTalks
  • Wawancara
  • WIBTalks
  • WITATalks
  • WITTalks
  • WomenTalks

About Us

Sebagai platform lierasi berita rintisan, PKBTalk24.com hadir dengan menggabungkan tiga unsur kebutuhan dasar pembaca, pembuat dan penyedian konten sosial media yang serba cepat dan instant, sekaligus edukasi seputar pentingnya informasi yang valid, terpercaya, utuh-menyeluruh sesuai kontek peristiwanya, selaras  kaidah-kaidah jurnalistik, sehingga nilai berita dan informasi yang disampaikan tetap valid, relevan, dan bermakna.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Feature
    • Opini
    • Khasanah Aswaja
    • Ruang Baca
    • Santri Digital
  • Figure
    • UlamaTalks
    • WomenTalks
    • PolitisiTalks
    • SalebTalks
  • Nusantara
    • Berita PKB
    • Berita Parlemen
    • Berita Eksekutif
    • NU Today
  • Daerah
    • IKNNews
    • WIBTalks
    • WITTalks
    • WITATalks
  • Ekbis
    • Ekonomi Syariah
    • Dunia Usaha
    • Haji dan Umrah
    • NUTrip
  • Humaniora
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Budaya Kita
    • Eco-Living
  • PKBTalk24
    • Wawancara
  • PKBTalk Event

© 2023 Copyright pkbtalk24.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In